news
LIGA 2
Alasan Laga Persita versus Cilegon United Berakhir Imbang
03 August 2019 07:37 WIB
berita
Foto penyerang Persita Chandra Waskito saat hadapi Cilegon United / Foto Dokumentasi Persita
TANGERANG - Lanjutan laga pekan ke-9 Liga 2 Wilayah Barat antara tuan rumah Persita Tangerang menjamu Cilegon United di Stadion Sport Centre, Kelapa Dua, Tangerang, berakhir dengan skor imbang 1-1. Dengan hasil ini skuat asuhan Bambang Nurdiansyah (Banur) berhasil mencapai targetnya untuk mencuri poin di laga tandang kali ini.

Pertandingan berjalan cukup alot. Kedua tim baru bisa memecah kebuntuan di pertengahan babak kedua. Pasukan Pendekar Cisadane, julukan Persita, berhasil mencetak gol lebih dulu di menit ke-73 yang dihasilkan oleh Sirvi Arfani. Namun, Cilegon United berhasil bangkit lima menit sebelum pertandingan usai melalui pemain pengganti Andi Sopian. 




Baca Juga :
- Penjelasan Jafri Sastra Seputar Gagalnya PSMS di 8 Besar Liga 2 2019
- Komentar WCP Usai Bawa Persita Lolos ke Semifinal Liga 2 2019




Banur sangat mengapresiasi kerja keras pemainnya dalam pertandingan ini. Skema yang sudah dilatih dapat dijalankan dengan baik oleh Jalwandi dan kawan-kawan.

“Kami sadar diri bahwa kondisi pemain Cilegon tidak sekuat tim-tim lain, maka dari itu memang mencuri poin di kandang lawan saja sudah hasil yang cukup bagus bagi kami. Walaupun saya selalu sebagai pelatih menargetkan kemenangan di setiap pertandingan,” ujar Banur.


Baca Juga :
- Jadwal Semifinal Liga 2 2019, Persiraja Vs Persik, Sriwijaya FC Vs Persita
- Update Hasil Babak 8 Besar Liga 2 2019, Persita dan Persik ke Semifinal


Banur mengaku masih banyak evaluasi yang harus diberikan kepada tim The Volcano, julukan Cilegon United. Salah satunya mengenai fisik pemainnya yang kian kehabisan bensin di pengujung laga. “Untuk pemain yang sering keram dalam pertandingan memang itu gambaran bahwa persiapan kami cukup kurang dalam mengarungi Liga 2 ini. Tetapi karena fighting spirit yang ada di pemain menutupi kelemahan kami dan hari ini (kemarin) kami bisa colong poin di kandang tim kuat,” kata Banur.

Sementara itu, Persita harus kembali menelan hasil yang tidak memuaskan. Hasil seri di laga kandang ini adalah yang kedua, di mana sebelumnya juga ditahan Perserang Serang dengan skor yang sama.

Widodo mengaku bahwa permainan Cilegon di laga ini cukup baik dan merepotkan timnya. “Untuk hasil tentu tidak memuaskan karena kami kembali tidak berhasil dapat poin penuh saat bertanding di kandang. Saya mengaku bahwa Cilegon bermain dengan baik, Mereka dapat memaksimalkan kelemahan kami dan saya selalu berterimakasih kepada semua pemain yang telah berkerja keras dalam pertandingan ini,” kata Widodo.

Memang dalam laga ini Persita bermain dengan skuat yang timpang karena dua pemain andalan dalam lini bertahan M.Roby dan Asep Budi harus menepi karena masih dalam kondisi cedera.

“Jika dilihat dari kondisi tim memang saya agak memaksakan di beberapa posisi yang tidak seharusnya pemain itu menempati, seperti Amarzukih yang saya posisikan sebagai center bek karena pemain murni bertahan kami masih menderita cedera. Tetapi ini sepak bola tidak ada alasan dan kami menerima hasil ini. Kami evaluasi dengan baik untuk pertandingan selanjutnya,” ujar Widodo.*NIZAR GALANG GANDHIMAR

loading...
R
Penulis
Rizki Haerullah
news
news