news
UMUM
Inilah Trik Lebas Melibas Tour d’Indonesia
24 August 2019 13:25 WIB
berita
Thomas Lebas (tengah), Angus Lyons (kiri), dan Jeroen Meijers, mengisi podium klasemen umum Tour d’Indonesia 2019 yang berakhir di Bangli, Bali, Jumat (23/8).
BANGLI - Pembalap Tim Kinan Cycling, Thomas Lebas, menjadi yang terbaik di dua kategori Bank BRI Tour d’Indonesia (TdI) 2019. Hasil finis di posisi kedelapan etape terakhir, Jumat (23/8), tidak hanya membuat pembalap asal Prancis tersebut memimpin klasemen umum (green jersey). Lebas juga menjadi raja tanjakan (blue jersey) pada lomba balap sepeda lima etape dengan total jarak lebih dari 800 km tersebut.

Pada Etape 5 dari Gilimanuk-Batur UNESCO Geopark, Bangli, Bali (136,8 km), Lebas hanya finis di posisi kedelapan. Ia terpaut 5:04 menit dari pemenang lomba, Benjamin Dyball. Pembalap Tim Sapura Cycling itu mencatat waktu 3 jam 36 menit 25 detik.




Baca Juga :
- TdI Tahun Depan Dipastikan Berbeda
- TdI Tahun Depan Dipastikan Berbeda




Posisi kedua Etape 5 diisi oleh Jeroen Meijers dari Tim Taiyuan Miogee Cycling yang terpaut 1:00 menit dari Dyball. Rekan setim Meijers, Amir Kolahdozhagh, naik podium ketiga setelah masuk 4:58 menit di belakang Dyball.

Dengan hasil Etape 5, total, Lebas membukukan catatan waktu 20 jam 07 menit 32 detik. Seusai memastikan menjadi yang terbaik, Lebas pun mengungkapkan strategi di balik kesuksesannya.


Baca Juga :
- BRI Tour d'Indonesia Miliki Tanjakan Lebih Berat daripada Tour de France
- Pemerintah Kota Batu Siap Maksimalkan Sports Tourism


“Balapan ini sangat terbuka karena setiap hari, situasi bisa berubah. Jadi, Anda harus tetap berada di depan. Jangan terpaut jauh dari pembalap terkuat. Etape pertama dan keempat sangat penting untuk meraih green jersey (pemimpin klasemen umum),” ujar Lebas.

Untuk klasemen tanjakan, Lebas memang sudah memimpin sejak kategori ini mulai dilombakan, Etape 2. "Tujuan utama saya green jersey dan hari ini saya benar-benar fokus untuk itu. Blue jersey hanya bonus,” ujar Lebas yang menempati puncak klasifikasi umum sejak Etape 4, kemarin.

Adapun jersey merah atau raja sprinter diraih Rohan Du Plooy dari Tim ProTouch Continental Pro Cycling. Lomba yang kompetitif memaksanya untuk fokus klasifikasi individu ketimbang gelar. Salah satunya karena ini kali pertama Du Plooy berlaga di Indonesia.

“Sejak awal, semua orang berusaha melepaskan diri dari rombongan. Baik itu trek menanjak maupun datar, semua orang berusaha nge-gas demi menjaga peluang memenangi etape atau memperbaiki posisi di klasifikasi umum,” ujar pembalap asal Afrika Selatan (Afsel) itu.

Du Plooy mengaku tidak cukup beruntung untuk melepaskan diri pada Etape 1 sehingga hanya mendapat beberapa poin. “Lalu, Etape 3, saya berhasil melakukan breakaway. Setelah itu, saya memutuskan untuk fokus pada poin jersey (klasifikasi individu),” Du Plooy menambahkan.

Goh Choon Huat dari Trengganu Inc. TSG Cycling Team, berhasil mengamankan jersey kuning atau pembalap Asia terbaik dengan 20 jam 20 menit 40 detik. Sedangkan untuk rider terbaik Indonesia jatuh kepada Aiman Cahyadi dengan 20 jam 20 menit 55 detik.

“Saya sudah melakukan yang terbaik tapi memang tak bisa mengejar (Goh). Untuk SEA Games (XXX/2019 Filipina), saya akan mencoba lebih baik," ujar Aiman yang memperkuat PGN Road Cycling Team dalam Tour d'Indonesia dan diproyeksikan membela Indonesia.***LILY INDRIYANI SUKMAWATI

 

Klasemen Akhir TdI 2019 (5 Besar)

Umum (Green Jersey)                                                          
1. Thomas Lebas (Prancis)              Kinan Cycling                         20:07:32 jam
2. Angus Lyons (Australia)              Oliver's Real Food                 +1:31 mnt
3. Jeroen Meijers (Belanda)             Taiyuan Miogee Cycling       +1:46 mnt
4. Jesse Ewart (Australia)                 Sapura Cycling                       +4:30 mnt
5. Cristian Raileanu (Moldova)        Sapura Cycling                       +4:43 mnt
....9. Aiman Cahyadi                       PGN Road Cycling               +13:23 mnt 

Sprint (Red Jersey
1. Rohan Du Plooy (Afrika Selatan)            ProTouch                      54 Poin
2. Jeroen Meijers (Belanda)             Taiyuan Miogee Cycling          31
3. Angus Lyons (Australia)                 Oliver's Real Food                 24
4. Metkel Eyob (Eritrea)                      Terengganu Cycling              23
5. Thomas Lebas (Prancis)                      Kinan Cycling                   23
....17. Jamalidin Novardianto       PGN Road Cycling               8

Tanjakan (Blue Jersey)                                                                   
1. Thomas Lebas (Prancis)              Kinan Cycling                         63 Poin
2. Amir Kolahdozhagh (Iran)           Taiyuan Miogee Cycling          53
3. Benjamin Dyball (Australia)        Sapura Cycling                        47
4. Metkel Eyob (Eritrea)                  Terengganu Cycling                 37
5. Jeroen Meijers (Belanda)             Taiyuan Miogee Cycling       35
....15. Robin Manulang                  PGN Road Cycling               8

Pembalap Asia (Yellow Jersey)                                                      
1. Choon Huat Goh (Singapura)      Terengganu Cycling              20:20:40 jam
2. Aiman Cahyadi                           PGN Road Cycling               +15 dtk
3. Amir Kolahdozhagh (Iran)           Taiyuan Miogee Cycling          +45 dtk
4. T. Chaiyasombat (Thailand)        Thailand Continental Cycling  +9:01 mnt
5. Sandy Nur Hasan                       PGN Road Cycling               +15:19 mnt

Tim
1. Sapura Cycling (Malaysia)                      60:21:06 jam
2. Terengganu Cycling (Malaysia)             +24:41 mnt
3. Kinan Cycling (Jepang)                         +28:03 mnt
4. Taiyuan Miogee Cycling (Cina)             +36:15 mnt
5. PGN Road Cycling                              +1:26:27 jam

Keterangan: Cetak tebal peringkat terbaik pembalap dan atau tim asal Indonesia.

T
Penulis
Tri Cahyo Nugroho
news
news