news
UMUM
KONI Pusat Harap Karate Bisa Pertahankan Prestasi di SEA Games
25 August 2019 12:56 WIB
berita
Marciano Norman menerima sabuk DAN VII Kehormatan dari Pengurus Pusat Institut Karate-Do Indonesia (INKAI) di  GOR Kodam Jaya, Jakarta, Minggu (25/8)-foto-topskor- suryansyah
JAKARTA - Ketua Umum Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Pusat, Marciano Norman, berharap cabang olahraga karate bisa mempertahankan prestasinya di gelaran SEA Games 2019. Itu ia katakan setelah menerima sabuk DAN VII Kehormatan dari Pengurus Pusat Institut Karate-Do Indonesia (INKAI) di  GOR Kodam Jaya, Jakarta, Minggu (25/8).

Usai menerima sabuk DAN VII Kehormatan, Marciano mengungkapkan bahwa dirinya berharap karate bisa memberikan kontribusi medali, khususnya medali emas di ajang SEA Games 2019 yang akan berlangsung di Filipina, 30 November - 10 Desember nanti. Setidaknya, karate bisa mengulang kesuksesan 3 emas seperti SEA Games 2 tahun lalu di Malaysia.




Baca Juga :
- Tak Berani Janji Muluk, Karate Indonesia Targetkan 2 Emas
- KONI Pusat & PB PRSI Tingkatkan Kerja Sama Pembinaan Atlet 




"Khusus untuk karate, di SEA Games mereka memiliki catatan yang cukup bagus. SEA Games yang lalu, di Kuala Lumpur, Malaysia, mendapatkan 3 medali emas. Saya berharap, minimal, di SEA Games kali ini, mereka bisa mempertahankan prestasi yang mereka telah mereka ukir," ucap Marciano.

"Mereka juga sudah berlatih keras dan ditangani oleh pelatih-pelatih yang memiliki prestasi bagus. Saya optimis bahwa karate bisa memberikan sumbangan atau kontribusi medali emas di SEA Games 2019 nanti," tambahnya.


Baca Juga :
- PB FORKI Pastikan Karateka Binaan PB Lemkari Bisa Ikut Kejuaraan Tingkat Daerah dan Nasional
- Gagal Raih Perunggu, Zigi: Masih Perlu Penyempurnaan Gerakan 


Berbagai persiapan sendiri sudah dijalankan oleh para atlet yang memang masuk ke pelatnas karate untuk SEA Games 2019. Salah satunya, mereka akan kembali mengikuti kejuaraan, yakni Karate1 Premier League di Tokyo, Jepang, pada 6 September 2019 mendatang. ***

loading...
M
Penulis
Muhammad Pratama Supriyadillah
news
news