news
UMUM
Marciano Norman Beberkan Terobosan Strategi KONI Pusat Menuju Kemandirian
28 August 2019 15:46 WIB
berita
Ketua Umum KONI Pusat Marciano Norman mengajak KONI Provinsi dan pimpinan cabang olahraga maju bersama
JAKARTA - Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Pusat tengah menuju kemandirian. Tekad itu dilontarkan Ketua Umum Marciano Norman dalam workshop di Hotel Borobudur, Jakarta, Rabu (28/8).

Dalam acara bertajuk "Terobosan Strategi KONI Pusat 2019-2023 Menuju Kemandirian" itu dihadiri oleh para pengurus KONI Pusat, KONI Provinsi dan cabang olahraga dan berlangsung hingga Kamis (29/8). Hadir sebagai pembicara  Dr. Aqua Dwipayana, seorang mantan wartawan Indonesia yang sekarang berprofesi sebagai konsultan komunikasi dan motivator. 




Baca Juga :
- Marciano Norman Nilai Karetka SEA Games Dalam Kondisi Puncak
- Papua Tunggu SK Cabor PON dari KONI Pusat




Marciano Norman mengatakan organisasi olahraga yang dipimpinnya diharap bisa menghilangkan ketergantungan terhadap dana pemerintah. Maka dari itu, dia ingin KONI bisa membangun hubungan kerjasama dengan BUMN, perusahaan-perusahaan swasta, dan lembaga lainnya. Hal ini dinilai sangat perlu guna menunjang pembinaan prestasi olahraga di tanah air. 

"Saya sangat berharap banyak masukan konstruktif dari pimpinan cabor dan KONI Provinsi, agar KONI ke depan bisa melaksanakan tugasnya sesuai dengan harapan," imbuh Marciano. 


Baca Juga :
- Marciano Norman Minta KONI dan Cabor Perkuat Integrasi
- Ingin Menjadi Organisasi Olahraga yang Mandiri, KONI Pusat Gelar Workshop


Menurutnya induk organisasi olahraga, harus memiliki hubungan baik dengan semua pihak. Pun antara KONI Pusat dengan provinsi dan cabang olahraga. Ini harus selalu ke depan, ada perbaikan-perbaikan, demi majunya prestasi olahraga Indonesia.

"Kepengurusan saat ini harus siap menuju kemandirian. Kami tidak ingin organisasi ini menjadi peminta-minta," kata Marciano.

Proyeksi Marciano Norman ini mendapat respon positif dari KONI Provinsi maupun cabor. Budiawan, Kasubsi Pemandu Bakat Voli Indoor PP PBVSI berharap KONI Pusat bisa menjadi jembatan antara cabor dengan swasta atau BUMN untuk dijadikan sebagai bapak angkat.  

"Sejauh ini belum ada cabor yang mapan,  selalu terbentur masalah dana untuk melakukan pembinaan. Kami berharap dari workshop ini KONI Pusat menemukan solusi terbaik untuk masing-masing cabor," ujar Budiawan. 

Sementara itu Agus Sunario, seorang strategis dan perintis thinking science di Asia Tenggara juga hadir sebagai pembicara. Dia berbagi pengalamannya selama 25 tahun di bidang thinking science dengan para peserta workshop. 

Dia mengatakan kalau cara berpikir seseorang terbatas, jalan keluar juga terbatas. Menurutnya ada dua hal yang perlu diperhatikan dalam menuju kemandirian yakni, strategic breakthrough dan menciptakan breakthrough dalam organisasi. 

"Terobosan strategis bagi kinerja organisasi adalah suatu keharusan," kata Agus Sunario.

Strategic breakthrough itu memiliki tujuan yakni, Menciptakan terobosan strategi utama (Grand Strategy) yang mampu mempercepat pertumbuhan kinerja organisasi secara nyata.

Kemudian memetakan sasaran strategis yang perlu difokuskan seluruh unit kerja guna menjawab tantangan & peluang strategis sekarang dan masa depan. Setelah itu, menyatukan segenap potensi, kekuatan dan sumber daya dalam mensukseskan visi & misi organisasi. Terakhir, memecahkan belenggu rutinitas yang menghambat kemajuan pertumbuhan kinerja organisasi.

Menciptakan breakthrough dalam organisasi itu harus dilandasi dengan konsep 6S untuk menciptakan terobosan strategis dalam kinerja organisasi. Yakni Sasaran, Strategi, Sistem, Struktur, Staf, dan Skill.

Sementara itu legendaris bulutangkis Indonesia juga tak luput berbagi pengalaman. Mantan juara dunia 1983 itu mengatakan pengurus KONI Pusat harus berani keluar dari gedung KONI untuk melakukan sesuatu. 

"Paradigma yang lalu harus diubah. Modal utama jika ingin berubah adalah tekad dan kemauan. Saya yakin KONI kepengurusan Marciano akan melakukan itu," ujar Icuk.*Suryansyah
 

loading...
news
Penulis
Suryansyah
news
news