LIGA 1
Duet Asing Persib Kippersluis-N'Douassel Diprediksi Bakal Lebih Produktif pada Putaran Kedua
05 September 2019 14:18 WIB
berita
Striker Persib Ezechiel N'Douassel/Foto: Ady Sesotya
BANDUNG – Tidak ada pilihan bagi Persib Bandung selain tancap gas pada putaran kedua mendatang. Poin demi poin kemenangan diperlukan untuk mengejar ketinggalan dari tim lain yang bercokol di papan atas klasemen sementara Liga 1 2019. Saat ini Persib masih tertahan pada peringkat ke-10 dengan poin 19.

Tentu syarat utama meraih kemenangan adalah mencetak gol. Di sinilah letak permasalahannya. Sepanjang putaran pertama lalu baru 18 gol tercipta dari 17 laga Persib. Kalau dibuatkan klasemen, Supardi Nasir dan kawan-kawan hanya berada di urutan ke-14 dari 18 tim untuk urusan produktivitas gol.


Baca Juga :
- Lini Serang Jadi Sorotan Pelatih Persib Robert Rene Alberts
- Golnya Selamatkan Persib, Begini Komentar Nick Kuipers




Sebenarnya jumlah gol Persib sama dengan PSM, namun tim Juku Eja baru 13 kali berlaga. Posisi teratas diduduki Bali United dengan 38 gol, disusul Arema FC dengan 33 gol. Terkait kondisi ini, pelatih Robert Rene Alberts tetap optimistis produktivitas gol timnya akan meningkat pada putaran kedua. Apalagi dengan tambahan pemain asing baru.

"Kehadiran Omid Nazari dan Kevin Van Kippersluis sangat mendukung  tim saat menyerang dan saya sangat senang dengan penampilan keduanya pada pertandingan pertama lalu," ucap Robert. Namun untuk Kippersluis, Robert tidak menampik, stiker asal Belanda itu masih butuh waktu terutama proses adaptasi dengan tim.


Baca Juga :
- Bus Persib Dilempar Batu, 2 Pemain Terluka
- Persib hadapi Tira Persikabo dengan Sprit Baru


"Jika adaptasi sudah berjalan normal, saya yakin dia (Kippersluis) bisa memberikan kontribusi gol yang selama ini minim buat tim kami," Robert menambahkan. Mantan pelatih PSM Makassar ini mengaku punya rencana mematangkan duet Kippersluis dan Ezechiel N'Douassel di lini depan.

"Pada debut lawan PSS Sleman lalu mereka memang belum padu, tapi itu normal. Saya optimistis putaran kedua mereka menjadi duet striker yang ditakuti. Waktu lawan PSS saya lihat Kippersluis sudah bermain bagus. Tapi, beberapa pemain lainnya juga masih butuh adaptasi untuk mengetahui karakternya,” ujar pelatih 64 tahun itu.

Menurut Robert banyak waktu bagi Kippersluis untuk aklimatisasi. “Saya punya harapan untuk dia, kita akan lihat dan nantikan gol-golnya. Dia sudah belajar banyak dari pertandingan pertama dan ke depannya ia akan berpikir kapan bisa mencetak gol," ujarnya.

Striker legendaris Persib, Sutiono, juga ikut urun rembuk soal minimnya produktivitas Persib. Menurutnya masalah cetak mencetak gol kembali kepada individu pemain itu sendiri.  "Kalau pemain profesional tentu harus selalu meningkatkan kualitas, apalagi pemain depan. Harus selalu berpikir cara untuk mencetak gol, " ucap striker Persib era 1990-an itu.

Namun, ia menilai penampilan dan permainan Persib sudah mulai mengarah ke jalur yang benar. "Saya melihat begitu banyaknya peluang tercipta menandakan permainan yang sudah mulai terarah," katanya. Tetapi permasalahanya, kata Sutiono,  dari sekian banyak peluang, selalu sulit menjadi gol.

"Saya pikir sepanjang putaran pertama lalu hanya pertandingan pertama Persib bisa mencetak banyak gol yakni ketika menaklukkan Persipura Jayapura 3-0. Selebihnya selalu kesulitan dalam penyelesaian akhir. Ini yang harus segera diperbaiki," Sutiono menambahkan.*Arief Nugraha K

news
Penulis
Kunta Bayu Waskita
Nyaman di Harian TopSkor, Mantap di TopSkor.id
news