LIGA ITALIA
Ronaldo Mulai Terbiasa Mandul di Awal Musim
28 August 2019 12:29 WIB
berita
Striker Juventus Cristiano Ronaldo kembali kesulitan mencetak gol di permulaan musim.-Topskor.id/istimewa-
TURIN – Tak mencetak gol pada laga pembuka kompetisi sudah jadi hal biasa buat Cristiano Ronaldo. Faktanya, 13 dari 18 pertandingan selama membela Sporting CP, Manchester United FC, Real Madrid CF, dan Juventus FC dilalui tanpa membobol gawang lawan. Namun, itu tak menghalangi bintang I Bianconeri itu dalam melakoni musim yang hebat.

Bagi Ronaldo, semua berjalan natural. Juli-Agustus biasanya jadi periode pemanasan, berguna untuk mendapatkan irama terbaik. Mulai September, barulah pria 34 tahun ini tancap gas, menghajar gawang lawan tanpa ampun. Musim lalu juga sama, mandek di awal, tapi mengakhiri musim dengan 28 gol di semua kompetisi bersama Juve.


Baca Juga :
- Hasil lawan Lazio Kunci Kebangkitan I Giallorossi
- Duel Jilid Dua Chelsea versus Liverpool Bakal Lebih Panas




Kali ini, ada pengecualian. Juve akan menjamu SSC Napoli pada pekan kedua Seri A, Sabtu (31/8), bertarung melawan rival terkuat dalam perburuan scudetto. Ronaldo sangat menyukai pertandingan penting macam ini, dan berniat jadi tokoh utama di lapangan. Tak ada lagi rem, CR7 siap melakukan segalanya demi kemenangan.

Motivasinya akan berlipat ganda jika mampu memenangkan Pesepak Bola Pria Terbaik UEFA 2019. Penghargaan ini bakal diberikan dua hari sebelum laga versus Napoli, bertepatan dengan undian grup Liga Champions di Montecarlo. Ronaldo akan bertarung melawan Lionel Messi (juara La Liga, sepatu emas Eropa, dan top scorer Liga Champions) dan Virgil Van Dijk (juara Liga Champions). Dia sendiri punya modal scudetto dan Piala Super Italia bersama Juve, plus Liga Negara-negara Eropa dengan timnas Portugal.


Baca Juga :
- Putus Rapor Buruk Tandang, Trisula MSG Bisa Dimainkan Sejak Menit Pertama
- Llorente Senjata Tambahan Napoli


“Ini musim terbaik saya, telah memenangkan tiga gelar antara klub dan negara,” ujar Ronaldo beberapa waktu lalu. Setelah dikalahkan Luka Modric pada edisi 2018, CR7 siap merebut kembali penghargaan prestisius tersebut. Dia sudah mengoleksi tiga medali (2014, 2016, dan 2017), unggul dari Messi yang baru dua kali menang (2011 dan 2015). 

Apapun hasilnya nanti, itu akan tetap membakar motivasi Ronaldo buat menghadapi Napoli. Tak peduli senang dengan gelar keempat atau marah karena titel tersebut lepas ke tangan rival, Ronaldo siap tampil habis-habisan di Stadium. “Energinya mencerminkan semangat Juventus: selalu bekerja keras dan ingin jadi juara. Kami yakin bisa mempertahankan scudetto untuk kali kesembilan,” ujar Wakil Presiden Pavel Nedved.

Musim lalu, Ronaldo mampu jadi bintang dalam kemenangan 3-1 atas Napoli di Turin. Dia membidani dua gol vital yang dicetak Mario Mandzukic. Namun, Ronaldo sendiri tak ikut mencatatkan nama di papan skor. Inilah salah satu statistik pahit yang perlu diperbaiki: 4 laga melawan I Partenopei, masing-masing dua kali bersama Juve (Seri A) dan Madrid (Liga Champions), CR7 tak kunjung menyumbang gol. Mungkin pekan depan semuanya berubah.* Dari berbagai sumber

X
Penulis
Xaveria Yunita
news