UMUM
Lolos PON 2020, Tim Voli DKI Penuhi Target
07 August 2019 12:54 WIB
berita
Tim voli putra DKI Jakarta (hadap lensa) saat bertemu Papua Barat (Dokumentasi PBVSI).
JAKARTA – Tim voli putra DKI Jakarta akhirnya bisa bernapas lega. Kegagalan menembus Pekan Olahraga Nasional (PON) XIX/2016 Jawa Barat, berhasil mereka perbaiki, Selasa (6/8). Ya, Dio Zulfikri dan kawan-kawan memastikan satu tempat dalam PON XX/2020 Papua.

DKI keluar sebagai pemuncak Pul A Pra-PON region nasional di GOR Bulungan, Jakarta. Namun, perjuangan berat harus dilalui tim asuhan Viktor Laiyan kala menundukkan Papua Barat. Tertinggal pada dua set awal, DKI menutup pertandingan dengan 3-2 (22-25, 16-25, 25-17, 25-14, dan 15-11).


Baca Juga :
- Sapu Bersih Hari Pertama, Pordasi DKI Yakin Juara Umum Kejurnas
- Pelatih Basket Putra Sulawesi Selatan Apresiasi Anak Asuhnya Usai Digilas DKI Jakarta




Sebagai catatan, ini merupakan kemenangan ketiga yang didapat DKI dalam ajang ini. Dengan kata lain, para pesaing mereka di Pul A tak mungkin bisa mengejar. Usai pertandingan, Viktor menyebut jika anak didiknya tampil terburu-buru pada dua set awal lawan Papua Barat.

Hal ini membuat performa mereka tak keluar dan tertinggal 0-2. “Anak-anak terlihat sangat tegang pada dua set awal. Tapi, sebelum memasuki set ketiga, saya meminta mereka untuk mengontrol emosi dan akhirnya ketegangan itu bisa teratasi,” ujar mantan pelatih nasional itu.


Baca Juga :
- Voli Pantai Siap Penuhi Target di SEA Games
- Pra-PON Voli Rampung, PON 2020 Diklaim Lebih Seru


Ketegangan yang dialami tim putra DKI, boleh jadi karena ini merupakan laga penentu lolos atau tidaknya mereka ke PON 2020. Pasalnya, beberapa waktu lalu, Ketua Umum KONI DKI Jakarta Djamhuron P Wibowo meminta mereka untuk memperbaiki capaian empat tahun lalu.

Akibatnya, mereka ingin cepat menuntaskan pertandingan. Kini, tim asal ibu kota itu bisa berpikir untuk target berikutnya, yakni menyabet medali emas PON 2020. Hal ini pernah dikemukakan Viktor, di mana target awal mereka adalah memastikan tiket ke Papua, tahun depan.

Namun, sebelum itu, banyak agenda yang harus mereka lalui. Sekadar informasi, beberapa pemain DKI Jakarta berstatus sebagai tim nasional (timnas) yang diproyeksikan untuk SEA Games XXX/2019 Filipina. Lalu, ada pula yang memperkuat klub peserta Livoli dan Proliga.

“Sekarang, kami sudah bisa berbicara target di PON (2020). Tapi, anak-anak, tidak boleh lupa dengan keinginan DKI menjuarai Pra-PON. Setelah ini kami akan tampil di semifinal. Jadi, kami harus mengamankan dulu tiket final, baru setelah itu mengejar juara,” Viktor menambahkan.

Pelatih Papua Barat, Yuli Sulistianto, menyesalkan kekalahan anak didiknya dari DKI Jakarta. Pasalnya, peluang memenangi pertandingan itu sangat terbuka karena mereka sudah unggul 2-0. Namun, keunggulan tersebut gagal dijaga hingga mereka terburu-buru ingin menyelesaikan laga.

Jika berhasil, Papua Barat tak hanya membuka peluang lolos ke PON 2020, melainkan kebanggaan bisa mengalahkan tim besar. “Tentu ini hasil yang sangat disayangkan karena kami punya kesempatan bagus untuk mengalahkan DKI. Namun, anak-anak justru tidak tenang saat unggul,” kata Yuli.

Putri Komplet

Sedangkan di bagian putri, empat tim yang mewakili region nasional dalam PON 2020 sudah komplet. Mereka adalah Jawa Tengah (Jateng), DKI Jakarta, Jawa Timur (Jatim), dan Papua Barat. Posisi mereka dalam empat besar sektor ini dipastikan tak bisa digoyahkan.

Jadi, apa pun hasil pertandingan sisa, tak akan berpengaruh terhadap keempat tim teratas. DKI dan Jateng sejatinya sama-sama mengantongi tiga kemenangan. Namun, DKI meraih kemenangan sempurna hingga memuncaki klasemen dengan nilai sembilan.  Jateng dua kali menang 3-2.*KRISNA C. DHANESWARA

L
Penulis
Lily Indriyani Sukmawati
news