news
TOP INTERVIEW
Ruben Sanadi: Semua Ingin Menang, tapi Harus Kerja Dulu
14 August 2019 08:53 WIB
berita
SURABAYA - Persebaya Surabaya akan melakoni laga superberat melawan Arema FC di Stadion Kanjuruhan, Kamis (15/8) sore. Pasalnya, Persebaya baru ditinggal pelatih kepala Djadjang Nurdjaman.

Kapten tim Persebaya Ruben Sanadi menyadari hal tersebut. Namun, dia meminta para rekan-rekannya agar tidak mudah menyerah dan tetap optimistis menyongsong laga Derbi Jawa Timur ini. Bagaimana Ruben memandang duel ini? Berikut petikan wawancara TopSkor dengan pria asal Papua tersebut:




Baca Juga :
- Taktik Arema Tidak Bermasalah
- Update Hasil dan Klasemen Liga 1 2019, Minggu Sore




 

Jelang lawan Arema FC bagaimana kondisi tim saat ini?


Baca Juga :
- Alasan Aji Santoso Kenapa Persebaya Hanya Imbang Lawan Semen Padang
- Adam Alis “Hidup” Kembali


Dua hari ini kami sudah latihan. Latihan strategi dan semua. Namun paling penting mental untuk pertandingan di Malang.  Saya rasa teman-teman sudah mulai siap untuk pertandingan besok.

Persiapan secara pribadi?

Saya sendiri sudah membaik untuk menghadapi pertandingan besok. Teman-teman juga tidak ada yang cedera, semua sudah mulai baik.

Setelah ditinggal pelatih kepala bagaimana kondisi moral tim?

Setelah coach Djanur pergi, tidak ada masalah. Untuk teman semua, mungkin beberapa ada rasa sedikit sedih. Tapi bagi saya pribadi, kami harus lupakan persoalan di belakang, kami fokus pertandingan besok. Apapun di luar itu kami lupakan, fokus untuk pertandingan hari esok.

Apa pesan dari pelatih saat ini?

Hadapi Arema kata coach Bejo menjadi pembuktian pemain layak atau tidak di tim ini.

Kalau kami sebagai pemain, siapapun yang akan dimainkan harus siap. Termasuk saya sendiri saya siap.

Sebagai kapten apa yang Anda sampaikan pada pemain lain?

Saya sendiri saya sampaikan pada teman-teman intinya siapapun yang dikasih kesempatan besok, harus siap 100 persen. Untuk kami ada di Persebaya.

Melihat rivalitas lawan Arema FC?

Saya juga paham itu, pasti dari wartawan menanyakan itu. Tapi untuk saya, penting kami pemain siap mental untuk pertandingan besok. Itu yang saya motivasi untuk teman-teman, mental paling utama.

Apa pemain juga harus tenang?

Kami harus enjoy, jangan jadikan beban. Kalau jadikan beban akan menjadi masalah di dalam lapangan. Apapun persoalan yang kami hadapi, dan masukan serta persoalan yang ada di luar. Saya bilang pada pemain jangan terlalu pikirkan itu, kami harus fokus untuk pertandingan saja, tidak usah ada masalah.

Melihat performa Arema FC saat ini?

Menurut saya, Arema tim bagus. Tapi kami Persebaya tidak kalah. Kami hanya kurang beruntung saja beberapa pertandingan. Semua tahu, saya tidak perlu ngomong.

Persebaya susah bawa pulang poin ketika main di Malang?

Ya kami semua punya tekad. Kami tidak mau janji. Kami berusaha dulu, kerja, kami berikan 100  persen yang kami punya. Kami kasih tunjuk di sana, kalau kami kerja baik, kerja keras, dan bersatu. Pasti ada hasil yang baik di sana. Semua ingin menang, tapi kerja dulu di sana, kasih tunjuk.

Bagaimana pendapat yang meremehkan Persebaya tak bisa berbuat banyak di Malang?

Saya rasa ini biasa kami mainkan, kami sering main di Malang. Orang bilang Derbi, yang penting kami pemain fokus bermain dulu. Untuk omongan apapun di luar, jangan terlalu dipikirkan. Kami pemain siap mental pertandingan besok.*MUHAMMAD BAHRUL MARZUKI

loading...
R
Penulis
Rizki Haerullah
news
news