LIGA ITALIA
Luis Alberto Nomor 10 Sejati
29 August 2019 13:24 WIB
berita
Gelandang Lazio Luis Alberto (kiri) meninggalkan kerumunan rekan-rekannya.-Topskor.id/istimewa-
ROMA – Luis Alberto berhasil memperlihatkan kalau dirinya merupakan pemain nomor 10 sejati. Unggul dari sisi teknik, berkelas dan suka mencari terobosan . Apapun dilakukan demi bisa menjadi sendi yang menjamin pergerakan dinamis SS Lazio.

Gelandang itu  menjaga bola dengan ketat ketika mempercepat atau memperlambat manuver, lalu bertolak dari zona tengah-kiri sebelum menjelajah ke berbagai area di lapangan serta berlari cepat ketika menemukan jarak ideal untuk permainan vertikal. Kemampuan mengesankan tersebut makin komplet dengan sumbangan dua assist untuk Joaquin Correa dan Ciro Immobile, Minggu (25/8) dalam laga lawan UC Sampdoria. Namanya pun bertengger di puncak klasemen penghasil assist bersama Lorenzo Insigne (SSC Napoli).




Baca Juga :
- Secercah Asa di Lini Serang Inter
- Update Klasemen Liga Italia Serie A Pekan 8, Minggu Dini Hari WIB




Pemain asal Spanyol tersebut sempat tenggelam hingga pertengahan paruh kedua musim lalu. Namun Simone Inzaghi tetap memercayai pemainnya. Kesabaran pelatih terbayar, Luis Alberto  baru moncer di bagian akhir Seri A. Kualitasnya kembali diuji dalam Derby della Capitale, lawan AS Roma, Minggu (1/9).

Butuh waktu berbulan-bulan baginya untuk menyesuaikan diri dengan evolusi taktik. Sebelum pindah ke ibu kota Italia, pesepak bola 26 tahun itu bertugas sebagai trequartista atau gelandang melebar. Namun, saat bergabung dengan I Biancocelesti, Luis Alberto dipaksa jadi penyerang sayap.


Baca Juga :
- Era Pioli pun Dimulai
- Misi Kembali ke Jalur Scudetto


Mengetahui bahwa Luis Alberto sulit berkembang sebagai sayap, akhirnya Inzaghi berinisiatif memindahkannya di belakang Ciro Immobile sebagai trequartista atau penyerang kedua dalam situasi darurat. Kini posisinya stabil di bagian dalam dengan kebebasan bergerak, dapat berkomunikasi dengan dua elemen yang berbagi bola dengannya, Sergej Milinkovic-Savic dan Correa.

“Sangat senang dengan awal yang fantastis kompetisi. Sekarang kami telah berkonsentrasi untuk derbi,” tulisnya di Instagram. Pengalaman derbi ibu kota kurang menyenangkan baginya. Dari empat pertandingan, Luis Alberto hanya menang sekali, yakni ketika Lazio menang, 3-0, pada 2 Maret silam. Performanya tidak bersinar sehingga diganti sekira 20 menit sebelum laga usai. Tentu saja, sekarang dia termotivasi untuk menebus kesalahan sebelumnya.* Dari berbagai sumber

X
Penulis
Xaveria Yunita