news
UMUM
Timnas U-15 Siasati Jadwal Maraton dengan Program Injury Preventif
24 August 2019 15:54 WIB
berita
JAKARTA -  Tidak sedikit memang yang mengkhawatirkan kelelahan fisik dan mental akan mendera para pemain timnas Indonesia U-15. Bagaimana tidak, dalam satu bulan, Muhammad Valeroen dan kawan-kawan menjalani tiga event secara maraton.

Dimulai saat bertarung pada turnamen AFF U-15 di Chonburi Thailand 27 Juli sampai 9 Agustus lalu. Usai AFF,  Bima Sakti dan 18 pasukannya, tidak langsung pulang ke tanah air.




Baca Juga :
- Begini Suasana Latihan Timnas U-22 Indonesia di Saat-saat Sebelum ke SEA Games 2019
- Gol Penalti Cina Taklukkan Indonesia




Melainkan melanjutkan perjalanan menuju Myanmar mengikuti turnamn Elite Boys U-16. Sekali lagi, performa pemain bisa dibilang memuaskan karena keluar sebagai runner up. Indonesia sukses mengalahkan tim Eropa Montenegro dan Myanmar serta menahan tim kuat Korea Selatan 1-1.

Secercah harapan dan masa depan mengilap terlihat di tim asuhan Bima Sakti ini. Kini setelah hanya libur maksimal tiga hari bertemu keluarga, Resa Aditya dan kawan-kawan kembali berjuang dengan mengikuti kejuaraan segiempat bertajuk U-16 Four Nations Tournament 2019 di Doha Qatar, 24-29 Agustus mendatang. Dan, Indonesia dijadwalkan bertolak ke Qatar, Sabtu (24/8), dalam dua kloter: pagi dan siang.


Baca Juga :
- Komentar Pelatih Timnas Malaysia Usai Menang Atas Indonesia
- Cerita Debut Hendro Siswanto dan TM Ichsan di Timnas Indonesia


Dikatakan pelatih fisik timnas U-15 Gilang Ramadhan, sampai sejauh ini para pemain tidak mengalami kendala apapun terutama kondisi fisik setelah menjalani turnamen secara marathon.

Menurut Gilang, hal ini juga tak lepas dari kebiasaan dan pengalaman pemain tampil di Elite Pro Academy U-16 yang bermain dua kali dalam satu pekan. Selain itu, saat recovery pemain sangat disiplin dalam menjalankan segala program yang diberikan.

“Setelah libur dari turnamen di Myanmar pemain kami instruksikan untuk menjaga kondisinya. Terutama program yang diberikan ke pemain untuk dijalankan adalah injury preventif. Dan setidaknya mereka melakukan conditioning 15 - 30 menit, setelah injury preventif (activation)," kata Gilang.

Ini yang dikatakan Gilang menjadi faktor timnas U-15 bisa selalu tampil garang dalam dalam setiap event yang diikuti. Menurut Gilang, pelatih kepala Bima Sakti pun tidak khawatir karena para pemain disiplin dalam menjalankan program pelatih.

“Alhamdulillah dalam dua turnamen anak-anak tidak ada yang mengalami cedera. Karena mereka melakukan dan menjalankan program preventif cedera dengan baik sebelum latihan dan recovery setelah pertandingan (ice bath,foam roller, dan PNF streching),” kata Gilang.

“Kemudian pemain sangat memanfaatkan waktu jam istirahat yang diatur oleh coaching staff dengan baik terutama dalam segi pembatasan HP agar mereka dapat relax dan bersosialisasi dengan teman-temannya.”*FURQON AL FAUZI

 

 

loading...
R
Penulis
Rizki Haerullah
news
news