UMUM
Ke Final Pra-PON, Jateng Tunggu Lawan
09 August 2019 12:13 WIB
berita
Tim voli Jateng melaju ke final Pra-PON (Dokumentasi PBVSI).
JAKARTA – Tim voli putri Jawa Tengah (Jateng) dipastikan lolos ke final Pra-Pekan Olahraga Nasional (PON) XX/2020 region nasional. Pada pertandingan di GOR Bulungan, Kamis (8/8), tim asuhan Agus Suyanto tersebut menang atas DKI Jakarta, 3-2 (21-25, 27-25, 17-25, 25-23, dan 16-14).

Boleh dibilang, partai ini merupakan penentu untuk Jateng sebab mereka bertemu DKI yang juga belum terkalahkan pada tiga laga awal. Karena kedua tim berada pada level sama, pertandingan pun berjalan sangat seru. Beberapa kali membuat penonton yang memadati GOR Bulungan terhibur.




Baca Juga :
- Patahkan Prediksi, Basket Putra Jawa Tengah Kalahkan DKI Jakarta!
- Voli Pantai Siap Penuhi Target di SEA Games




Adapun untuk partai puncak Pra-PON, Jateng masih menunggu tim mana yang bakal keluar sebagai peringkat kedua sektor ini. Posisi tersebut akan diperebutkan oleh DKI dan Papua Barat yang bertemu pada laga terakhir penyisihan, Jumat (9/8). Agus pun meminta anak didiknya konsisten.

Saat menghadapi tuan rumah, kemarin, Agus menginstruksikan anak didiknya memperkuat pertahanan. Terbukti, hal itu sangat efektif dalam membendung skuat ibu kota. “Pertahanan membuat kami menang dan ini hasil yang sangat positif bagi Jateng,” ujar Agus di GOR Bulungan.


Baca Juga :
- Pra-PON Voli Rampung, PON 2020 Diklaim Lebih Seru
- Juara Pul A Pra-PON, Tim Voli DKI Tunggu Lawan


Pelatih DKI, M. Ansori, menyesalkan kekalahan yang didapat pemainnya, kemarin. Pasalnya, hasil tersebut membuat DKI harus berjuang ekstra pada pertandingan terakhir. Walau di sisi lain, langkah mereka sebenarnya lebih ringan karena tak perlu mengalahkan Papua Barat.

Untuk tampil di final, DKI hanya cukup merebut dua set demi memastikan posisi dua besar. Namun, jika mereka kalah dengan skor 1-3 atau 0-3, impian mereka lolos ke PON sebagai juara kualifikasi, terkubur. “Kami harus menang atas Papua Barat. Tidak ada jalan lain,” Ansori menegaskan.

Mantan pelatih nasional itu mengatakan, saat menghadapi tim yang berorientasi bertahan, DKI seharusnya tidak boleh membuat banyak kesalahan. Namun, faktanya, saat menghadapi Jateng, kemarin, DKI seringkali memberikan poin cuma-cuma kepada lawannya tersebut.

Kondisi seperti ini tak boleh terulang pada laga terakhir penyisihan, maupun final Pra-PON, jika lolos. “Jateng sangat kuat saat bertahan. Tapi, bukannya membongkar pertahanan, anak-anak malah banyak membuat kesalahan. Ini akan menjadi bahan evaluasi untuk tim,” ujar Ansori.

Hasil yang didapat dalam Pra-PON memang akan berpengaruh untuk kiprah DKI dalam PON XX/2020 Papua. Jika mampu menjadi juara region nasional bakal menambah motivasi Arsela Nuary dan kawan-kawan. Ini menyusul hasil buruk yang didapat tim ibu kota, empat tahun silam. 

Untuk diketahui, saat berlaga dalam PON XIX/2019 Jawa Barat, DKI disingkirkan Sulawesi Utara, tepatnya pada babak perempat final. Tekad kuat untuk memperbaiki capaian itu pun diusung oleh mereka. Apalagi, masih ada waktu satu tahun untuk DKI membenahi segala kekurangan.

Sudah Lengkap  

Untuk putri, wakil region nasional sudah lengkap. Jateng, DKI, Papua Barat, serta Jawa Timur (Jatim) tak mungkin tergoyahkan dari peringkat empat besar. Adapun untuk Jatim, peraih perak PON 2016 tersebut akan berlaga dalam perebutan posisi 3-4, Sabtu (10/8) mendatang.

Pelatih Jatim, Ayub Hidayat menegaskan tak akan menyia-nyiakan kesempatan tersebut. “Kami masih memiliki satu pertandingan lagi lawan Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY). Meski sudah pasti tampil dalam perebutan tiga-empat, namun kami tetap harus meraih kemenangan di laga terakhir,” katanya.*KRISNA C. DHANESWARA

L
Penulis
Lily Indriyani Sukmawati