LIGA ITALIA
Suso Dilanda Dilema
08 August 2019 13:02 WIB
MILAN – Marco Giampaolo tak punya hak veto terkait operasi mercato Suso. Kendati dia telah mengirim sinyal agar mempertahankan winger itu, namun petinggi AC Milan tampaknya cenderung mengabaikan suara pelatih. Tentu saja situasi membuat pemain dilanda dilema.

Giampaolo tentu akan kecewa karena Suso telah menunjukkan kemajuan sebagai trequartista maupun winger dalam beberapa waktu terakhir. Pemain 25 tahun tersebut menjadi elemen vital yang menjamin pergerakan mulus taktiknya. Namun, jika dihadapkan antara kekuatan teknik atau finansial, klub tentu memilih opsi kedua.


Baca Juga :
- Langkah Mundur Milan
- Uji Coba Terakhir Jelang Serie A Italia, AS Roma dan Juventus Menang, AC Milan Seri




Selasa (6/8) sore, di Casa Milan, hadir salah satu manajer Suso, Alessandro Lucci. Keputusan pertemuan itu, pesepak bola asal Spanyol tetap menjadi elemen yang ditempatkan di dalam bursa transfer. Saat ini seluruh tawaran dipertimbangkan, termasuk tidak akan menghentikan dialog dengan Olympique Lyonnais. Presiden klub yang berlaga di Ligue 1 itu telah mengonfirmasi, “Suso adalah salah satu pemain yang kami incar.”

Saat ini Suso diikat dengan klausul senilai 40 juta euro (sekira Rp636 miliar). Masih ada 20 hari sebelum kompetisi dimulai dan semua bisa terjadi dalam kurun waktu tersebut.


Baca Juga :
- Young Guns Milan
- Silva Kandidat Utama Penerus Rodrigo


Alasan lain Milan memaksakan penjualan jebolan tim remaja Liverpool FC itu adalah adanya hasrat menggaet Angel Correa. Kontak dengan Atletico Madrid terus berlangsung bahkan pemain asal Argentina telah mengutarakan keinginannya untuk merumput di Milanello. Sekarang tinggal bagaimana caranya Direktur Teknik Paolo Maldini merayu klub La Liga tersebut.

Seandainya operasi batal, tak ada pilihan lain kecuali memperbarui kontrak Suso yang baru jatuh tempo pada 2022. Otomatis ada penyesuaian gaji di mana konsekuensinya klausul pelepasan dihapus atau diturunkan. Yang jelas, berapapun dia dijual, I Rossoneri tetap mendapat untung sebab pesepak bola ini didatangkan secara gratis empat tahun silam.

Ketenangan Terusik

Ketenangan Gianluigi Donnarumma terusik setelah namanya terseret kembali dalam pusaran mercato Paris Saint-Germain. Klub kaya tersebut menginginkan kiper brilian itu seiring direkrutnya Kevin Trapp oleh mantan timnya, Eintracht Frankfurt, dan Alphonse Aerola terus dihujani kritik.

Direktur Olahraga PSG Leonardo menyukai portiere 20 tahun tersebut dan mengirimkan tawaran 50 juta euro, yang mendekati nilai pemain. Ini kesempatan bagi Milan untuk mendapatkan suntikan dana daripada kehilangan pemain secara cuma-cuma. Sebagai informasi, kontrak Gigio habis di musim panas 2021. Kalau diperbarui, mereka mesti menaikkan gajinya yang sekarang mencapai 6 juta euro. Manajemen I Rossoneri tampaknya keberatan dengan permintaan itu.

Milan sudah berpikir mempromosikan Pepe Reina sebagai kiper pertama. Meski usianya sudah 36 tahun, tapi kesigapan belum hilang sepenuhnya. Pengalaman yang panjang di berbagai klub raksasa menjadi nilai tambah. Di samping itu, gajinya hanya separuh dari Gigio.* Dari berbagai sumber

X
Penulis
Xaveria Yunita
news