UMUM
Ketua KONI DKI Minta Tim Voli Lolos Pra-PON Papua
02 August 2019 13:15 WIB
berita
Konferensi pers Pra-PON Voli di Jakarta (Dokumentasi KONI DKI)
JAKARTA – Tim voli putra DKI Jakarta tak ingin mengulang mimpi buruk Pekan Olahraga Nasional (PON) XIX/2016 Jawa Barat. Tim asal ibu kota tak mampu ke babak utama lantaran babak belur dalam Pra-PON yang digelar satu tahun sebelumnya di GOR Amongrogo, Yogyakarta.

Tekad besar pun diusung oleh Dio Zulfikri dan kawan-kawan dalam Pra-PON 2020 Papua. Berstatus sebagai tuan rumah dalam region nasional, DKI Jakarta akan menjamu tim-tim peserta di GOR Bulungan, Jakarta, 3-10 Agustus mendatang.  


Baca Juga :
- Dua Kali Menang Futsal Papua ke Perempat Final
- Enembe Soal PON, Target Kita Juara 1 Diluar Pulau Jawa




Hal senada juga dikemukakan sang arsitek, Viktor Laiyan, dalam jumpa pers di Wisma PKBI, Jakarta, Kamis (1/8). Mantan pelatih nasional itu optimistis, anak didiknya tersebut mampu menembus pesta olahraga empat tahunan tersebut.

Dengan skuat yang ada saat ini, DKI Jakarta diklaim lebih segar dan kuat. “Sekarang, 75 persen adalah pemain 18 tahunan. Tapi, mereka bukan pemain hijau lho karena sudah main dalam Proliga (kompetisi tertinggi nasional),” kata Viktor.


Baca Juga :
- Persipura versus Bali United Dijadwal Ulang, Teco Sempat Komunikasi dengan Jacksen
- Bali United Tunda ke Papua, PT LIB Kesulitan Koordinasi dengan Pihak Persipura dan Kepolisian


Saat tampil dalam Proliga 2019, mayoritas dari mereka membela Jakarta Garuda. Walau belum berhasil menembus final four, pengalaman menghadapi pemain-pemain top nasional dan asing, menjadi pengalaman yang sangat berharga.

“Tim lain, kalau sudah bertemu DKI, enggak tahu kenapa performanya keluar semua. Itu sudah dari zaman saya masih bermain. Jadi, untuk menghadapi situasi seperti itu, pemain DKI harus meladeninya dengan lebih berani,” Viktor menambahkan.

Sedangkan untuk putri, tim asuhan M. Ansori tersebut mengejar juara Pra-PON. Jika sudah bisa dilalui, mereka berani membidik emas di Papua. “Persiapan kami cukup bagus. Sekarang, kami optimistis bertarung di Bulungan,” katanya.

Pada kesempatan yang sama, Ketua Umum KONI DKI Jakarta Djamhuron P Wibowo, meminta tim putra lolos ke PON Papua XX/2020. Tujuannya agar olahraga voli ibu kota kembali disegani dan tak kalah dari Jawa Timur dan Jawa Barat.   

“Kami berasumsi bahwa voli putra maupun putri, harus lolos. Jangan sampai, sudah di-plot (tampil di PON 2020), ternyata tidak lolos. Pokoknya, di Papua, voli DKI (Jakarta) harus ada, baik itu putra maupun putri,” Djamhuron menegaskan.

“Saya mengucapkan terima kasih kepada Pemerintah Provinsi DKI Jakarta, dalam hal ini Dinas Pemuda dan Olahraga yang telah memberi dukungan terhadap Pra-PON voli. Saat diminta jadi tuan rumah, kami tak berpikir lagi untuk mengiyakan,” katanya lagi.

Dalam PON 2020, cabang olahraga (cabor) voli akan diikuti masing-masing delapan tim putra dan putri. Papua selaku tuan rumah, serta Jawa Barat sebagai juara bertahan, otomatis lolos. Dengan kata lain, hanya enam tiket yang masih tersisa.*KRISNA C. DHANESWARA

L
Penulis
Lily Indriyani Sukmawati
news