INFOGRAFIS
AC Milan, Solusi Piatek dalam Diri Bennacer
15 August 2019 13:33 WIB
berita
Striker AC Milan Krzysztof Piatek mendapat sorotan akibat penurunan performa.-Topskor.id/istimewa-
MILAN – Persiapan pramusim tak bisa dijadikan patokan. Namun, selalu ada sinyal tersembunyi yang bisa didapat kala melihat tim melakoni rangkaian uji coba. Di skuat AC Milan, contohnya, mulai muncul tanda tanya soal performa Krzysztof Piatek. Dalam lima pemanasan yang telah dilalui I Rossoneri sejak akhir Juli, striker asal Polandia itu belum mampu mencetak satu gol pun. Produktivitasnya terjun bebas.

Situasi yang cukup aneh bila melihat ketajamannya musim lalu. Saat berkostum Genoa CFC, Il Pistolero mampu melesakkan 19 gol di semua kompetisi. Begitu pindah ke Milan, dia tetap produktif dengan 11 gol antara Seri A dan Piala Italia. Kini, di bawah asuhan Marco Giampaolo, “insting membunuhnya’ seolah menguap.


Baca Juga :
- Jadwal Liga Italia Serie A Pekan 4, Sabtu-Senin 21-23 September 2019
- Lukaku Mulai Frustrasi




Sekali lagi, ini baru penilaian pramusim. Tapi tentu saja kekhawatiran tak bisa dibiarkan berlarut. Giampaolo harus segera mendalami penyebab kesulitan Piatek. Mungkin efek pergantian pelatih juga ikut berpengaruh. Piatek, sebagai striker klasik, adalah tipikal pemain yang mendambakan servis matang, piawai mencari peluang di kotak penalti, dan memiliki finishing brilian. Sementara Giampaolo punya filosofi kompleks, meminta peran lebih daripada hanya menunggu bola.

Penyesuaian perlu dilakukan. Giampaolo mesti mendorong Piatek untuk lebih aktif dan terlibat dalam permainan tim. Hal ini butuh waktu dan menuntut kerja keras dari pemain. Cara lain adalah menemukan rekan yang bisa memuaskan dahaga Piatek akan bola-bola empuk. Artinya, Giampaolo butuh seorang pemain yang mampu jadi kreator, penghasil umpan-umpan akurat.


Baca Juga :
- Milan Belajar dari Slavia
- Sardegna Arena Sangat Angker


Di sinilah muncul nama Ismael Bennacer. Gelandang internasional Aljazair itu baru bergabung dengan skuat Milan pasca memenangi Piala Afrika 2019. Dia adalah playmaker yang dirindukan Giampaolo dan Piatek dalam lima pertandingan lalu. Sosok yang mampu menjaga keseimbangan permainan sekaligus menginisiasi serangan dari lini kedua. Jelang dimulainya kompetisi, Bennacer perlu segera diintegrasikan dalam tim.

Keserasian dengan rekan-rekan baru dan pemahaman terhadap ide pelatih adalah tugas Bennacer selama sesi latihan. Sebagai playmaker masa depan, dia harus bisa menyatu dengan permainan Milan. Dari melindungi pertahanan, mengatur tempo, sampai melepas umpan matang, semua perlu diasah. Bagaimanapun, dia merupakan kunci hidupnya serangan, pemain yang bisa memulihkan ketajaman Piatek.

Kepiawaian Bennacer sebagai kreator sudah dibuktikan saat membawa Aljazair sebagai kampiun Afrika. Dia mencatat 3 assist dalam tujuh pertandingan, selalu punya visi di lapangan, dan akhirnya terpilih sebagai Pemain Terbaik. Kombinasi dengan trequartista dan dua gelandang lain di lini tengah Milan bakal jadi penentu permainan, dan ini menguntungkan Piatek. Sang striker tak sabar menanti banyak umpan dari tengah untuk diubah jadi gol.

Correa Segera

Tarik-ulur antara Milan dan Atletico Madrid soal Angel Correa tampaknya segera berakhir. Meski masih ada perbedaan soal harga, operasi berjalan positif dan penyerang asal Argetina itu kian dekat dengan San Siro. Rencana kedatangan agen Agustin Jimenez ke kantor I Rossoneri membuktikan bahwa transfer akan segera rampung.

Ini dipicu keberhasilan Atletico menggaet Rodrigo Moreno dari Valencia CF. Setelah mengeluarkan dana sekitar 60 juta euro, klub Spanyol itu ingin memulihkan neraca dengan menjual pemain. Correa adalah tumbal yang dipilih, dan sekarang ditawarkan ke AS Monaco dan Milan. Banderol yang dipatok 55 juta euro—disetujui Monaco, ditolak Milan. Sedangkan Correa hanya ingin pindah ke San Siro.

Jadi Atletico dan Milan tinggal mencari jalan tengah karena pemain sudah menentukan pilihan. Correa ingin jadi andalan di lini depan tim asuhan Giampaolo. Dia punya segala kualitas yang dibutuhkan I Rossoneri, juga berpengalaman level internasional bersama timnas Argentina. Jika operasi ini rampung,Milan akan menawarkan Andre Silva ke Valencia yang butuh pengganti Rodrigo.*** Dari berbagai sumber

X
Penulis
Xaveria Yunita
news