news
LIGA INGGRIS
Sikap Eriksen Bikin Bingung Tottenham
19 August 2019 14:46 WIB
berita
Gelandang Tottenham Hotspur, Christian Eriksen (kiri), saat menjaga pergerakan pemain Manchester City, Nicolas Otamendi, Sabtu (17/8).
MANCHESTER – Bursa transfer Liga Primer sudah ditutup sejak 8 Agustus. Namun, itu hanya untuk beli pemain bagi klub Inggris. Sementara, untuk menjual, masih berlangsung yang tergantung di kompetisi negara bersangkutan. Contohnya, La Liga dan Seri A yang memiliki tenggat hingga 2 September mendatang.

Opsi itu yang membuat Tottenham Hotspur bingung dalam menghadapi Christian Eriksen karena kontraknya berlaku sampai Juni 2020. Sementara, hingga kini, belum ada tanda-tanda Eriksen memperbarui. Dengan demikian, jika tidak ada kesepakatan, Januari mendatang pemain 27 tahun ini bisa memutuskan klub pilihannya secara bebas.




Baca Juga :
- Meski Catat Delapan Kemenangan Beruntun, Leicester Tidak Anggap Enteng Norwich
- The Blues Sodorkan Giroud demi Zaha




Tottenham enggan kehilangan salah satu aset berharganya dengan gratis. Lebih baik, mereka menjualnya saat ini ke Spanyol atau Italia yang bisa memberikan dana. Barcelona, Real Madrid, dan Juventus dikaitkan dengan Eriksen. Kendati, Hotspur sudah menawarkan perpanjangan kontrak dengan gaji 200 ribu paun (sekitar Rp3,4 miliar) per pekan.

Di sisi lain, mimpi Eriksen untuk keluar dari Inggris bisa dikatakan nyaris mustahil. Sebab, Barcelona sudah merekrut Frenkie De Jong dari Ajax Amsterdam senilai 67 juta paun. Demikian dengan Madrid yang sudah mengontrak Eden Hazard dari Chelsea. Sementara, Juventus sulit mengeluarkan dana lebih mengingat skuat saat ini sudah melimpah.


Baca Juga :
- Inggris Raya Menguasai Eropa
- Catatkan Rekor 100 Persen Kemenangan, Muenhcen Dibayangi Kutukan


Yang menarik, Eriksen tetap diturunkan Tottenham dalam dua pertandingan Liga Primer 2019/20. Gelandang asal Denmark ini tampil sebagai pengganti saat mengalahkan Aston Villa 3-1 pada 10 Agustus lalu. Sementara, ketika ditahan Manhester City 2-2, Sabtu (17/8), Eriksen bermain sebagai starter.

Sejauh ini, performanya tidak mengecewakan. Hanya, harus diakui jika hati dan pikiran Eriksen tidak lagi berada di Tottenham. Hengkang jadi opsi terbaik.  Mumpung dalam usia produktif, di bawah 30 tahun. Dia juga mengisyaratkan untuk menambah pengalaman baru setelah memperkuat Hotspur sejak 2013.

Situasi ini jelas menimbulkan polemik. Tottenham ingin terus menggunakan jasanya dengan menawarkan perpanjangan kontrak. Jika melepas, tentu mereka ingin mendapat pemasukan ketimbang membiarkannya gratis pada Juni 2020.

Saat ini, harapan tertuju pada Madrid yang masih mencari gelandang. Sebelumnya, mereka mengincar Paul Pogba dari Manchester United. Namun, jika gagal, Eriksen disebut sebagai alternatif.*Choirul Huda

loading...
I
Penulis
Irfan Sudrajat
news
news