news
INFOGRAFIS
Sabda Marco Reus
31 July 2019 14:50 WIB
berita
Kapten Borussia Dortmund, Marco Reus, berambisi membawa klubnya menghentikan dominasi Bayern Muenchen di Bundesliga.
DORTMUND – Bagi Marco Reus, dia bisa bermain di klub selain Borussia Dortmund asal jangan Bayern Muenchen. Sebagai pemain yang lahir di Dortmund dan mengawali karier juniornya di akademi Die Borussen, Reus tahu betul makna dari persaingan di antara kedua klub ini.

Rivalitas klasik yang akan terus terjadi dalam sejarah dan masa depan sepak bola Jerman. Reus, yang baru saja terpilih sebagai Pemain Terbaik Jerman 2019, Minggu (28/7) lalu, memang selalu dikaitkan dengan Muenchen. Namun, gelandang 30 tahun ini faktanya masih bertahan di klubnya.




Baca Juga :
- Erling Haaland Kembali Cetak Gol, Fans MU Kian Merana!
- Inilah Alasan Dortmund Menarik bagi Pemain Muda




Ketika sejumlah bintang Dortmund pergi bergabung ke Muenchen seperti Mario Goetze, Robert Lewandowski, atau Mats Hummels, Reus tetap berada di klubnya saat ini. “Anda tidak akan pernah melihat saya mengenakan kostum Muenchen,” kata Reus, pada awal tahun ini.

Sikap itulah salah satu yang membuat Reus istimewa, berbeda dibandingkan dengan pemain lainnya. Hanya, yang kurang dari Reus adalah gelar utama. Sejak bergabung ke Dortmund pada 2012, pemain timnas Jerman ini memang belum pernah meraih gelar utama (Bundesliga atau Liga Champions).


Baca Juga :
- Tiga Penyerang Ini Pantas Dilirik Dortmund untuk Gantikan Sancho
- Coutinho Bisa Lebih Mematikan ketimbang Gnabry


Reus hanya membawa timnya meraih Piala Jerman 2016/17 dan dua kali Piala Super Jerman (2013 dan 2014). Di Liga Champions, Dortmund hanya nyaris meraihnya atau sebagai runner-up pada 2013/13.

Namun, walau anti-Muenchen, Reus justru melihat lawan bisa dijadikan contoh untuk meraih sukses. Selama ini, yang tidak terlihat dari Die Borussen adalah mentalitas untuk terus meraih kemenangan dengan cara yang konsisten.

Muenchen, menurut Reus, tim yang memiliki mentalitas “menang dengan cara yang mudah”. Reus berharap, Dortmund pada musim baru ini bisa memperlihatkannya. Konsistensi dalam meraih kemenangan, siapapun lawannya, faktanya menjadi kunci sukses Muenchen berhasil meraih gelar Bundesliga musim lalu.

Padahal, Dortmund sudah selangkah lagi merengkuh gelar domestik tersebut namun mereka seperti membuangnya begitu saja. “Muenchen terkadang menang 3-0 dengan cara yang mudah dalam sebuah laga. Sedangkan kami ketika menghadapi tim yang sama, justru sangat kesulitan,” kata Reus, Senin (29/7).

Karena itulah, Reus ingin Dortmund dapat mencontoh Muenchen. “Kami harus bisa, harus meraih kemenangan dengan cara yang mudah ketika menghadapi tim-tim yang disebut sebagai klub kecil,” dia menegaskan. Kegagalan musim lalu di Bundesliga memang pahit karena sukses timnya menguasai puncak klasemen justru lenyap di pekan-pekan terakhir kompetisi.

Dalam empat laga terakhir, Dortmund justru kalah sekali dan imbang, tepatnya saat lawan Schalke 04 dan Werder Bremen pada pekan ke-32 dan 33. Kegagalan itulah yang kemudian membuat Muenchen ke puncak klasemen hingga akhirnya memastikan tampil sebagai juara di pekan ke-34 dengan hanya keunggulan dua poin atas Dortmund yang di posisi kedua (78-76).

Kini, setelah selalu gagal membawa Dortmund juara, saatnya untuk mengubahnya menjadi lebih baik pada musim ini. Dan, ini bisa dimulai dengan meraih gelar Piala Super Jerman, menghadapi Muenchen yang akan digelar akhir pekan ini, atau Sabtu (3/8) nanti. Kemenangan atas Muenchen akan sangat berharga dalam mengarungi musim baru nanti.

Apalagi, saat ini usia Reus sudah kepala tiga. Namun, seiring dengan waktu, dirinya semakin matang. Dia mengakui akan sulit baginya untuk bermain dalam semua pertandingan sepanjang musim ini. “Ya, saya harus menerima bahwa fisik saya mungkin bukan lagi untuk tampil dalam 60 pertandingan dalam semusim,” kata Reus.

Posisi Reus kini memang bukan lagi sebagai pemain yang dekat dengan pertahanan lawan. Dia lebih banyak bermain di lapangan tengah. Dari sanalah Reus memperlihatkan kemampuannya dalam mengatur serangan, memberikan umpan terobosan, dan Reus sangat cepat dalam merancang peluang lewat umpan-umpannya.

Total, dia menorehkan 17 gol dan memberikan delapan assist. Musim baru, kondisinya yang fit dan kemampuannya akan semakin dibutuhkan, bahkan bagi Reus yang ingin mengakhiri penantian gelar Bundesliga.***

 

loading...
I
Penulis
Irfan Sudrajat
news
news