UMUM
PASI Rilis Skuat SEA Games 2019, Zohri Tak Termasuk
04 September 2019 09:05 WIB
berita
Lalu Muhammad Zohri
JAKARTA – Pengurus Besar Persatuan Atletik Seluruh Indonesia (PB PASI) merilis daftar atlet yang akan berangkat ke SEA Games XXX/2019 Filipina, 30 November-11 Desember mendatang. Namun, tak ada Lalu Muhammad Zohri pada nomor 100 meter putra, yang selama ini jadi andalan.

Ketua Umum PB PASI Bob Hasan mengatakan, pihaknya sudah mantap dengan keputusan itu. Berbekal catatan waktu 10,03 detik, Zohri mereka anggap tak layak berlaga di SEA Games 2019. Bob menyebut, level sang pelari, sudah dunia.




Baca Juga :
- Timnas U-23 Kembali Berkumpul 21 Oktober
- Tiara Andini Target Emas Downhill SEA Games 2019




Selain itu, Zohri baru sembuh dari cedera lutut hingga kakinya harus “berhemat” dalam mengeluarkan tenaga. Ini karena PB PASI berharap Zohri dapat berbicara banyak pada Olimpiade Tokyo XXXII/2020, di mana dirinya sudah dipastikan lolos.

“Untuk nomor sprint, kami akan mempercayakan kepada yang muda-muda. Mereka juga butuh jam terbang di ajang sekelas SEA Games,” ujar Bob kepada TopSkor di Stadion Atletik Madya, Gelora Bung Karno (GBK), Jakarta, Selasa(3/9).


Baca Juga :
- Modal Positif Timnas U-23 Menuju SEA Games 2019
- Sudah Bisa Dipesan, Ini Harga Tiket Pertandingan Sepak Bola di SEA Games 2019


Untuk menggantikan Zohri, PB PASI menyertakan dua sprinter yang berjaya dalam  ASEAN School Games 2019, Adith Richo Pradana dan Adith Richi Pradana. Mereka meraih emas dan perunggu nomor 100 meter putra, ketika itu.

Catatan waktu keduanya di Stadion Tri Lomba Juang, Semarang, akhir Juli lalu, memang masih jauh dari emas SEA Games. Tapi, menurut Bob, PB PASI tak memasang target tinggi untuk mereka dalam pesta olahraga se-Asia Tenggara tersebut.

Bob pun tidak mempermasalahkan hal ini. “Memang, sedari awal kami tidak mengharapkan (medali) apa pun dari (mereka di) SEA Games 2019. Biar SEA Games untuk atlet-atlet yang reputasinya belum mendunia,” ia mengungkapkan.

Namun, Bob memastikan, bintang-bintang lain seperti Sapwaturrahman (lompat jauh), Emilia Nova (lari gawang), dan Eki Febri Ekawati (tolak peluru), akan tampil di SEA Games 2019. Khusus ntuk Emil, sapaan Emilia Nova, masih dalam tahap pemulihan.

Berbeda dengan Bob, Eni Sumartoyo percaya anak didiknya punya peluang tampil di SEA Games 2019. Dengan catatan, setelah Kejuaraan Dunia IAAF 2019 di Doha, 27 September- 6 Oktober mendatang, kondisi lutut Zohri baik-baik saja.

Bukan tak mungkin PB PASI berubah pikiran sehingga mengirimnya ke Filipina. “Untuk persiapan Kejuaraan Dunia, Zohri sangat bagus. Hanya, dalam latihan, catatan waktunya masih 10,20 detik. Belum mencapai waktu terbaiknya,” kata Eni, kemarin.

Jika akhirnya Zohri bisa tampil di SEA Games 2019, itu akan jadi kesempatan Indonesia kembali merajai nomor 100 meter putra. Pasalnya, dengan catatan waktu yang dimiliki, saat ini, tak ada pelari Asia Tenggara yang bisa menandinginya.

Pelari asal Nusa Tenggara Barat (NTB) itu berpeluang besar mendapatkan emas SEA Games 2019. Namun, ia mengaku menerima apa pun keputusan PB PASI. Ia percaya, apa yang sudah ditetapkan organisasi sudah dipikirkan matang-matang.

Dengan kata lain, ada prioritas yang harus dipilih Bob beserta jajaran. “Jika enggak tampil di SEA Games 2019, saya enggak kecewa. Pertimbangan PB PASI mungkin karena ada kejuaraan besar yang harus saya ikuti, termasuk Olimpiade 2020,” ucap Zohri.

Soal cederanya, Zohri mengaku sudah tidak merasakan sakit. Ia pun optimistis bisa menunjukkan performa maksimal dalam Kejuaraan Dunia 2019. “Sekarang, saya fokus untuk mengasah teknik (berlari),” Zohri menuturkan.*KRISNA C. DHANESWARA

L
Penulis
Lily Indriyani Sukmawati