news
INFOGRAFIS
Parade Mesin Gol Serie A
22 August 2019 15:41 WIB
berita
Cristiano Ronaldo ingin mencoba merebut podium tertinggi pencetak gol terbanyak Seri A.-Topskor.id/istimewa-
MILAN – Dalam hitungan hari, Seri A akan kembali bergulir. Perebutan scudetto dipredikasi bakal lebih panas dari biasanya. Sejumlah klub bertekad meruntuhkan hegemoni Juventus FC di kasta elite sepak bola Italia. Untuk mewujudkan hal tersebut, konsistensi permainan dibutuhkan. Terutama produktivitas di kotak penalti.

Ya, gol adalah kunci kemenangan. Inilah mengapa tim-tim papan atas begitu sibuk mencari penyerang andal di mercato musim panas. Atau, jika sudah memiliki striker mumpuni, mereka berusaha mendatangkan peran pendukung demi memudahkan tugas para predator di lini depan.




Baca Juga :
- Superior Italia 100 Persen, Begini Reaksi Mancini
- Bahan Bakar Hijau Inter




Juve, di tengah upaya mempertahankan mahkota, sedang dipusingkan problem “nomor” 9. Bingung memilih Gonzalo Higuain, Mario Mandzukic, Paulo Dybala, atau membajak Mauro Icardi dari FC Internazionale. Namun, satu hal yang pasti, sumber gol utama bakal lahir dari aksi Cristiano Ronaldo.

Meski sudah berusia 34 tahun, megabintang asal Portugal itu masih tetap memiliki kualitas untuk jadi pembeda di momen krusial. Setelah mengemas 21 gol di Seri A pada musim debut, Ronaldo diyakini tak kesulitan mengulangi pencapaian serupa—bahkan lebih. Apalagi Juve kini ditangani Maurizio Sarri yang mengedepankan permainan menyerang. Jadi, lupakan soal Ronaldo. Bagaimana peluang penyerang lainnya?


Baca Juga :
- Verona Membangun Bungker Kuat di Seri A
- Skuat Napoli Akhirnya Setuju Melakukan Pemusatan Latihan


SSC Napoli berusaha mengimbangi Juve dengan menyuntikkan elemen kejutan di baris serang. Inilah peran yang diemban Hirving Lozano pasca berlabuh dari PSV Eindhoven. Carlo Ancelotti butuh pemain yang mampu bergerak di antara barisan, punya kecepatan dribel yang sulit ditebak, plus insting gol. Lozano akan melengkapi amunisi I Partenopei yang sudah dihuni Lorenzo Insigne, Arkadiusz Milik, dan Dries Mertens,

Di kubu Inter, tak ada lagi ketergantungan kepada Icardi. Era baru Giuseppe Meazza kini dipimpin Romelu Lukaku sebagai mesin gol. Penyerang internasional Belgia itu adalah tipe target man favorit Antonio Conte: tinggi besar, tangguh, juga punya teknik bagus dan tajam. Lukaku akan memberi warna berbeda dalam serangan I Nerazzurri, kini tinggal menyesuaikan diri dengan rekan baru dan irama tim.

Problem keserasian juga dihadapi Krzysztof Piatek di AC Milan. Dia memang sudah berada di San Siro sejak Januari, tapi sekarang perlu beradaptasi lagi dengan filosofi yang dibawa Marco Giampaolo. Sang pelatih anyar menuntut manuver berbeda dan keterlibatan seluruh pemain, termasuk penyerang. Jika telah menguasai semua, tak ada yang meragukan kemampuan Piatek membombardir gawang lawan.

Dari ibukota, tifosi AS Roma menarik napas lega ketika Edin Dzeko menolak tawaran Inter dan memutuskan bertahan. Dia adalah penyerang paling berpengalaman, selalu mampu mengangkat permainan tim. Di masa transisi bersama Paulo Fonseca, kualitas dan kepemimpinannya sangat dibutuhkan para peman muda I Giallorossi. Sementara rival sekota SS Lazio berharap Ciro Immobile tampil di level terbaik musim depan. Meski mulai jarang mencuri perhatian, striker Italia itu selalu masuk jajaran atas capocanonnieri.

Beberapa tim kuda hitam juga memiliki penyerang yang menakutkan. Atalanta BC, misalnya, mengandalkan Duvan Zapata yang begitu sulit dihentikan musim lalu. Dia memadukan kekuatan fisik, pergerakan cerdik, dan penyelesaian apik. Torino FC punya Andrea Belotti, kapten sekaligus pencetak gol-gol spektakuler. Jangan lupakan top scorer Fabio Quagliarella, yang berniat mempertahankan produktivitas bersama UC Sampdoria musim ini.

Yang juga patut dicermati adalah comeback Mario Balotelli ke Seri A. Bergabung dengan tim promosi Brescia Calcio, striker kontroversial itu bisa menghadirkan kejutan. Tapi, semua bergantung pada kematangan personalitas dan determinasi. Jika Balo mampu bermain serius dan fokus, tak diragukan dia bakal menghadirkan senyum dan antusiasme di kota masa kecilnya.*** Dari berbagai sumber

loading...
X
Penulis
Xaveria Yunita
news
news