BULUTANGKIS
Hendra/Ahsan Jaga Harapan Indonesia
23 August 2019 04:10 WIB
berita
Hendra Setiawan (kiri) melakukan smes saat berpasangan dengan Mohammad Ahsan menaklukkan ganda putra Skotlandia, Alexander Dunn/Adam Hall. Hari ini, Hendra Ahsan akan menantang Liao Min Chun/Su Ching Heng (Taiwan) di perempat final Kejuaraan Bulu Tangkis Dunia.
BASEL – Peluang ganda putra Indonesia, Hendra Setiawan/Mohammad Ahsan, membawa ulang gelar dari Kejuaraan Bulu Tangkis Dunia 2019 sangat terbuka. Bertempat di St. Jakobshalle, Basel, Swiss, Jumat (23/8), ganda nomor dua dunia itu akan bertarung untuk merebut tiket ke semifinal.

Kans Hendra/Ahsan cukup besar karena di perempat final mereka hanya akan menghadapi wakil Taiwan, Liao Min Chun/Su Ching Heng. Tanpa meremehkan lawan, Hendra/Ahsan di atas kertas lebih unggul. Dari rekor pertemuan, Hendra/Ahsan mendominasi dengan mengantongi dua kemenangan dari tiga pertandingan.




Baca Juga :
- Lagi! Andalan Indonesia Kembali Takluk, Kali Ini Jojo yang Angkat Kaki
- Walaupun Peringkatnya Jauh di Bawah, Ternyata Wang Tzu Wei Langganan Kalahkan Jojo




Kemenangan tersebut diraih secara beruntun dengan dua gim langsung. Kemenangan pertama Hendra/Ahsan atas Chun/Heng terjadi pada BWF World Tour Final 2018 lalu. Ketika itu, pasangan berjuluk The Daddies  itu, menang 21-18, 21-14. Sementara pada pertemuan terakhir pada Kejuaraan Bulu Tangkis Asia, 23-28 April lalu, Hendra/Ahsan menang 21-15, 21-16.

Sedangkan kekalahan yang dialami Hendra/Ahsan dari Chun/Heng terjadi pada pertemuan pertama di All England, tahun lalu. Kala itu, mereka kalah dari ganda yang kini ada di peringkat ke-15 dunia itu dengan 21-13, 18-21, 14-21. Berkaca dari catatan tersebut, Hendra/Ahsan layak percaya diri untuk bisa meraih tiket semifinal.


Baca Juga :
- Tersingkir di Perempat Final Korea Open, Jojo Gagal Penuhi Target
- Komentar Jonatan Christie Usai Disingkirkan oleh Rekan Senegara dari China Open 2019


“Kami harus lebih siap lagi,” kata Hendra. “Siapa pun lawan yang akan kami hadapi, tentu kami akan kembali mempelajari permainan lawan,” Ahsan menambahkan.

Sejak awal, ganda putra memang menjadi andalan Indonesia. Merujuk pada peringkat dan performa, Kevin Sanjaya Sukamuljo/Marcus Fernaldi Gideon menjadi andalan. Namun, mereka secara mengejutkan angkat koper pada babak kedua, setelah takluk dari pasangan Korea Selatan (Korsel), Choi Sol Gyu/Seo Seung Jae, dengan 21-16, 14-21, 21-23.

Situasi tersebut membuat Hendra/Ahsan secara otomatis menjadi harapan Indonesia menorehkan titel pada sektor ganda putra. Meski faktanya, masih ada Fajar Alfian/Muhammad Rian Ardianto yang hingga berita ini diturunkan, masih bersaing memperebutkan tiket perempat final melawan wakil Malaysia, Goh V Shem/Tan Wee Kiong.

Sampai berita ini diturunkan, Indonesia baru menempatkan dua wakil di perempat final. Selain Hendra/Ahsan, hari ini tunggal putra unggulan keempat, Jonatan Christie, akan menghadapi pebulu tangkis India unggulan ke-16, Sai Praneeth Bhamidipati.

Di tunggal putri, satu-satunya wakil yang tersisa di babak ketiga, Gregoria Mariska Tunjung, harus mengakui keunggulan dari Ratchanok Intanon dari Thailand, dengan skor 21-18, 21-23, 10-21.

Setali tiga uang di ganda campuran. Hafiz Faizal/Gloria Emanuelle Widjaja takluk dari pasangan Cina, Zheng Si Wei/Huang Ya Qiong, dengan 17-21, 12-21, di babak ketiga. Masih di 16 besar, Praveen Jordan/Melati Daeva menyerah dari ganda campuran Belanda, Robin Tabeling/Selena Piek, dengan 13-21, 23-21, 8-21.***MUHAMMAD RAMDAN DARI BERBAGAI SUMBER

 

T
Penulis
Tri Cahyo Nugroho