news
LIGA INGGRIS
Jangan Sedih Lampard! Ini Lima Contoh Pelatih yang Kalah di Laga Debut tapi Berujung Sukses
13 August 2019 10:28 WIB
berita
Frank Lampard usai laga lawan MU. -TopSkor.Id/Istimewa-
LONDON – Laga pekan pertama Liga Primer 2019/20 jadi momen yang menyedihkan bagi Chelsea dan Frank Lampard. Mereka langsung bertemu Manchester United (MU) yang sedang bangkit. Tanpa ampun, Chelsea digebuk 0-4. Tragisnya lagi, itu terjadi di laga kompetitif perdana Lampard jadi pelatih The Blues.

Memang, terjadi kesenjangan yang cukup jauh antara MU dan Chelsea. MU melakukan perbaikan skuat yang cukup signifikan. Sedangkan Chelsea seperti mengalami penurunan kualitas tim. Eden Hazard pergi dan mereka belum membeli pemain baru. Ditambah, Lampard sedang mencoba menerapkan strateginya sendiri.




Baca Juga :
- Mantap! Wilder vs Ruiz Dapat Lampu Hijau dari Presiden WBC tapi Waktunya Belum Tahu
- Bek Kiri Alumni Akademi Inter Ini Mau Dibeli Bologna tapi Masih Dipinjam Parma




Meski begitu, Lampard jangan bersedih. Fourfourtwo merangkum lima contoh pelatih yang kalah di laga debut tapi berujung sukses. Tidak melulu juara tapi bisa menjalani musim dengan sangat baik. Ini bisa jadi motivasi bagi Lampard dan Chelsea bahwa kalah di laga perdana bukanlah akhir dari segalanya.

Alex Ferguson, MU
Oxford United 2-0 MU, 1986
Musim 1986/87 jadi momen pertama Ferguson jadi pelatih MU. Dia mulain menjabat pada 6 November 1986 menggantikan Ron Atkinson. Di musim itu, MU hanya finis di peringkat ke-11 tapi lihat bagaimana MU bersama Ferguson di musim-musim berikutnya. Prestasi yang menjawab.


Baca Juga :
- Guardiola Larang Pemain Man City Ikut Pesta Perayaan Natal Klub, Ini Alasannya
- Bob Arum Bilang Juara Dunia Kelas Welter Ini Tak Jelas Kapan Naik Ring, Gelar Bisa Lepas


Josep Guardiola, FC Barcelona
Numancia 1-0 Barca, 2008
Awal yang buruk bagi Guardiola. Apalagi, dia masih dipandang sebelah mata lantaran hanya punya pengalaman di tim junior Barca. Prestasi berbicara. Di musim itu pula, Barca meraih treble. Hal paling revolusioner lainnya, Tika-taka Barca seperti terlahir kembali dengan bentuk yang lebih sempurna.

Brendan Rodgers, Liverpool
West Brom 3-0 Liverpool, 2012
Rodgers punya misi memperbaiki struktur Liverpool di musim perdananya. Kalah di laga pekan pertama tapi Rodgers bisa membawa The Reds finis di posisi keenam Liga Primer meski jaraknya dengan peringkat lima cukup jauh.

Jupp Heynckes, Bayern Munchen
Munchen 0-1 Munchengladbach, 2011
Ini pijakan awal Munchen untuk bangkit. Kalah di pekan pertama Bundesliga 2011/12 jadi penyemangat bagi Munchen yang akhirnya jadi runner-up. Lebih dari itu, Munchen pun terus jadi juara hingga sekarang meski berganti pelatih.

Bobby Robson, Newcastle United
Chelsea 1-0 Newcastle, 1999
Di akhir musim memang tetap kurang baik karena hanya di peringkat ke-11. Meski begitu, Newcastle jadi salah satu tim yang paling menghibur di musim itu. Salah satunya karena ada Alan Shearer yang jadi pencetak gol terbanyak dengan 30 gol.

 

loading...
D
Penulis
Dedhi Purnomo
BarC4!
news
news