LIGA 1
Di Makassar, Robert Rene Alberts Tidak Akan Bernostalgia dan Fokus Memenangkan Persib
16 August 2019 15:34 WIB
berita
Pelatih Persib Robert Rene Alberts/Foto: Dani Wihara
MAKASSAR – Pelatih Persib Bandung Robert Rene Alberts tidak sedang bernostalgia saat timnya bertandang ke markas PSM Makassar, Stadion Mattoangin. Sebaliknya, Robert akan menjadikan mantan tim asuhannya itu sebagai target kemenangan bagi Persib saat kedua tim berjumpa jelang masa-masa akhir putaran pertama Liga 1 2019, Minggu (18/8).

Masa-masa indah tiga tahun di PSM (2016-2019) akan dikesampingkannya. Faktor Robert yang belum genap setahun meninggalkan PSM jelas akan menguntungkan saat tampil di Mattoangin. Alasan mendasar di samping performa Persib yang mulai bagus dalam partai tandang, juga karena Robert tahu betul dapur Juku Eja. 


Baca Juga :
- Trio Brasil Bajul Ijo Siap Lumpuhkan PSIS
- Penalti Gagal, Persib Ditahan Imbang Semen Padang




Karakter permainan calon lawan Persib itu juga terbaca olehnya karena mayoritas pemain PSM adalah mantan anak asuh pelatih asal Belanda itu musim lalu. Intinya, Robert telah mengantongi kelebihan dan kekurangan PSM.

Kendati demikian,  lain dulu lain sekarang, Robert tetap mewaspadai penampilan Willem Pluim dan kawan-kawan jika sudah bermain di kandang. Bahkan, Robert telah mengevaluasi beberapa kesalahan saat menjamu Borneo FC  yang tidak boleh terulang  ketika tampil di kandang PSM.


Baca Juga :
- Update Klasemen Liga 1 2019, Rabu Malam
- Slemania Sebar Virus Perdamaian Jelang Laga PSS Lawan Persipura


Terutama tidak lagi blunder dalam situasi rawan. "Terpenting dalam pertandingan nanti karakter tim tetap terjaga," ujar Robert. Menghadapi mantan timnya Robert memastikan tetap menyertakan pemain yang telah masuk daftar coret yakni bek Bojan Malisic.

"Dia profesional dan akan mengakhiri karier sampai putaran pertama selesai. Jadi kami  tetap akan menekankan fokus. Penyakit lama kebobolan setelah unggul, tidak bisa mempertahankan kedudukan jadi perhatian khusus kami dan jangan lagi kesalahan itu terulang. Apalagi PSM punya gaya permainan cepat," katanya.

Sebaliknya tuan rumah PSM tentu bertekad meneruskan tren positif 100 persen menang di kandangi dan menjadikan Persib anak tangga agar PSM naik ke papan atas. Namun asisten pelatih PSM, Imran Amrullah mengatakan, jelang lawan Persib, timnya harus memperbaiki performa.

Imran mengakui, ada beberapa catatan dari performa PSM saat melawan Barito Putera yang harus dievaluasi, dan pelatih kepala Darije Kalezic salah satunya menilai permainan tim yang terkesan lambat melawan Barito.  Tim pelatih berharap lini sayap Barito bekerja lebih baik saat menghadapi Persib.

"Meski masalahnya sudah teratasi saat babak kedua melawan Barito, tapi kami berharap performa tim lebih baik lagi melawan Persib," kata Imran. Imran mengaku  kiper andalan PSM Rivky Mokodompit mengalami cedera kaki kanan saat PSM lawan Barito Putera lalu.  

Namun, tim pelatih masih  menunggu hasil pemeriksaan medis terhadap cedera Rivky, dan akan memantau kesiapan Rivky untuk melawan Persib nanti. "Keputusan Rivky diturunkan atau tidaknya kami lihat nanti," katanya.

Terkait Persib yang belum menang lima laga beruntun. Imran enggan membahas detail. "Untuk menilai kekuatan tim, itu ranah pelatih kepala, tapi yang pasti kami harus tetap waspada tidak boleh menganggap enteng siapa pun lawannya," kata Imran.*Agustian Pratama/Arief NK

 

news
Penulis
Kunta Bayu Waskita
Nyaman di Harian TopSkor, Mantap di TopSkor.id
news