UMUM
Butuh Pengalaman Tanding, 24 Pewushu Diterjunkan ke Kejuaraan Junior Asia 2019 
15 August 2019 19:21 WIB
berita
Pembinaan prestasi atlet junior terus ditingkatkan
JAKARTA - Komitmen Ketua Umum Pengurus Besar Wushu Indonesia (PB WI) pimpinan Airlangga Hartarto dalam meningkatkan prestasi olahraga wushu tidak perlu diragukan. Sebanyak 24 atlet junior wushu Indonesia diterjunkan ke Kejuaran Wushu Junior Asia yang akan digelar di Brunai Darussalam, 16-23 Agustus 2019. 

"PB WI sangat paham persaingan prestasi di Asia dan dunia ke depan akan semakin ketat. Makanya, kita terus meningkatkan pembinaan prestasi atlet junior dengan tujuan menjaga jurang prestasi atlet senior dan junior. Mereka itu butuh pengalaman bertanding di tingkat internasional makanya diterjunkan pada Kejuaran Wushu Junior Asia," kata Sekjen PB WI, Ngatino di Jakarta, Rabu, 13 Agustus 2019. 




Baca Juga :
- Indonesia Tambah 2 Perak dan 3 Perunggu  
- Lagi, Indonesia Tambah Dua Perunggu




Ya, wushu memang menjadi salah satu cabang olahraga andalan Indonesia yang rutin menyumbangkan medali pada SEA Games maupun Asian Games. Terakhir, wushu menyumbangkan satu mdali 1 emas, 1 perak dan 3 perunggu. 

Medali emas dipersembahkan Ratu Wushu Indonesia, Lindswell Kwok dari nomor Taiquan dan Taijijian. Perak disumbangkan atlet muda Marvelo Edgar Xavier pada nomor cangquan putra. Kemudian, perunggu masing-masing diraih Ahmad Hulaefi nomor daoshu dan gunshu putra, Yusuf Widiyanto di kelas sanda -56 kilogram dan Puja Riyaya (-70 kg). Dua medali perunggu ini merupakan catatan sejarah untuk pertama kalinya diraih tim wushu Indonsia. 


Baca Juga :
- Empat Atlet Wushu Indonesia Dapat Pelajaran Berharga di Kejuaraan Junior Asia
- 24 Pendekar Wushu Indonesia Terjun ke Kejuaraan Junior Asia


"Prestasi yang membanggakan Indonesia ini patut dipertahankan. Makanya, pak Airlangga memberikan perhatian khusus terhadap pembinaan atlet junior dengan memperbanyak mereka tampil pada ajang event internasional," katanya. 

Prestasi atlet wushu junior Indonesia juga cukup membanggakan. Pada Kejuaraan Wushu Junior Asia di Korea Selatan 2017, Indonesia meraih 1 medali emas, 5 perak dan 3 perunggu. 

"Di Brunai, target tetap medali emas dan kalau bisa mengulang prestasi yang pernah dicapai dua tahun lalu," ujarnya. *
 

Tim Wushu Junior Indonesia: 

Remaja (Taolo): 

Putra -  1. Irmanto Juan Hendy (Tajijiquan), 2. Timothy Fidealo (Changquan), 3, Reinhard Sidik (Changquan). 
Putri - 1. Geraldine Patricia (Changquan), 2. Gabriele Felicia Ariyanto (Nanquan), 3. Noviarini Kaniya Rizky (Changquan). 
Junior (Taolu) 

Putra - 1. Jonathan Alexander Arianto Juwana (Nanquan), 2. Candika Nugraha (Changquan) 

Putri - 1. zJenifer Tjahyadi (Changquan), 2. Candra Kanti Tara Joceline (Nanquan)

Anak-anak 
Putra -
1. Javiar Grayson (Changquan), 2. Bagaskara Amadani (Changquan).

Putri - 1. Rainie Elena Liem (Changquan), 2. Jessie Djalimin (Changquan). 

Sanda : 

Putra - 1, Reindra Nada Guitara Bintang (52kg), 2. Tridyfa Kristoforus Tarigan (65kg), 3. Harry Brahmana (60kg), 4. Vabio Enzo Sitepu (56kg), 5. Riki Aditia (48kg).

Putri- 1. Febriyanti Fani (48kg), 2. Maria Ulfa (52kg), 3. Triani Paska Kristiani Gultom (56kg)

Anak-anak 
Putra -
 
1. Febri Handoyo Siregar (40kg), 2. Muhammad Fathul Hidayat (45kg). 
 

Manajer : Neneng Nurosi Nurasjati 

Pelatih Taolo :  Sher Lie dan  Alex Hartono

Pelatih Sanda : Hermansyah Mongisidi dan Moses Milala 

Wasit- David Candra dan Muhammad Ali
 

news
Penulis
Suryansyah