MOTOGP
Dovizioso Optimistis Raih Kemenangan di Silverstone
23 August 2019 14:15 WIB
berita
Pembalap Tim Ducati asal Italia, Andrea Dovizioso, saat melibas salah satu sudut Sirkui Red Bull, Austria. Setelah memenangi GP Austria, Dovizioso siap menaklukkan Silverstone, Inggris, untuk menyamai torehan di MotoGP 2017 lalu.
SILVERSTONE - Pembalap Tim Mission Winnow Ducati, Andrea Dovizioso, menegaskan optimismenya menghadapi putaran ke-12 MotoGP 2019, di Sirkuit Silverstone, Inggris, Minggu (25/8). Tetapi, ia juga menyadari bahwa bakal kesulitan untuk memacu motornya, Desmosedici GP19 karena karakter trek yang kurang bersahabat.

Meraih poin penuh di Sirkuit Silverstone menjadi hal yang sangat penting bagi Dovizioso agar tetap menjaga peluang mendapatkan gelar juara dunia tahun ini. Pasalnya, ia tertinggal 58 angka dari Marc Marquez yang memimpin klasemen dengan 230 poin. Ia pun berharap bisa mengulang prestasi pada 2017, di mana ia berhasil memenangkan lomba.




Baca Juga :
- MotoGP Gelar Balapan di Brasil Pada Musim 2022, Lintasan Sedang Dalam Proses Pembangunan
- Bergeser, Persaingan MotoGP 2019 Mengarah ke Runner-Up




“Tidak ada yang memberi Anda kepuasan dan kepercayaan diri yang lebih besar ketimbang sebuah kemenangan. Jadi, kami tiba di Silverstone dengan moral sangat tinggi. Hasil kami di Red Bull Ring tidak datang secara kebetulan, karena kami bekerja keras selama dua akhir pekan beruntun dan itu membuktikan kalau kami benar,” kata Dovizioso.

Sirkuit Silverstone juga baru mengalami pengaspalan ulang yang bakal memberikan daya cengkeram lebih baik dan trek tidak bergelombang. “Meski karakter trek bukan favorit kami, seperti di Brno dan Red Bull Ring, tapi kami telah membuktikan bahwa dapat melaju cepat di Silverstone. Seperti di 2017, yang mana kami menjadi pemenang,” kata Dovizioso.


Baca Juga :
- Dovi: Marquez Itu Selain Cepat, Juga Cerdik
- Perkembangan Marquez dalam 2 Musim Terakhir Itu Menyakitkan


Tahun lalu, Ducati menempati grid pertama dan kedua dalam kualifikasi, tapi sayang karena hujan besar membuat perlombaan dibatalkan. Kondisi trek yang tidak mendukung juga menjadi salah satu faktor balapan gagal dilaksanakan. “Cuaca selalu memainkan peran penting di sini dan kami harus siap beradaptasi di berbagai situasi,” ujar Dovizioso.

Direktur Olahraga Ducati Paolo Ciabatti yakin jika Desmosedici sudah mulai cocok dengan berbagai macam kondisi trek. “Kami akan menghadapi dua trek, Silverstone dan Misano, yang mana tahun lalu Ducati tampil kompetitif di sana. Andrea dan Jorge Lorenzo berhasil selalu menjadi yang tercepat,” kata pria asal Italia itu.

Sejak awal musim, Ducati memang terus berinovasi untuk meningkatkan kinerja GP19, terutama saat berada di tikungan. “Kami harus mengambil keuntungan dari kinerja di musim lalu, begitu juga dengan menempatkan moral yang tinggi. Itulah yang kami butuhkan untuk memenangkan lomba,” kata Ciabatti.*MUHAMAD FADLI RAMADAN DARI BERBAGAI SUMBER

T
Penulis
Tri Cahyo Nugroho