news
LIGA 1
Sistem Latihan yang Membuat Bali United Torehkan Sejumlah Rekor
22 August 2019 15:25 WIB
berita
GIANYAR - Bali United kembali memantapkan diri di puncak klasemen sementara Liga 1 2019. Skuat Serdadu Tridatu mampu kembali mengambil alih singgasana sebagai penguasa klasemen kasta tertinggi dari kompetitor terdekatnya, Tira Persikabo. Soliditas dan kematangan tim asuhan Stefano “Teco” Cugurra makin terlihat di enam laga terakhir.

Sebanyak enam kemenangan mampu diukir Bali United pada enam laga terakhirnya secara beruntun. Tiga laga tandang dan tiga laga kandang dilalui dengan sempurna oleh Stefano Lilipaly dan kawan-kawan.




Baca Juga :
- Jangan Sampai PSSI Tersandera Makelar Pelatih Timnas
- Preview Indonesia U-23 vs Iran U-23, PR dan Target yang Diinginkan Indra Sjafri




Kini, Bali United memimpin klasemen dengan nilai 34. Dua poin lebih baik dibanding Tira Persikabo yang ada di peringkat kedua. Bahkan jarak poin yang ada bisa saja makin lebar karena tim yang bermarkas di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Gianyar ini masih memiliki satu laga lebih sedikit dibanding The Young Warriors.

Bali United baru memainkan 14 laga, sedangkan Tira Persikabo sudah 15 pertandingan. Kemenangan di kandang didapat dengan menaklukkan PSS Sleman 3-1, PSM 1-0 dan 4-1 atas Semen Padang.


Baca Juga :
- Jadwal Siaran Langsung Liga 1 2019, Selasa 12 November
- Persita vs Persik, Duel Tim yang Pernah Berjaya di Era 2000-an


Sedangkan tiga poin penuh saat tandang di dapat atas tiga tim besar yakni 2-0 dari Persib Bandung serta kemenangan atas dua kompetitor di papan atas yakni 2-1 atas Tira Persikabo dan terakhir 1-0 atas Madura United.

Mampu menaklukkan dua pesaing terdekatnya memberikan bukti jika Bali United kini makin kuat dan solid. Baik laga kandang maupun laga tandang, Teco mampu membawa anak asuhnya dalam trek yang meyakinkan.

Pada laga tandangnya, Bali United mampu mengukir empat kemenangan, sekali imbang dan dua kali kalah dari tujuh laga yang sudah dilakoni. Sedangkan di kandang, mantan pelatih Persija itu mampu membuat timnya mengukir hasil sempurna dengan tujuh kemenangan dari tujuh laga yang dijalani di Dipta.

Rekor sempurna di kandang juga menjadikan Bali United sebagai satu dari dua klub yang tak tersentuh kekalahan jika tampil didepan publik sendiri. Tim lainnya yang juga mampu menjaga kesempurnaan di kandang adalah PSM Makassar. Juku Eja memiliki catatan sapu bersih enam kemenangan di Stadion Andi Mattalatta, Makassar.

Satu hal sama lainnya antara Bali United dan PSM adalah kedua tim masih tercatat sebagai tim paling kuat di lini belakang dengan baru kebobolan sembilan gol. Namun memang PSM sejauh ini baru menjalani 10 laga sedangkan Bali United sudah 14 pertandingan.

Posisi Bali United musim ini di klasemen sementara adalah jauh berbeda dengan prestasi mereka pada pekan yang sama di musim 2018 silam. Saat itu di pekan ke-15, Bali United bersama pelatih Widodo Cahyono Putro harus terseok-seok di posisi kesembilan dengan nilai 20.

“Kami punya sistem dalam latihan di mana semua pemain kerja keras saat kehilangan bola. Ini yang terus harus dipertahankan,” kata Teco. Selain itu, dia juga mengatakan keyakinannya atas kualitas pemain depan Bali United dalam tiap laga menjadi nilai penting.

Disebutkan Teco, dia selalu sangat yakin pemain depannya mampu mencetak setidaknya satu gol dalam tiap laga yang dijalani. Dan satu gol saja, kata Teco lagi, terkadang juga sudah cukup untuk dapat menghadirkan tiga poin untuk Bali United.  

Seperti halnya kemenangan tipis 1-0 atas Madura United yang menjadi kompetitor dekat di papan atas klasemen. Sedangkan mengenai rapatnya pertahanan Bali United hingga laga ke-14, pelatih asal Brasil ini mengatakan ini karena kerja keras pemain saat latihan dan pertandingan.

“Di saat kerja sama terjalin bagus, pasti lebih mudah untuk tidak kebobolan dalam pertandingan. Sama seperti halnya musim lalu saat saya bersama Persija,” ucap Teco lagi. Dan dia juga menekankan pada anak asuhnya bahwa perjalanan di laga-laga berikutnya adalah akan semakin tidak mudah.

“Kami harus kerja keras di tiap pertandingan untuk dapat poin maksimal. PS Tira Persikabo musim ini juga sangat bagus. Mereka sangat kuat,” kata pelatih yang sukses membawa Persija menjadi juara Liga 1 2018 silam itu.

Pencapaian bagus tim saat ini pula yang membuat Teco juga sudah mengisyaratkan tak banyak melakukan perubahan pada komposisi pemain di putaran kedua nanti. Termasuk empat pemain asing yang dikatakannya bakal tetap dipertahankan. Willian Pacheco, Brwa Nouri, Paulo Sergio, dan Melvin Platje dikatakannya memiliki kontribusi bagus untuk tim sejauh ini.

Sementara kapten Bali United, Fadil Sausu mengatakan pencapaian saat ini harus dapat terus jaga. “Persaingan masih sangat ketat dan kompetisi masih panjang. Kami tidak boleh lengah dan harus terus menjaga konsistensi dan meningkatkan performa,” kata Fadil.

Sedangkan kiper Wawan Hendrawan mengatakan bahwa performanya yang beberapa kali clean sheet, dan saat ini membawa Bali United jadi salah satu tim dengan jumlah kebobolan paling sedikit adalah berkat kerja sama yang solid. “Ini karena kekompakan semua pemain baik saat menyerang maupun saat bertahan,” kata kiper berjulukan Spiderwan itu.***SRI NUGROHO

 

R
Penulis
Rizki Haerullah
news
news