news
KICK OFF
Penyerang Kelas Bintang Lima
12 August 2019 04:03 WIB
berita
DUA penyerang Inggris membuat kejutan pada dua pertandingan pembuka Liga Primer yang kebetulan berlangsung di kota dan waktu yang sama, London pada Sabtu (9/8) lalu. Raheem Sterling mencetak hattrick untuk Manchester City FC saat menggasak tuan rumah West Ham United FC, 5-0, di Stadion London. Beberapa saat kemudian, Harry Kane membantu Tottenham Hotspur FC menang 3-1 saat menjamu Aston Villa di Stadion Tottenham Hotspur. 

Sorotan pertama ditujukan kepada Sterling. Sejak pramusim, performanya sudah terlihat impresif baik saat bermain melebar sebagai sayap maupun ketika di tengah menjadi striker. Lima gol yang dibuat Sterling selama pramusim mampu dilanjutkannya pada laga pertama Man. City dalam upaya mencetak tiga gelar beruntun Liga Primer. 




Baca Juga :
- Jalan Terjal Liverpool
- Kekuatan Barca Bakal Lebih Dahsyat




Dengan usia yang baru 24 tahun, Sterling memang memiliki hampir semua yang diperlukan untuk menjadi penyerang kelas satu. Pelatih Josep Guardiola pun melihat kehebatan Sterling tidak hanya di satu posisi. 

Sepanjang pramusim lalu, pelatih Man. City asal Spanyol itu mencoba memainkan Sterling sebagai striker dan posisi yang lebih melebar. Guardiola tahu Sterling memiliki konsistensi, fisik yang bagus, serta piawai menyelesaikan peluang (finishing). Sterling, menurut Guardiola, akan sangat hebat bila dimainkan sebagai striker. Tetapi, faktanya, Sterling mampu bermain sama baiknya di tiga posisi depan. 


Baca Juga :
- Conte Mampu Membuat Pemain Bangkit
- Kini Banyak yang Meragukan Solskjaer


Sterling juga tipe penyerang yang sangat percya diri dengan kemampuannya. Karenanya, akan sangat mengejutkan bila Sterling tidak mampu mencetak gol saat mendapat peluang emas. 

Statistik juga menunjukkan performa Sterling tidak terjadi dalam sekejap. Dua tahun terakhir, ia mampu mencetak 35 gol dan 32 assist di Liga Primer. Sterling juga dimainkan lebih dari 30 laga setiap musim Liga Primer dalam enam tahun terakhir. Itu menunjukkan betapa pentingnya peran Sterling bagi timnya. 

Sterling juga tipe team player. Performanya baru akan di puncak bila sebagian besar rekan-rekannya bermain bagus. 

Bila Sterling mampu bermain sama baiknya di semua posisi lini serang, Kane sepertinya hanya piawai menjadi striker alias penyerang tengah. Dua gol ke gawang The Hammers memiliki makna penting bagi striker 26 tahun itu. 

Pertama, inilah gol pertama Kane di Liga Primer dalam lima bulan terakhir. Ia kali terakhir mencetak gol Liga Primer pada 9 Maret lalu, saat melawan Southampton FC. 
Kedua, Kane mungkin bisa dibilang mulai menghapus kutukan tidak mampu mencetak gol Liga Primer selama Agustus. 

Sejak membela Spurs mulai Januari 2011, Kane hanya mampu mencetak empat gol saat kompetisi berlangsung Agustus, alias awal musim. Dua dibukukan di Liga Europa 2014/15 dan dua lainnya di Liga Primer musim lalu. 

Kini, dengan dua gol yang dibuatnya hanya dalam pertandingan pertama Liga Primer, Kane diyakini sudah mampu menghapus kutukan Agustus. Dua gol ini juga jadi modal bagus bagi Kane jika ingin merebut gelar Sepatu Emas alias pencetak gol terbanyak di Liga Primer untuk kali ketiga (setelah 2015/16 dan 2016/17).* Tri Cahyo Nugroho

loading...
n
Penulis
nana sumarna
news
news