UMUM
Jelang SEA Games 2019, KOI Pantau Kesiapan Cabor-cabor
14 August 2019 16:10 WIB
berita
Pertemuan KOI dengan pihak media, membicarakan persyaratan peliputan serta kesiapan cabor-cabor jelang SEA Games 2019 (Foto: Topskor.id / Muhammad Pratama Supriyadillah)
JAKARTA - SEA Games 2019 sudah di depan mata. Ajang multievent terbesar se-Asia Tenggara itu akan digelar pada 30 November hinnga 11 Desember 2019. Cabang-cabang olahraga pun sudah mulai mempersiapkan diri demi mengharumkan nama Indonesia.

Dan jelang gelaran tersebut, Komite Olimpiade Indonesia (KOI), menggelar rapat koordinasi persiapan akreditasi SEA Games 2019. Selain membicarakan pendaftaran serta persyaratan yang dibutuhkan media untuk meliput, KOI juga sempat membicarakan kesiapan cabor-cabor untuk mengikuti SEA Games.


Baca Juga :
- Tim Pelajar U16 Kemenpora Catat Hattrick di Gothia Cup 2019
- Cabor yang Tak Lolos Seleksi KOI, Tidak Boleh Berangkat ke SEA Games Secara Mandiri




KOI sendiri sedang dalam tahapan koordinasi dengan cabor-cabor yang disiapkan untuk berangkat ke SEA Games. Total, ada 52 cabor yang didaftarkan oleh KOI untuk mengikuti SEA Games.

Namun, hanya 36 cabor yang masuk ke dalam rekomendasi KOI untuk diberangkatkan. Pun begitu, KOI tetap melakukan Monitoring dan Evaluasi (Monev), ke seluruh cabor yang didaftarkan.


Baca Juga :
- Perpaduan Olahraga dan Budaya Harmonisasikan Gowes Nusantara Palembang
- Taklukkan Lawan, Adrian dan Elianus Lolos ke Pelatnas Kick Boxing


"Seperti yang diketahui sebelumnya, KOI saat ini tengah dalam proses koordinasi dengan cabor, sekarang kami sudah masuk tahapan Monev ke cabor-cabor yang melakukan pelatnas pelatnas, yang memang dari pihak cabornya sudah siap untuk dipantau," ucap Hellen Sarita de Lima, plt sekjen KOI.

"KOI sementara ini menunggu waktu untuk melakukan evaluasi dari hasil Monev. memang masih banyak cabor yang harus kami kunjungi, karena memang mereka juga pelatnasnya baru jalan, ada juga yang baru memberikan jadwal pelatnas. Tapi dalam waktu dekat ini kita akan monev ke Bali, Surabaya dan Palembang."

"Kita masukan dulu 52 cabor, tadinya 51, tapi ada tambahan polo. Dari 52 itu kan kita rekomendasikan ada 36 cabor, tapi yang kita tidak rekomendasikan kita beri kesempatan, jadi saat monev kalau bisa kita rekomendasikan, kenapa tidak. jadi kita sebenarnya fleksibel," pungkasnya. ***

M
Penulis
Muhammad Pratama Supriyadillah
news