news
INFOGRAFIS
Belanja Inter Mencapai Rekor Tertinggi
12 August 2019 08:23 WIB
berita
Striker Romelu Lukau menjadi yang termahal dalam pembelian bursa transfer.-Topskor.id/istimewa-
MILAN – Demi mewujudkan proyek ambisius, Presiden FC Internazionale Steven Zhang royal dalam bursa transfer. Dia memasang mesin turbo sangat mahal untuk menyalip Juventus FC dan SSC Napoli di lintasan Seri A 2019/20 dan tahan banting di Liga Champions.

Pengeluaran di musim panas ini mencapai rekor tertinggi, bahkan dibandingkan era Massimo Moratti. Saat ini jumlahnya mencapai 172,5 juta euro (sekira Rp2,7 triliun). Ini akan membengkak mendekati 200 juta euro kalau memaksakan merekrut Edin Dzeko yang dibanderol 22 juta euro oleh AS Roma. Dana belanja mereka sementara ini hanya selisih tipis dari Juventus FC (173 juta euro) dan Manchester United FC yang paling boros di Liga Primer (160 juta euro).




Baca Juga :
- Milan Temukan Komposisi Ideal
- Roma Mesti Belajar dari Kesalahan di Liga Europa




Perubahan radikal yang dilakukan Zhang serta CEO Giuseppe Marotta tentu melambungkan harapan tifosi. Namun, perlu diingat ancaman sanksi dari UEFA kalau Inter melanggar regulasi Financial Fair Play (FFP). Oleh karena itu, untuk menyeimbangkan neraca, I Nerazzurri melepas beberapa pemain.

Selama ini yang terjual adalah pemain muda, yang tentunya tidak mungkin dihargai mahal. Andrea Adorante dilego ke Parma Calcio senilai 5 juta euro, Nicholas Rizzo (2,5 juta euro) ke Genoa CFC dan Riccardo Burgio (1,5 juta euro) ke Atalanta BC. Tentu saja pemasukan dari mereka terasa tidak berarti dibandingkan pengeluaran.


Baca Juga :
- Fiorentina Sasaran Empuk Inter
- Allan Dimusuhi De Laurentiis, Dibela Gattuso


Inter mesti melego satu atau dua pemain bintang untuk menutup selisih yang superbesar. Selain Mauro Icardi, sepertinya Ivan Perisic tidak masuk dalam siklus baru Antonio Conte. Jadi kedua komoditas itu ditaruh di etalase.

Kabarnya Inter telah mencapai kesepakatan awal dengan Bayern Muenchen, Jumat (9/8), untuk melepas Perisic sebagai pinjaman dengan kompensasi 5 juta euro. Kewajiban tebus ditetapkan sebesar 25 juta euro. Perisic dan Zhang Jr. telah setuju dengan operasi mercato itu, sehingga pemain tidak dibawa dalam uji coba lawan Valencia.

Menurut tabloid Tz yang bermarkas di Munich, proses transfer akan rampung paling lambat Selasa mendatang. Sebab winger asal Kroasia itu dijadwalkan berlatih pada Rabu. 

Dalam sepakbola, semua bergerak begitu cepat. Kisah Perisic dalam setahun belakangan menjadi bukti. Pada musim panas lalu, dia sampai ke final Piala Dunia 2018. Pemain tersebut juga merupakan unsur esensial dalam pola serangan Inter racikan Luciano Spalletti.

Pada Januari 2019, pria 30 tahun tersebut minta dijual ke Liga Primer. Klub tidak mengabulkannya. Ketika Conte tiba, dia dipasang di sayap kiri. Namun yang didapatkan pelatih hanya kekecewaan. Sekarang tak ada gunanya menahan Perisic.

Conte Puas

Inter membawa kemenangan yang sangat berharga dari Mestalla. Pasukan Conte mengecundangi Valencia lewat adu penalti 7-6, setelah laga berakhir imbang 1-1.

I Nerazzurri tertinggal lebih dulu lewat aksi Carlos Soler pada menit ke-38. Matteo Politano menyamakan dari titik 12 pas di menit ke-82.

“Valencia bekerja bersama-sama dalam waktu lama dengan pelatih yang sama. Saya melihat aspek positif  dari prestasi kami, seperti para pemain pantang menyerah, tak mau meninggalkan lapangan dengan kekalahan. Dari sisi mental, kami jauh berkembang. Kemenangan ini merupakan satu langkah lain untuk maju,” ujar Conte. “Saya puas dengan prestasi Lautaro Martinez dan Matteo Politano. Ini pertama kalinya keduanya main bareng.”*** Dari berbagai sumber

loading...
X
Penulis
Xaveria Yunita
news
news