news
INFOGRAFIS
Solskjaer Belum Mampu Benahi Problem MU
26 August 2019 14:22 WIB
berita
Penyerang MU Anthony Martial (kedua dari kanan) kesulitan memberikan performa terbaik saat timnya kalah dari Crystal Palace di Old Trafford, Sabtu (24/8)./AFP
MANCHESTER – Ole Gunnar Solskjaer meratapi kegagalan kedua Manchester United FC (MU) memaksimalkan hadiah penalti dalam dua laga terakhir. Akibatnya, Setan Merah harus menelan kekalahan memalukan 1-2 dari Crystal Palace FC di Stadion Old Trafford, Sabtu (24/8). Namun sang pelatih juga kecewa karena MU tidak mendapatkan hadiah penalti sesaat sebelum gol penentu The Eagles yang dicetak Patrick van Aanholt.

Setelah terpaksa bermain 1-1 di Wolverhampton Wanderers FC, Senin (19/8) lalu, menyusul kegagalan Paul Pogba dalam mengeksekusi tendangan 12 pas, kali ini giliran tendangan penalti Marcus Rashford di babak kedua yang membentur tiang gawang Palace sebelum pasukan Roy Hodgson itu mengklaim kemenangan Liga Primer pertama mereka atas MU sejak 1979.




Baca Juga :
- Ed Woodward Ingin Rekrut Pemain Kelas Dunia Meski Utang MU Meningkat Rp 2,5 Triliun
- Demi Pertahankan Tahith Chong, Manchester United Ajak Sang Pemain Bicara Empat Mata




Solskjaer tambah frustrasi karena dia meyakini MU tidak beruntung karena tidak mendapatkan hadiah penalti lagi di babak kedua ketika Rashford tampak dijatuhkan dalam kotak penalti The Eagles. "Dua pertandingan, dua penalti gagal," kata Solskjaer, dikutip dari Sky Sport News. "Jika Anda mencetak gol ke gawang mereka (Palace), skenario akhirnya mungkin akan berbeda."

Sialnya lagi bagi MU, Palace jauh lebih efektif. Pasukan Hodgson mencetak gol dengan dua dari tiga tembakan tepat sasaran ke gawang David De Gea. "Kami hanya tidak cukup efektif. Mereka mencetak dua gol yang sangat mudah. Kami menciptakan cukup banyak peluang untuk memenangkan pertandingan. Tetapi kami tidak bertahan dengan cukup baik," kata Solskjaer.


Baca Juga :
- Manchester United Siap Gelontorkan Dana Rp 1,5 Triliun untuk Penyerang Muda Salzburg
- Inilah Langkah-langkah yang Harus Diambil Pelatih Inggris Usai Lolos ke Piala Eropa


Jika bek Victor Lindeloef bertanggung jawab atas gol pembuka Palace yang dicetak oleh penyerang Jordan Ayew dalam serangan yang jarang terjadi, De Gea harus disalahkan ketika sang kiper gagal menepis tembakan jarak dekat Van Aanholt di masa injury time. "Memang sangat disayangkan. Seperti kami, David (De Gea) selalu kecewa setiap kali kebobolan," ujar Solskjaer.

Pelatih asal Norwegia itu mengakui hasil dua laga terakhir mengecewakan. Pasalnya, Solskjaer merasa MU punya kesempatan mengamankan tiga poin. Namun, apa pun itu, Manchester Evening News menilai Setan Merah belum memperbaiki empat masalah dari musim lalu, yang membuat mereka kehilangan poin lima poin dalam dua pertandingan Liga Primer terakhir.

Pertama, Solskjaer harus diberi penghargaan karena memasang starting line-up yang sama saat menghadapi Wolves awal pekan ini. Tetapi dengan komposisi tersebut, tidak ada yang mampu mengendalikan permainan dari sayap kanan. Daniel James yang diplot di psisi tersebut, mempertahankan posisinya sejak menit awal, tetapi gagal menembus solidnya pertahanan Palace.

Mason Greenwood pun masih terlalu mentah untuk membuat dampak seperti itu di sisi sayap. Itu terlihat dari betapa kecil persentase bola yang mampu dia mainkan setelah dimasukkan di babak kedua. Artinya MU harusnya merekrut spesialis gelandang sayap kanan di bursa transfer musim panas lalu.

Kekhawatiran lainnya, MU tak banyak menghadirkan ancaman dari set-piece. Kendati banyak dapat tendangan sudut, tak ada gol. Rashford dan Pogba juga beberapa kali menyia-nyiakan peluang dari situasi tersebut. Spesialis set-piece Setan Merah, Juan Mata baru masuk babak kedua, Ashley Young menggantikan Luke Shaw yang cedera. Jesse Lingard yang kembali tampil buruk juga memunculkan keluhan dari fan MU.

Mereka mendesak agar Mata harus jadi prioritas ketika menghadapi Southampton FC pekan depan. Sejak kedatangan Aaron Wan-Bissaka, ketidakseimbangan di lini belakang makin jelas. Shaw adalah full-back terbaik MU musim lalu. Namun posisinya rawan karena sering cedera. Melawan Palace pun dia hanya bertahan 30 menit. Sementara, pelapisnya, Diogo Dalot pun sedang dibekap cedera.***NURUL IKA HIDAYATI

loading...
I
Penulis
I Gede Ardy E
news
news