LIGA 1
Los Maduraticos Ingin Meredam Gelombang Serangan Mahesa Jenar
24 August 2019 11:05 WIB
berita
Striker Madura United Aleksander Rakic - TopSkor/Ady Sesotya
PAMEKASAN – Madura United tengah berburu poin penuh, setelah dalam lima laga terakhir tak kunjung mencicipi nikmatnya kemenangan. Laskar Sape Kerrap, julukan Madura United, pada pekan ke-16 Liga 1 2019 akan menjamu PSIS di Stadion Gelora Madura Ratu Pamelingan, Pamekasan, Sabtu (24/8).

Laga ini menjadi laga perdana Madura United tampil tanpa pelatih Dejan Antonic, yang memilih mundur akibat tak pernah menang dalam lima laga terakhirnya. Sebagai gantinya, untuk sementara Madura United akan didampingi asisten pelatih Rasiman, sambil menunggu kehadiran pelatih kepala yang baru.


Baca Juga :
- Persija Amankan Kemenangan Atas PSIS 2-1
- Prediksi Persija Vs PSIS, Menang atau Hengkang




Hanya saja, yang pasti, tantangan tak mudah akan dihadapi Madura United, yang kini tengah sakit. Dua kali kalah dan tiga kali imbang, menjadi hasil maksimal yang diraih oleh tim asal Pulau Garam ini. Bahkan, di laga terakhirnya, Madura United harus takluk dari sesama tim papan atas, Bali United 0-1.

“Untuk sementara, saya sendiri yang akan memimpin tim di laga lawan PSIS nanti. Kami wajib memetik poin penuh untuk mengembalikan kepercayaan diri tim,” kata Rasiman kepada TopSkor. Melawan PSIS, Rasiman mengaku kekuatan timnya cukup tergerus dengan absennya sejumlah pemain pilar.


Baca Juga :
- Reaksi Julio Banuelos Atas Ultimatum Kalau Persija Gagal Kalahkan PSIS
- Jadwal Siaran Langsung Liga 1 2019, Sabtu 14 September


Selain Jaimerson da Silva Xavier yang pada laga lawan Bali United mendapatkan kartu merah, empat pemain langganan starter, yakni Zulfiandi, Beto Goncalves, Andik Vermansah, dan Greg Nwokolo, tengah bersama timnas senior. Sementara PSIS datang ke Madura dengan rasa percaya diri tinggi.

Itu hasil menahan imbang Bhayangkara FC di kandangnya. Namun, tetap saja Mahesa Jenar, julukan PSIS, rindu kemenangan karena sudah lima laga terakhir tak merasakan tiga poin. Tiga pemain dipastikan absen, yakni bek kanan Fredyan Wahyu dan Ganjar Mukti karena dipanggil satuan, dan kiper Jandi Eka Putra karena cedera.

Beruntung, dua pilar yang sebelumnya absen karena akumulasi kartu kuning, yakni Arthur Bonai dan Hari Nur Yulianto, dipastikan kembali merumput. Kembalinya dua pemain ini diyakini akan menambah kekuatan tim. Setidaknya, minimal satu poin bisa diraih dari lawantan ke Pamekasan.

Masalahnya, Bambang Nurdiansyah masih “anak ingusan” untuk PSIS. Walau punya pengalaman panjang di belantika sepak bola nasional, Banur, sapaan akrabnya, tak punya rekam jejak mentereng untuk kompetisi kasta teratas. Itu mengapa kualitasnya di Semarang cukup diragukan.

“Saya masih meraba apa yang dimiliki tim ini karena memang saya baru satu pertandingan bersama PSIS, yakni dalam laga melawan Bhayangkara FC. Tetapi saya sudah punya cukup gambaran. Yang pasti, masalah penyelesaian akhir menjadi salah satu perhatian tim kami," kata Bambang.* Sri Nugroho

news
Penulis
Abdul Susila
Pejalan kaki untuk gunung-gunung tropis Indonesia. Mencintai sastra, fanatis timnas Garuda, dan sedang aktif di sepak bola usia dini. Anak pertama dari tiga bersaudara.
news