news
LIGA 1
PSM vs Barito Putera, Juku Eja Fokus Hentikan Rapor Buruk
14 August 2019 13:39 WIB
berita
Gelandang PSM Willem Jan Pluim/Foto: Ady Sesotya
MAKASSAR -- Euforia keberhasilan PSM Makassar menjuarai Piala Indonesia 2018/19 harus segera disingkirkan. Ini karena Juku Eja ingin segera bangkit untuk memperbaiki posisi di klasemen sementara Liga 1 2019. Pada pekan ke-14, PSM akan menjamu Barito Putera di Stadion Andi Mattalatta, Makassar, Rabu (14/8).

Pecahnya konsentrasi tim asuhan Darije Kalezic itu dalam beberapa ajang memang membuat mereka terseok pada pentas Liga 1. Hingga kini PSM masih bercokol di peringkat ke-12 dengan 13 poin. Hanya selisih satu poin dari Barito Putera di peringkat ke-14.




Baca Juga :
- Hamka Hamzah Susul 19 Pemain Arema FC ke Balikpapan
- Di Tengah Cedera, Evan Dimas Bicara Soal Barito Putera dan Masa Depannya




Hanya saja Ferdinand Sinaga dan kawan-kawan saat ini baru melakoni delapan pertandingan. Jauh lebih sedikit dibanding kontestan lainnya yang rata-rata sudah menjalani 11-13 pertandingan.

Dua laga terakhir kasta tertinggi PSM juga tengah terpuruk. Dua laga tandang dilalui dengan kekalahan. Yakni takluk 0-1 dari Bali United dan 0-2 di tangan Borneo FC. Sebuah hasil yang tentunya tidak dapat dibanggakan oleh tim dengan warna kebesaran merah itu.


Baca Juga :
- Sejenak Lupakan Target Lima Besar, Manajemen hanya Minta Persib Konsisten hingga Akhir Musim
- Menjamu PSM, Persela Bertekad Lanjutkan Tren Positif


 “Pertandingan terakhir kami tidak mendapat hasil baik. Dan sekarang kami mengisi tenaga lagi, fokus penuh lawan Barito Putera,” kata Kalezic, Selasa (13/8). Dikatakannya, tidak ada lagi kata selain tiga poin yang menjadi incaran PSM pada pertandingan nanti.

Sangat wajar jika PSM juga fokus pada recovery pemainnya. Ini karena sebanyak delapan pertandingan sudah dijadwalkan bakal dijalani Juku Eja selama periode 1 Agustus-1 September 2019.

Dalam laga nanti, bek Aaron Evans gagal bernostalgia dengan bertanding melawan mantan klubnya, Barito Putera. Ini karena ia masih harus menjalani hukuman akibat sanksi Komdis yang didapatnya usai lawan Bali United lalu.

Tanpa Evans, selain menyiapkan Abdul Rahman pada posisi stopper, Kalezic juga memiliki pilihan lainnya antara Munhar atau Hasim Kipuw. Di lini serang, selain punya motor serangan Willem Jan Pluim, PSM akan mengandalkan kecepatan dan agresivitas Ferdinand Sinaga.

Terlebih Ferdinand “langganan” dalam hal menjebol gawang Barito Putera. Ini juga diperkuat kondisi Guy Junior belum pulih dari cedera serta Eero Markkanen yang masih menjalani sanksi Komdis PSSI.

Sebaliknya Laskar Antasari hadir dengan kekuatan 20 pemain. Pelatih Yunan Helmi memboyong komposisi terbaiknya. Semangat dan motivasi bangkit dikibarkan Evan Dimas dan kawan-kawan. Maklum, Barito juga baru terluka usai kalah 2-4 dari Tira Persikabo.

 “Kami akan berusaha mendapatkan poin di kandang PSM. Bukan hal mudah memang, namun kami akan berjuang dan bekerja keras untuk mewujudkannya,” kata Yunan. Diakui pelatih berlisensi AFC Pro ini, kekuatan dan kualitas PSM tidak perlu diragukan meski saat ini berada di posisi yang tidak bagus di klasemen.

Sedangkan bek Laskar Antasar, Dandi Maulana menegaskan tekadnya mematikan pergerakan Ferdinand. “Saya tahu dari pelatih bahwa Ferdinand selalu mencetak gol ke gawang Barito Putera dalam empat laga terakhir. Saya akan berusaha keras menjaganya agar tidak banyak memiliki kesempatan,” kata Dandi.*Sri Nugroho

loading...
news
Penulis
Kunta Bayu Waskita
Nyaman di Harian TopSkor, Mantap di TopSkor.id
news
news