UMUM
Fasilitas Kelas Wahid Diperoleh Timnas U-15 di Qatar
28 August 2019 14:15 WIB
berita
TIM nasional Indonesia U-15 mendapat kesempatan berharga menjadi salah satu peserta dalam turnamen segiempat bertajuk U-16 Four Nations Tournament di Doha, Qatar. Ajang ini pun dijadikan pelatih timnas U-15 Bima Sakti sebagai fase pemantapan kerangka tim.

Pasalnya, tak lama setelah turnamen ini, timnas langsung menggelar persiapan akhir jelang tampil di Pra Piala Asia U-16 2020, September mendatang. Tidak hanya itu, selain menambah jam terbang internasional, para pemain dan seluruh ofisial tim pun merasakan pengalaman yang mungkin tak bisa didapat yang lainnya.




Baca Juga :
- Bima Sakti Semringah Programnya Diterima PSSI
- Timnas Futsal Indonesia Fokus hadapi Vietnam untuk Merebut Tiket Semifinal




Bagaimana tidak, selama kejuaraan berlangsung, para pemain dan staf pelatih bisa merasakan fasilitas olahraga yang luar biasa lengkap dan kelas wahid di kompleks Academy Aspire, tempat dilangsungkannya turnamen. Ketika di buka pertama kali pada 2004, Aspire Academy bahkan disebut sebagai salah satu pusat olah raga terlengkap dan terbesar di dunia.

Bahkan berawal dari akademi Aspire, timnas sepak bola Qatar akhirnya menjadi juara Piala Asia 2019 mengalahkan tim kuat Jepang. Aspire Academy sendiri tidak dikhususkan hanya untuk sepak bola. Di sana juga terdapat beberapa gelanggang olah raga tertutup yang bisa digunakan untuk berbagai cabang olah raga seperti bola basket, bola tangan, futsal, dan bola voli.


Baca Juga :
- Tiga Kriteria Pemain Senior yang Dibutuhkan Timnas SEA Games
- Waktunya Garuda Revans atas Malaysia!


“Soal fasilitas tak perlu diragukan. Semua superlengkap dan mungkin apa yang diperlukan seorang atlet ada di sini. Kompleksnya pun bersih dan auranya bikin semua yang berada di sekitar selalu semangat,”asisten pelatih timnas U-15 Indriyanto Nugroho bercerita.

Khusus sepak bola, Akademi Aspire memiliki tujuh lapangan sepak bola outdoor dan ratusan arena pelatihan individu berstandar FIFA. Serta satu lapangan sepak bola indoor yang tentunya juga bertaraf internasional standar FIFA dengan 5.800 kursi penonton umum, 230 kursi VIP, dan 2 VVIP. Lapangan indoor inilah yang digunakan Muhammad Valeroen dan kawan-kawan menghadapi tuan rumah Qatar, Maladewa, dan Yordania dalam turnamen segiempat ini.

“Kami bertanding di Aspire dome yang tertutup. Kualitas rumputnya luar biasa bagus dan cuaca panas di luar jadi tidak begitu terasa di dalam,” Indriyanto melanjutkan. Ini mengapa, kompleks Aspire Academy disebut sebagai salah satu yang terbaik di dunia.

Bahkan klub-klub top Eropa mengakui itu. Bayern Muenchen, Manchester United, dan Paris Saint Germain merupakan tim top yang paling sering menjadikan kompleks Aspire sebagai tempat pemusatan latihan jelang awal musim maupun pada paro musim dingin.

Sementara itu, hingga berita ini diturunkan tim nasional U-15 sedang bertanding menghadapi Maladewa. Pada laga pertama Indonesia harus menyerah 1-2 dari Qatar, sementara Maladewa jadi bulan-bulanan Yordania dengan skor 9-0.*FURQON AL FAUZI

 

 

 

 

R
Penulis
Rizki Haerullah