LIGA INTERNASIONAL
Neymar Diusir Ultras PSG, Begini Reaksi Bos Tuchel
12 August 2019 19:40 WIB
berita
Suporter Paris Saint-Germain mencela Neymar
PARIS - Suporter Paris Saint-Germain (PSG) kehilangan kesabaran. Mereka mencemooh dan mengusir Neymar dari Stadion Parc des Prince.

Neymar menjadi sasaran protes ketika para pendukung menyerukan agar dia meninggalkan klub selama kemenangan hari pembukaan Ligue 1. Kala itu Neymar absen dan PSG menekuk Nimes Olympique 3-0, Minggu (11/8)


Baca Juga :
- Neymar Rela Potong Gaji Rp 239 Miliar Demi Kembali ke Barcelona
- Dzeko Perpanjang Kontrak dengan Roma, Berpengaruh ke Inter, Napoli, Juventus, PSG




Ultras PSG menampilkan spanduk bertuliskan 'Neymar go away' dan pesan dengan nilai x-rated. 

Pemain asal Brasil, yang tidak bermain, telah menjadi perhatian dari mantan klub Barcelona dan Real Madrid musim panas ini. PSG ultras membentangkan spanduk-spanduk yang menampilkan pesan x-rated.


Baca Juga :
- Neymar Tinggalkan PSG, Ligue 1 Kehilangan Pamor, Kata Villas-Boas
- Coutinho Bersedia Jadi Pemulus Neymar


Satu spanduk dari pendukung bertuliskan 'Neymar go away', sementara pesan ultras mengatakan: 'Neymar - getting****** by a prostitute doesn't only happen at a remontada-remeber?" 

 

Neymar mengundurkan diri dari kampanye Copa America di tanah airnya karena cedera. Tapi, tanpa Neymar, Brasil justru mengangkat trofi juara.

Sebelum pertandingan, direktur olahraga PSG, Leonardo, menyarankan bahwa diskusi mengenai transfer lebih maju dari sebelumnya.

"Saya tidak punya berita tentang masa depannya," kata bos PSG Thomas Tuchel di acara TV Prancis Canal Football Club.

"Neymar  bersama kami. Dia sangat menentukan bagi kami. Jika kita kehilangan Neymar, mungkin saya tidak akan tidur. Karena akan sulit kehilangan dia dan menemukan pemain lain yang bisa melakukan hal yang sama untuk kita. Mungkin tidak ada berita adalah kabar baik."

"Sulit tidak tahu. Karena saya ingin dia di rumah. Tetapi kita harus menemukan solusi tanpanya juga."

"Saya berusaha meyakinkannya untuk tetap tinggal. Tetapi di sisi lain, itu adalah pilihan pribadi. Itu antara dia dan klub."*
 

news
Penulis
Suryansyah
news