news
LIGA INGGRIS
Grealish Dituntut Segera Akhiri Rapor Buruk di Liga Primer
20 August 2019 15:12 WIB
berita
Gelandang Aston Villa Jack Grealish belum berhasil memutus kutukan tidak pernah menang di Liga Primer sejak Mei 2015./Istimewa
BIRMINGHAM – Aston Villa FC kalah lagi. Maka berlanjut pula rapor buruk Jack Grealish. Saat ini, gelandang The Villans itu tercatat sebagai pemain pertama yang mengalami 20 kekalahan secara beruntun di Liga Primer, menyusul hasil negatif yang diraih skuat pelatih Dean Smith dalam dua laga perdana musim ini.

Perjalanan buruk kapten Villa itu dimulai ketika dia melakoni debut seniornya sebagai pemain pengganti dalam kemenangan 4-0 atas Manchester City FC pada Mei 2014. Dia kemudian tampil lebih teratur selama musim berikutnya saat klub asal Birmingham itu terdegradasi dari papan atas.




Baca Juga :
- Leicester Akhiri Spekulasi Masa Depan Rodgers
- Satu Misi, Beda Tujuan




Grealish membuktikan dirinya sebagai starter reguler di Divisi Dua (Championship) dan memimpin klub masa kecilnya itu kembali ke Liga Primer musim lalu. Mereka berhasil merebut tiket promosi terakhir, setelah memenangkan final play-off melawan Derby County FC, dan menyusul Norwich City FC dan Sheffield United FC.

Di luar perkiraannya, awal kampanye musim 2019/20 ini berlangsung lumayan sulit untuk Grealish. Meskipun tampil sebagai inspirator bagi timnya, mantan gelandang Inggris U-21 itu gagal menyelamatkan Villa dari kekalahan beruntun lawan Tottenham Hotspur FC, 10 Agustus dan AFC Bournemouth pada akhir pekan lalu. Villa pun masih terpuruk di urutan ke-17.


Baca Juga :
- Man. United Ternyata Memiliki Alasan Tidak Mendepak Solskjaer
- The Toffees Sudah Kantongi Nama Pengganti Marco Silva


Yang paling menyedihkan kekalahan 1-2 dari The Cherries di depan pendukung sendiri menandai kekalahan ke-20 berturut-turut untuk sang gelandang. Grealish terakhir kalinya merasakan kemenangan di Liga Primer ketika bersama Villa mengalahkan West Ham United 1-0 pada Mei 2015, lebih tepatnya 1.566 hari yang lalu.

Villa adalah arsitek kejatuhan mereka sendiri ketika Tom Heaton memberikan penalti yang tidak perlu di menit pembukaan pertandingan sebelum kesalahan Douglas Luiz memberi kesempatan Harry Wilson untuk mencetak gol dari jarak jauh. Toh, Grealish bersikeras Villa akan baik-baik saja ketika mereka berhenti membuat kesalahan.

Grealish mengatakan: "Ini sungguh mengecewakan dan kami semua mengatakannya (di ruang ganti), pelatih juga mengatakannya kepada kami. Bahwa Villa harus memotong kesalahan.”

“Saya sendiri bahkan ‘memberikan’ bola untuk gol Harry Kane (dalam kekalahan 1-3 1 di Tottenham Hotspur Stadium), dan pekan berikutnya kami bahkan memberikan penalti dan gol defleksi (pada hari Sabtu).”

“Saya pikir kami adalah tim yang jauh lebih baik setelah 15, 20 menit pertama. Tapi itulah cara kerja liga ini untuk Anda. Ketika Anda melakukan kesalahan, Anda akan menerima hukuman. Segera setelah kami mampu mengurangi kesalahan-kesalahan ini, saya yakin Villa akan baik-baik saja musim ini."*NURUL IKA HIDAYATI

 

loading...
I
Penulis
I Gede Ardy E
news
news