news
INFOGRAFIS
Momentum Gli Azzurri
05 September 2019 12:22 WIB
berita
Federico Chiesa menjamin kekuatan sayap Italia lawan Armenia di Kualifikasi Piala Eropa 2020.-Topskor.id/istimewa-
YEREVAN – Empat kemenangan beruntun dan memuncaki klasemen Grup J kualifikasi Piala Eropa 2020, tim nasional (timnas) Italia sudah separuh jalan menuju putaran final. Sekarang tinggal mempertahankan konsistensi dalam meraih poin maksimal. Laga tandang melawan Armenia di Stadion Republican, Kamis (5/9), merupakan kesempatan terbaik untuk melanjutkan momentum.

Pasukan Roberto Mancini terbang ke Yerevan tanpa dua pemain kunci, Giorgio Chiellini dan Lorenzo Insigne. Sebuah kerugian, tapi takkan mengurangi optimisme mereka mencari poin penuh. Justru, situasi ini bisa dijadikan ajang eksperimen oleh Mancini, mencari alternatif yang bisa diandalkan dalam situasi tak terduga.




Baca Juga :
- Superior Italia 100 Persen, Begini Reaksi Mancini
- Hancurkan Bosnia, Mancini Pimpin Italia Bukukan 10 Kemenangan Beruntun




Posisi Chiellini di lini belakang diyakini akan beralih kepada Alessio Romagnoli, bek muda yang telah menjelma jadi pemimpin di level klub bersama AC Milan. Namun, di kancah internasional, dia masih kesulitan membuktikan kemampuan. Mengingat Chiellini bakal absen selama 6 bulan akibat cedera lutut, tiba saatnya Romagnoli menjawab kepercayaan. Kombinasi bersama Leonardo Bonucci akan jadi kunci perjalanan Gli Azzurri menuju final.

Sementara buat pengganti Insigne, sang pelatih sudah menyiapkan Federico Chiesa. Ini sebenarnya bukan kejutan, karena winger ACF Fiorentina itu sudah jadi pilar Italia di era Mancini. Bisa tampil sama baik di kedua sisi lapangan, pemuda 21 akan jadi ancaman serius buat pertahanan Armenia. Motivasi Chiesa bakal berlipat usai menjalani awal buruk di Seri A bersama I Viola. Dia ingin melampiaskannya lewat performa agresif dan gol.


Baca Juga :
- Les Bleus Agak Mengkhawatirkan
- Bersinar di Timnas Inggris, Bek Leicester Ini Kian Buat Chelsea Tergiur


Sisanya, tak banyak perubahan dalam pasukan inti Azzurri. Marco Verratti dan Jorginho akan tetap jadi penyeimbang di lini tengah, sementara satu tempat lagi akan diperebutkan duo FC Internazionale Nicolo Barella-Stefano Sensi. Jika menilk rekam jejak di timnas, Barella lah yang kemungkinan jadi starter. Namun, prestasi gemilang Sensi di dua laga Seri A bisa jadi pertimbangan serius.

“Saya dan Nicolo bersahabat baik. Persaingan ada untuk menguntungkan tim, baik di Inter maupun timnas. Tidak masalah, semua tergantung pelatih,” kata Sensi, mengenai peluang main versus Armenia. “Italia memiliki banyak gelandang hebat. Kami bermain dengan mengandalkan penguasaan bola, gocekan, dan akurasi umpan. Tak peduli fisik, yang penting adalah kualitas teknik. Dalam hal ini, semua punya peluang.”

Mungkin juga ada penyesuaian di ujung tombak. Moise Kean, yang sempat melejit karena penampilan eksplosifnya beberapa bulan lalu, diturunkan ke level U-21 akibat faktor disiplin. Mancini akan mempercayakan serangan kepada Ciro Immobile atau Andrea Belotti. Dua striker senior ini kembali memperlihatkan aksi memukau di level klub setelah sempat meredup. Gol-gol mereka sangat dinantikan Italia untuk segera memastikan tiket lolos.

Intip Kejutan

Italia adalah favorit, tapi Armenia juga tak bisa dipandang sebelah mata. Tim asuhan Armen Gyulbudaghyants itu punya modal dua kemenangan beruntun, dan kini bertengger di peringkat ketiga Grup J dengan 9 poin. Senjata utama mereka adalah serangan balik mematikan, terbukti dengan keunggulan di kandang Bosnia & Herzegovina (Juni lalu) meski cuma mencatat 25 persen penguasaan bola. Jika tak waspada, Italia juga bisa jadi korban kejutan Henrikh Mkhitaryan dan kawan-kawan.

“Bermain di hadapan pendukung sendiri, kami akan coba berikan yang terbaik. Tentu saja takkan mudah menghadapi tim besar seperti Italia, tapi kami ingin hasil positif,” ujar Mkhitaryan, yang musim ini akan berkarier di Seri A bersama AS Roma. “Kami ingin menjaga konsistensi dalam setiap pertandingan, coba membuka peluang untuk lolos ke Piala Eropa 2020.”* Dari berbagai sumber

loading...
X
Penulis
Xaveria Yunita
news
news