news
UMUM
Bima Sakti Bongkar Kekuatan Thailand di Semifinal
07 August 2019 12:41 WIB
berita
Foto Dokumentasi PSSI
CHONBURI - Timnas Indonesia U-15 siap tempur di semifinal Piala AFF U-15 2019. Tim asuhan Bima Sakti Tukiman itu akan meladeni kekuatan tuan rumah Thailand,  di Stadion IPE Chonburi Campus, Rabu (7/8).

Dalam latihan terakhir, Selasa (6/8) pagi, Bima mengatakan pasukannya sudah siap secara mental, fisik, maupun taktik. Setelah menjalani lima pertandingan yang cukup padat, pemain pun sudah mendapat kesempatan isi tenaga pada sepanjang Senin (5/8) lalu.Artinya, kebugaran pemain saat ini dalam kondisi maksimal dan siap untuk tidak kasih kendor Thailand yang akan didukung suporternya.




Baca Juga :
- Perolehan Medali SEA Games 2019 Filipina: Indonesia Ditempel Ketat Vietnam, Hanya Beda 4 Perak
- Jadwal Siaran Langsung Final Bulu Tangkis SEA Games 2019, Senin 9 Desember




Kondisi tuan rumah sedikit berbeda karena masih bertanding pada Senin (5/8) malam. Ini menjadi sedikit keuntungan namun Bima tak ingin pemainnya terkecoh dengan kondisi lawan.

Adapun yang menjadi perhatiannya saat ini adalah bagaimana mencuri kemenangan melawan Thailand dan mengamankan tiket final. Bima pun telah menganalisis segala kelemahan dan kekuatan Thailand dengan mengirim asisten pelatih Indriyanto Nugroho untuk menyaksikan laga terakhir putaran Grup B antara Thailand versus Malaysia yang berakhir 1-1.


Baca Juga :
- PSIS Satu Poin Lagi Aman
- Harga Tiket Final Sepak Bola SEA Games 2019 Naik 3 Kali Lipat


“Kami sudah simulasikan pertandingan melawan Thailand. Kelebihan mereka kami antisipasi, kekurangannya kami pelajari dari mana. Kombinasi permainan mereka seperti apa, posisi-posisi saat diserang, menyerang. Sehingga besok (hari ini) mereka sudah ada gambaran untuk pertandingan,” kata Bima.

Sementara Indriyanto mengatakan, secara umum kualitas Thailand setara dengan timnas Garuda Muda. Tidak ada yang terlihat istimewa dari cara bermain tim asuhan Salvador Valero Garcia tersebut.

Hanya, Thailand tetaplah Thailand, tim yang punya tradisi sepak bola kuat di Asia Tenggara. “Tipikal bermainnya tidak jauh berbeda dari kami. Kelebihan mereka juga dari postur badan yang merata,” kata Indriyanto.

Namun menurut Indriyanto, Thailand memiliki celah di sektor belakang. Pasalnya barisan pertahanan mereka kerap ceroboh dan tidak tenang saat lawan konstan menggempur pertahanan mereka.

“Lini belakang mereka, saya amati tidak terlalu kuat dibanding barisan tengah dan depan. Ini yang harus dimanfaatkan betul oleh anak-anak,” Indriyanto melanjutkan.

Menurut Bima, timnya hanya perlu bermain disiplin dan tenang. Tidak terburu-buru dan punya perhitungan matang. “Saya berikan kebebasan pemain untuk berimprovisasi. Namun anak-anak harus tetap waspada. Thailand tim kuat dengan komposisi pemain yang bagus,” kata Bima. “Dan mereka juga unggul di set piece, jadi saya tekankan kepada pemain untuk meminimalkan kesalahan di area-area berbahaya.”***FURQON AL FAUZI

loading...
R
Penulis
Rizki Haerullah
news
news