news
LIGA 1
Tugas Pertama Langsung Berat, hadapi Arema dan Persija, Ini Kata Bejo
13 August 2019 15:10 WIB
berita
Pelatih caretaker Persebaya Bejo Sugiantoro sudah memimpin latihan tim Senin (12/8)/Foto: M Bahrul Marzuki
SURABAYA – Persebaya Surabaya akan melakoni laga superberat lawan Arema FC di Stadion Kanjuruhan, Kabupaten Malang, Kamis (15/8). Permainan tim belum begitu apik. Penampilan Bajul Ijo julukan Persebaya masih seperti yo-yo. Bahkan dalam tujuh pertandingan terakhir tim hanya menang sekali. Lainnya empat kali seri dan dua kalah.

Efek dari ini adalah pelatih kepala Djadjang Nurdjaman harus kehilangan posisi. Tempatnya saat ini diisi sementara oleh caretaker Bejo Sugiantoro. Sama seperti musim 2018 sebelumnya, Bejo juga merupakan caretaker ketika ada transisi kepelatihan. Saat itu Persebaya juga baru memecat Angel Alfredo Vera dari posisi pelatih kepala.




Baca Juga :
- Jadwal Siaran Langsung Liga 1 2019, Minggu 8 Desember
- Baru Sembilan Pemain Arema yang Lanjut Hingga 2020, Sisanya Menunggu Kepastian




Ketika itu dua laga yang ditangani langsung oleh legenda hidup Persebaya ini masing-masing berakhir menang dan kalah. Yaitu, menang 2-0 atas Persela Lamongan di kandang dan kalah 3-2 atas tim tuan rumah Barito Putra.

Kini Bejo akan mendampingi tim melawan sang rival bebuyutan. Dalam satu dekade terakhir Bajul Ijo sama sekali belum pernah meraih poin ketika tandang ke Malang alias selalu kalah. Menurut Bejo pertandingan lawan Arema FC nanti seperti lawan rival lainnya. "Nama Surabaya di sana dipertaruhkan. Khususnya Persebaya Surabaya," Bejo menegaskan, Senin (12/8).


Baca Juga :
- Lima Laga Tidak Terkalahkan, Persebaya Mulai Berani Bicara Papan Atas
- "Radikal Jahat" di Dalam Tubuh Persija Mulai Mewabah Kembali


Bejo  sendiri sudah mendampingi tim dalam latihan. "Tujuan saya hari ini (kemarin) untuk memotivasi pemain agar melupakan kejadian yang mengejutkan dengan tidak adanya coach Djanur (Djadjang Nurdjaman). Mereka pasti ada dampak sedikit banyak. Tapi saya garis bawahi di sini, saya kembalikan motivasi itu," pria asli Surabaya ini menuturkan.

Kembali ditunjuk sebagai pelatih Bejo mengaku perasaannya sama seperti musim lalu. "Ketika itu saya saat menjadi caretaker bertemu dengan pelatih legendaris Aji Santoso. Tapi itu bagian dari hidup, mungkin rezeki saya seperti ini," mantan bek timnas ini menuturkan.

Jadi apa pun itu menurut Bejo sumbangsih  sebagai caretaker lawan Singo Edan akan dimaksimalkan olehnya. "Kami harus bermain dengan gaya kami. Yakni ngeyel, ngosek, wani. Itu cukup bagi saya, dan bonek nanti tahu akan menilai seperti apa pemain dan tim Persebaya," ia menambahkan.

Terpisah manajer Persebaya Candra Wahyudi menambahkan alasan memutus kontrak coach Djanur adalah karena banyaknya poin yang hilang. Walaupun ia tahu sangat berisiko mengingat Persebaya akan menghadapi dua lawan berat Arema FC dan Persija Jakarta sekaligus ke depan.

"Setelah 13 pertandingan Persebaya menilai bahwa posisi tim Persebaya belum aman. Berkaca dari musim lalu Persebaya pada putaran pertama dapat 23 poin," ia menuturkan. "Karena sudah banyak kelihangan poin di kandang, lima kali kami seri. Berarti ada 10 poin di kandang atau dalam tujuh pertandingan terakhir kami kehilangan 12 poin potensial," Candra menjelaskan.*M. Bahrul Marzuki

loading...
news
Penulis
Kunta Bayu Waskita
Nyaman di Harian TopSkor, Mantap di TopSkor.id
news
news