LIGA ITALIA
Tidak Perlu Tunggu Dzeko, Inter Siap Tancap Gas
15 August 2019 15:52 WIB
berita
Antonio Conte - TopSkor/Istimewa
MILAN – Antonio Conte sudah siap untuk menginjak pedal gas dalam-dalam dan tidak akan melepaskannya lagi. Pelatih FC Internazionale ini sudah memiliki semua yang diinginkan, kecuali satu pemain yang tampaknya akan ditinggalkan: Edin Dzeko. Ya, jika tidak ada perkembangan yang signifikan, bintang AS Roma tersebut bakal mengucapkan selamat tinggal dan dirinya akan tetap berada bersama I Giallorossi.

Dengan kehadiran Romelu Lukaku, Inter sudah lebih dari cukup untuk bersaing sepanjang 2019/20 ini dalam upaya menghentikan dominasi Juventus di kompetisi domestik, Seri A. Dengan Lukaku, I Nerazzurri punya empat penyerang. Yang lain adalah Lautaro Martinez, Matteo Politano, dan Samuel Longo.




Baca Juga :
- Era Pioli pun Dimulai
- Misi Kembali ke Jalur Scudetto




Tentu, semua itu tidak termasuk dengan Mauro Icardi. Conte sudah memutuskan untuk tidak melibatkan penyerang asal Argentina tersebut. Masa depan Icardi kini sepenuhnya ada di tangan manajemen.

“Tim ini telah memiliki mentalitas yang tepat. Kami telah mendatangkan Lukaku dan itu merupakan pembelian yang sangat baik, namun dia masih harus mempersiapkan diri,” kata Conte, Senin lalu.


Baca Juga :
- Atalanta Mencari Kado Ulang Tahun
- Sarri Ragu dengan Posisi Bernardeschi


Dalam pramusim, Conte membawa timnya meraih hasil yang cukup bagus. Hanya kalah sekali tepatnya dari Manchester United (MU). Namun, mereka mampu menahan tim kuat seperti Juventus dan Tottenham Hotspur masing-masing dengan hasil 1-1. Begitupun ketika menghadapi Paris Saint Germain, juga dengan hasil yang sama.

Sedangkan kemenangan Inter diraih ketika mengahdapi tim seperti Pro Sesto dan Virtus Bergamo. Menghadapi dua tim yang levelnya sangat jauh di bawah mereka, Inter menang 5-1 dan 8-0. Inter juga meraih hasil imbang lawan Valencia, 1-1.

Jadi, di atas kertas, Conte berhasil membawa timnya ke arah yang positif. Dia kini memiliki rencana yang lebih jelas meski telah memutuskan untuk melepaskan pemain sayap senior, Ivan Perisic yang bergabung ke Bayern Muenchen.

Inter sudah siap untuk melaju kencang. Sementara itu, Conte tetap menunggu kejutan lain. Pasalnya, sebelum musim bergulir yang tinggal sembilan hari lagi, Conte tentu akan menyambut dengan antusias jika memang masih memungkinkan mendapatkan Dzeko.

Untuk saat ini, peluang tersebut memang masih sulit. Pasalnya, Roma menghentikan operasi penjualan pemain dalam mercato, termasuk Dzeko. Kabarnya, I Giallorossi kecewa karena tidak ada reaksi yang positif dari Inter padahal mereka sudah memberikan waktu satu bulan bagi Inter untuk menerima harga yang mereka ajukan: 20 juta euro untuk Dzeko.

Kini, pintu bagi Dzeko ke Inter semakin kecil. Pertama, Roma telah menaikkan harga Dzeko saat ini menjadi 25 juta euro plus variabel lainnya. Kenaikan harga ini tidak terlepas dari performa sang pemain sepanjang pramusim. I Giallorossi memang meraih hasil yang bagus sepanjang pramusim, tidak terkalahkan dalam lima laga uji coba, tiga di antaranya menang.

Dzeko berhasil menorehkan dua gol. Satu gol diciptakan ketika menang atas Perugia, saat bintang ini menorehkan gol pembuka pada menit ke-8 sedangkan gol kedua pada laga terakhir, imbang 2-2 lawan Real Madrid, gol yang menyelamatkan Roma dari kekalahan.

Dengan situasi itulah, Roma tampaknya sudah memutuskan untuk tetap bersama Dzeko. Apalagi, sejauh ini, tidak ada persoalan atau keluhan dari sang pemain terkait rencana transfernya ke Inter yang mungkin batal. Kalaupun ada peluang, Roma menginginkan Icardi. Roma butuh penyerang sebagai ganti Dzeko dan satu-satunya pemain yang menarik bagi mereka adalah Icardi.

Situasi ini kembali membuat pergerakan transfer tersendat karena Icardi masih menunggu harapannya bermain bersama Juventus. Begitupun dengan Napoli yang sebelumnya juga menawarkan tempat bagi mantan kapten Inter tersebut. Di sisi lain, bagi Inter, Icardi tampaknya justru bukan prioritas lagi.

Ini akan menjadi tugas bagi Direktur Olahraga Inter, Giuseppe Marotta untuk kembali berburu mendapatkan Dzeko atau alternatif yang lain. Marotta memang menjadi sosok yang berhasil mendatangkan Lukaku. Setiap transfer tujuannya adalah untuk memenuhi keinginan dari Conte.

Termasuk memagari Politano. Bintang 26 tahun ini justru pemain yang sangat diharapkan Conte berkembang lagi pada 2019/20. Karena itu pula, Conte tidak setuju terhadap setiap klub yang mendekati Inter untuk mendapatkan mantan pemain Sassuolo tersebut.

Kalaupun ada lagi yang dibutuhkan Inter adalah seorang bek sayap. Dalam pramusim, Conte tidak puas dengan penampilan Dalbert Henrique yang dinilai tidak cocok dengan pola 3-5-2. Karena itu, Conte kabarnya meminta Marotta untuk menempatkan Dalbert dalam mercato penjualan.

Sedangkan sebagai pemain yang diinginkan Conte, ada dua sosok yaitu Cristiano Biraghi dan Matteo Darmian. Untuk Biraghi, merupakan pemain yang memiliki latar belakang sebagai pemain jebolan akademi Inter.*


 

n
Penulis
nana sumarna