news
UMUM
Timnas Balap Sepeda Maksimalkan Tour d’Indonesia untuk Dua Misi
19 August 2019 13:42 WIB
berita
PGN Road Cycling Team akan menjadikan Tour d’Indonesia sebagai parameter sampai sejauh mana hasil latihan mereka untuk persiapan SEA Games XXX/2019 Filipina.
MAGELANG - Pengurus Besar Ikatan Sport Sepeda Indonesia (PB ISSI) akan berusaha memanfaatkan betul ajang Bank BRI Tour d’Indonesia (TdI) 2019 untuk keperluan tim nasional. PB ISSI Indonesia memang sedang berupaya keras untuk menuai hasil lebih baik pada SEA Games XXX/2019 Filipina sekaligus meloloskan pembalap sebanyak mungkin ke Olimpiade Tokyo XXXII/2020.

Manajer timnas balap sepeda Budi Saputro menjelaskan, skuat Merah-Putih dibagi menjadi dua tim, yakni PGN Road Cycling Team dan Custom Cycling Indonesia. “Dalam Tour d’Indonesia kali ini kami sengaja menyiapkan tim pelapis untuk timnas. Nah, yang turun di SEA Games nanti pakai baju PGN. Mereka sudah ter-Surat Keputusan (SK)-kan dari awal tahun ini sampai nanti SEA Games,” ujar Budi di Hotel Atria, Magelang, Jawa Tengah (Jateng), Minggu (18/8).




Baca Juga :
- TdI Tahun Depan Dipastikan Berbeda
- TdI Tahun Depan Dipastikan Berbeda




Adapun para pelapis bakal difokuskan mengejar poin Olimpiade 2020. Status TdI sebagai lomba yang terdaftar dalam Federasi Balap Sepeda Dunia (UCI), sekaligus kualifikasi poin Olimpiade, membuat PB ISSI tak ingin menyia-nyiakan kesempatan tersebut.

“PB ISSI terus mengejar point by nations yang akan berakhir tahun ini. Jadi, semaksimal mungkin kami akan berusaha untuk meloloskan atlet sebanyak mungkin ke Olimpiade Tokyo," tutur Budi yang juga menjabat sebagai event director TdI 2019 tersebut.


Baca Juga :
- Demi Olimpiade 2020, PB ISSI Terjunkan Lapis Kedua di SEA Games 2019
- ATC 2019 Resmi Dibuka, Okto: Bangga Pembalap Asia Kumpul di Velodrome


Ketua Panitia Pelaksana TdI 2019 Parama Nugroho menuturkan poin yang didapat oleh masing-masing tim kemudian dikalkulasi menjadi tambahan angka untuk negara. “Level TdI 2019 masih sama, yaitu 2,1. Hanya etape bertambah satu dan lebih menantang,” kata Parama.

Dua Tim Mundur

TdI 2019 sejatinya akan diikuti oleh 20 tim. Namun, dua di antaranya mengundurkan diri, yakni Brunei Darussalam Continental Team dan Vino-Astana Motors (KAZ). “Minat tim-tim dunia sangat besar terhadap TdI. Bahkan, awalnya ada 40 tim yang mendaftar. Tapi, PB ISSI hanya memilih 20,” tutur Parama.

Salah satu pembalap ProTouch Afrika Selatan, Rohan du Plooy, optimistis jelang penampilan perdananya dalam TdI 2019. Meski minim pengalaman, timnya sangat fokus menghadapi lomba balap sepeda yang akan dimulai di Candi Borobudur, Senin (19/8) tersebut.

“Turun dalam Tour d' Indonesia merupakan pengalaman baru untuk kami dan juga tim karena sebelumnya kami lebih banyak tampil dalam tur Afrika dan beberapa negara Asia. Kami akan fokus stage by stage karena tidak ada ambisi pribadi,” ujar Du Plooy.***LILY INDRIYANI SUKMAWATI

Tim-tim Peserta Tour d’Indonesia 2019

1. PGN Road Cycling Team - Indonesia

2. KFC Cycling Team - Indonesia

3. Customs Cycling Indonesia - Indonesia

4. Team Sapura Cycling - Malayaia

5. Terengganu Inc. TSG Cycling Team - Malaysia

6. Thailand Continental Cycling Team - Thailand

7. 7Eleven Cliqq – Air21 by Roadbike Philippines - Filipina

8. Kinan Cycling Team - Jepang

9. KSPO Bianchi Asia Pro Cycling - Korea Selatan

10. HKSI Pro Cycling Team - Hong Kong

11. Team Taiyuan Miogee - Cina

12. St. George Continental Cycling Team - Australia

13. Oliver’s Real Food Racing - Australia

14. XSpeed United Continental - Hong Kong

15. ProTouch Continental Pro Cycling - Afrika Selatan

16. Indonesian National Team - Indonesia

17. UAE National Team - Uni Emirat Arab

18. Sepahan Cycling Team - Iran

 

Rute Lomba Tour d’Indonesia 2019

Etape 1: Candi Borobudur-Ngawi (178 km)

Etape 2: Madiun-Batu (157,7 km)

Etape 3: Batu-Jember (195,9 km)

Etape 4: Jember-Banyuwangi (150 km)

Etape 5: Gilimanuk-Batur UNESCO Global Geopark (143,6 km)

 

loading...
T
Penulis
Tri Cahyo Nugroho
news
news