MOTOGP
Sempat Hilang Ingatan, Dovizioso Mulai Membaik
27 August 2019 12:29 WIB
berita
Dovizioso tak bisa melanjutkan aksinya di Sirkuit Silverstone, Inggris, lantaran terlempar dari Desmosedici GP19.
SILVERSTONE – MotoGP 2019 bisa dikatakan yang terburuk bagi Andrea Dovizioso. Bayangkan, tahun ini, dirinya dua kali mengalami insiden yang disebabkan pembalap lain. Padahal, andalan Mission Winnow Ducati itu sedang berjuang memangkas jarak dengan Marc Marquez di klasemen.

Minggu (25/8), Dovizioso tak bisa melanjutkan aksinya di Sirkuit Silverstone, Inggris, lantaran terlempar dari Desmosedici GP19. Penyebabnya adalah pembalap tim satelit Petronas Yamaha SRT, Fabio Quartararo, saat coba menghindari Alex Rins. Sayang, ia tak mampu mengendalikan motor.




Baca Juga :
- Honda Pastikan Gelar Juara Konstruktor MotoGP 2019
- Hasil MotoGP Jepang 2019, Marc Marquez Juara, Quartararo Kedua




Dovizioso yang berada tepat di belakang Quartararo, tak mampu menghindar hingga terpental dan terseret beberapa meter. Di sisi lain, GP19 yang tergelincir, terbakar. Pembalap asal Italia tersebut mampu berdiri namun tak lama karena setelah itu ditandu petugas ke pusat medis terdekat.

Insiden itu juga sempat membuat Dovizioso kehilangan ingatan jangka pendek. Tapi, setelah menjalani pemeriksaan di Rumah Sakit Universitas Conventry, Inggris, dirinya dinyatakan dalam kondisi baik. Pria yang biasa disapa Dovi itu tak mengalami cedera serius hingga diperbolehkan pulang.


Baca Juga :
- Marquez Jajaki Target MotoGP 2020
- Keuntungan yang Diraih Brasil Jika Menggelar Balapan MotoGP


Keesokan harinya, Dovizioso mengunggah foto bersama rekan-rekan dan keluarganya di Instagram. “Jangan khawatir, saya kuat dan sudah kembali ke rumah,” ujarnya, lengkap dengan senyum di wajah. Meski begitu, Dovizioso mengaku masih kesal karena makin tertinggal di klasemen sementara.

Kini, andalan Repsol Honda itu memimpin dengan 250 poin atau unggul 78 angka dari Dovizioso yang ada di urutan kedua. Mengingat jumlah lomba yang masih tersisa, rasanya hampir tak mungkin menyalip Marquez. Hal ini disampaikan sang manajer, Simone Battistella seperti dilansir Gpone.com.

 “Andrea baik-baik saja. Kepala dan pinggulnya masih sakit tapi tak ada yang serius. Dia memang sedikit marah jika mengingat kejadian itu karena merasa dapat bertarung untuk podium. Kecelakaannya memang buruk dan berbahaya tapi yang terpenting Andrea baik-baik saja,” Battistella menuturkan. 

MotoGP bakal melewati tes di Sirkuit Misano, San Marino, 28 Agustus mendatang. Ducati tetap memasukkan nama Dov dalam uji coba tersebut karena diyakini sudah membaik. Namun, hingga saat ini, dirinya masih melakoni berbagai pemeriksaan dan latihan fisik agar bisa pulih lebih cepat.

“Mungkin ia baru merasakan sakit, saat ini, tapi dokter tak mendiagnosa sesuatu yang buruk. Saya pikir, ia bisa ambil bagian dalam tes di Misano karena tak ada cedera dan patah tulang. Sekarang ia rutin menjalani pemeriksaan dan fisioterapi untuk mengembalikan kondisi terbaik,” kata Battistella.

Ducati melalui manajer tim, Davide Tardozzi, tak ingin menyalahkan pihak mana pun atas insiden tersebut. “Dovi jelas sangat kecewa namun ini bisa terjadi dalam balapan manapun. Fabio terjatuh dan tak perlu menyalahkannya. Dovi hanya berada di tempat dan waktu yang tidak tepat,” tuturnya.

Ada yang menarik usai insiden itu. Setelah mendapat perawatan dari tim medis sirkuit, Dovizioso tak ingin dibawa ke rumah sakit. Padahal, ia didiagnosa mengalami gegar otak ringan oleh tim medis sirkuit. Kerasnya benturan juga terlihat dari kerusakan helm Dovizioso yang cukup parah.

“Setelah 45 menit mendapat perawatan, keadaan Dovi membaik. Ada memar di beberapa bagian tapi dia bisa tersenyum. Namun, setelah melihat kembali kecelakaan dan kondisi helm, tak diragukan lagi, membawanya ke rumah sakit untuk pemeriksaan lebih lanjut adalah keputusan terbaik,” ujar Tardozzi.*MUHAMAD FADLI RAMADAN DARI BERBAGAI SUMBER

L
Penulis
Lily Indriyani Sukmawati