news
LIGA SPANYOL
Aduriz Kekal Tak Termakan Usia
30 November -1 00:00 WIB
berita
Penyerang gaek Bilbao, Aritz Aduriz yang berusia 38 tahun mempertontonkan aksi fantastis saat menjebol gawang Barcelona dengan tendangan salto, Jumat (16/8).-Topskor/Ist
BILBAO – Aritz Aduriz tidak akan pernah berhenti mengejutkan dunia sepak bola. Sekarang ia telah menjadi pencetak gol tertua keenam dalam sejarah La Liga di umur 38 tahun, 6 bulan, dan 5 hari. Gilanya lagi, itu dicatatkan di momen luar biasa, saat mengantar Athletic Bilbao 1-0 atas raksasa sekaligus sang juara bertahan, FC Barcelona.

Media massa Eropa pun terpukai dengan aksi Aduriz, termasuk Marca yang melabelinya dengan kata abadi. Kemampuannya seakan-akan kekal tak termakan usia. Jumat (16/8) atau Sabtu dini hari WIB, tidak akan pernah dilupakan sang striker. Di rumah timnya (Stadion San Mames), di hadapan 45 ribu lebih fan, ia mencetak gol tendangan akrobat (salto), yang memberi kejutan pada pertandingan pembuka La Liga musim ini.




Baca Juga :
- Permintaan Griezmann pada Barca: Percayalah!
- Inti Tengah Barca




Masuk dari bangku cadangan menggantikan Inaki Williams di menit ke-88, hanya butuh satu menit baginya untuk bisa memecahkan kebuntuan tim. Di sentuhan pertama, Aduriz langsung memukau dengan menaklukan salah satu kiper terbaik dunia, Marc-Andre Ter Stegen, lewat cara yang tak biasa dan tentu bakal selalu dikenang.

Gol salto yang dilakukan striker asal Spanyol bukan kali pertama, sebab pernah terjadi di 2015/16; kala itu untuk mengimbangkan kedudukan dan terjadi di menit awal (12). Ia tergabung dengan para pemain hebat lainnya seraya Marco Van Basten, Rivaldo Borba, Ronaldinho Moreira, Zlatan Ibrahimovic, Cristiano Ronaldo, hingga Gareth Bale.


Baca Juga :
- Messi Mau Lawan Uruguay
- Barca Belum Ideal, Valverde Masih Bongkar Pasang Starting 11


“Sangat mengasyikan ketika fan mensuport Anda seperti sedemikian rupa. Mustahil melewatkan momen ini, tapi semua punya awal dan akhir. Saya bersyukur bisa menciptakan gol itu. Tapi yang paling saya inginkan adalah memberi banyak kontribusi untuk tim,” katanya pasca pertandingan.

Delapan hari lalu, atau jelang dimulainya kompetisi, Aduriz mengumumkan bahwa 2019/20 jadi musim terakhirnya. Menurut pengakuannya dan anggapan orang berkata bahwa di usianya kini, memang sulit baginya untuk bisa terus kompetitif. Tapi sang ujung tombak membuktikan bahwa tajinya tak habis, dengan caranya sendiri.

Tahun demi tahun berlalu, tapi aduriz tak pernah kehilangan rasa laparnya akan gol. Hal itulah yang membuatnya bisa terus tampil pada level tertinggi. Usai mencetak gol, publik San Mames meneriakan “jangan pernah pensiun”. Pujian tinggi dilontakan para rekannya, pelatih, bahkan juga entrenador lawannya (Barca); Ernesto Valverde.

“Itu gol yang hebat dan memberi kebahagiaan. Ia unik dan terus bisa menjadi pembeda. Perannya banyak membantu. Aduriz adalah bintang buas yang kompetitif,” kata Asier Garitano, pelatih Bilbao. Dan Valverde; “Ia pemain yang sangat mendominasi. Saya sama sekali tidak terkejut ia bisa menciptakan gol dengan cara luar biasa serupa”.* TAUFANI RAHMANDA DARI BERBAGAI SUMBER

 

 

 

loading...
D
Penulis
Dini Wulandari
news
news