news
KICK OFF
MU Harus Membuat Pogba Bahagia
22 August 2019 04:04 WIB
berita
RASIME sepertinya memang tidak pernah lenyap dari muka bumi. Sikap atau perilaku buruk ini pun telah menimpa sejumlah pemain. Terakhir adalah Paul Pogba. Ya, gelandang Manchester United (MU) ini mendapat serangan rasial usai tendangan penaltinya gagal menjadi gol, Senin (19/8) lalu, dalam laga yang akhirnya imbang 1-1. Memang, kalau saja Pogba berhasil, tentu MU akan meraih tiga poin.

Namun, apapun situasinya, rasisme tidak dapat dibenarkan. Bahkan, rasisme itu berlanjut di media sosial, beberapa akun menyamakan pemain timnas Prancis itu dengan binatang, ditambah dengan kata-kata kasar. MU pun langsung bereaksi Kabarnya, The Red Devils bakal mengidentifikasi siapa saja yang terlibat dalam aksi tidak terpuji tersebut.




Baca Juga :
- Jalan Terjal Liverpool
- Kekuatan Barca Bakal Lebih Dahsyat




Rasisme memang menjadi bagian dari aspek yang tengah diperangi klub-klub Eropa termasuk di Liga Primer. Apalagi, beberapa rekan Pogba di Old Trafford juga ikut memberi pernyataan dukungan kepadanya. Marcus Rashford dan Harry Maguire mengecam tindakan rasialisme tersebut melalui media sosial. Kejadian yang menimpa Pogba sebelumnya pernah dialami pemain Chelsea, Tammy Abraham. Ia mendapat serangan rasial usai gagal mengeksekusi tendangan penalti di Piala Super Eropa 2019.

Dari kubu MU pun menilai bahwa bukan Pogba yang dipersalahkan dengan kegagalan eksekusinya. Sebab semua anggota tim yang harus memikul kesalahan itu.   Pogba menyatakan keinginannya untuk mengambil kesempatan jadi algojo penalti kali ini. Masalahnya, apakah insiden ini akan membuat Pogba berubah sikap, dari yang awalnya bertekad bertahan di MU menjadi ingin kembali pergi?


Baca Juga :
- Conte Mampu Membuat Pemain Bangkit
- Kini Banyak yang Meragukan Solskjaer


Inilah yang harus diperhatikan oleh MU. Setan Merah harus membuat Pogba bahagia. Di musim panas ini, Pogba sempat mengeluarkan perkataan yang mengejutkan. Ia mengaku ingin meninggalkan MU demi mendapatkan tantangan baru. Namun hingga saat ini belum ada klub yang berhasil menebus Pogba. Di sisi lain, tekad Pogba untuk bertahan pun melegakan pelatih Ole Gunnar Solskjaer.

Tentu ini akan memberikan efek bagi sang pemain. MU harus memiliki agenda tertentu untuk membuat Pogba tetap nyaman di klubnya. Banyak cara tentunya di antaranya dengan memberikan kontrak baru. Bagi pendukung MU khususnya di sepak bola Liga Primer, ancaman rasisme memang menjadi sisi lain yang sampai kini belum berhasil ditumpas. Dan, rasisme juga terjadi di berbagai sepak bola negara Eropa lainnya.*Irfan Sudrajat
 

loading...
n
Penulis
nana sumarna
news
news