news
LIGA 1
Persebaya Gagal Menang dalam Lima Laga Terakhir, Djanur Kembali Diultimatum
31 July 2019 15:09 WIB
berita
SURABAYA – Hasil tiga kali seri serta dua kali kalah dalam lima pertandingan terakhir kompetisi Liga 1 2019 ternyata membuat kecewa manajemen Persebaya Surabaya. Pihak manajemen tidak ingin peristiwa serupa terulang. Yaitu, ketika Bajul Ijo menjamu Persipura Jayapura, Jumat (2/8) di Stadion Gelora Bung Tomo.

Pihak manajemen menargetkan Persebaya bisa meraih poin penuh dalam laga tersebut karena sudah tiga kali seri di kandang dan hanya menang dua kali sebelumnya. "Hasil yang mengecewakan. Pasti akan ada tindakan kalau pertandingan ke depan tidak sesuai harapan," manajer Persebaya Candra Wahyudi menegaskan, Selasa (30/7).




Baca Juga :
- Djanur: Umainalo dan Abdul Rahman ke Barito, Itu Saja Dulu Bocorannya
- Comvalius dan Cunha Dipinjamkan, Arema Cuci Gudang




Namun, Candra tidak mau menjelaskan detail perihal tindakan  tersebut. Apakah memberhentikan Djadjang Nurdjaman dari kursi kepala pelatih atau tidak. "Nanti tunggu tindakannya seperHti apa. Tapi memang benar lima pertandingan tanpa kemenangan itu hasil mengecewakan," ujarnya.

"Kami di manajemen jelas kecewa. Apalagi di Padang itu pertandingan terburuk kami musim ini. Peluang menang ada, tapi gagal," Candra menambahkan. Menurut pria 42 tahun itu, lawan Persipura mendatang bisa saja jadi penilaian akhir dari manajemen ke pelatih. "Lawan Persipura kalau belum sesuai harapan, ya lihat saja nanti," ucapnya.


Baca Juga :
- Pelatih Persebaya Aji Santoso Siapkan Tim hadapi Empat Kompetisi
- Persib Punya Empat Modal untuk Meraih Prestasi Musim 2019, namun Gagal. Ini Penyebabnya


Ditegaskan Candra, berbicara target, tentu saja kemenangan atas Mutiara Hitam. Apalagi pertandingan akan disaksikan ribuan Bonekmania. "Setelah lima pertandingan tanpa menang, kami harus bisa meraih hasil lebih tinggi, yaitu menorehkan tiga poin," mantan wartawan Jawa Pos ini menambahkan.

Sementara itu menanggapi ancaman pemecatan tersebut, Djanur, sapaan sang pelatih, memilih bersikap santai. "Semua saya kembalikan ke manajemen. Yang jelas saya tetap tidak akan mengundurkan diri. Namun, ketika manajemen menyuruh saya berhenti, baru saya melakukan itu," ujarnya.

Ini bukanlah kali pertama Djanur mendapatkan peringatan dari pihak manajemen Bajul Ijo. Sebelumnya ketika kompetisi Liga 1 2019 memasuki pekan-pekan awal, pelatih 60 tahun itu juga sempat mendapatkan peringatan. Ini lantaran dalam tiga laga awal saat itu Persebaya juga gagal menang.

Hingga pekan lalu dari 11 pertandingan yang sudah dilalui, saat ini Otavio Dutra dan kawan-kawan baru tiga kali menang. Sisanya lima kali seri dan tiga kali kalah. Dengan hasil yang tidak terlalu baik itu kini Persebaya bercokol di papan tengah klasemen sementara dengan mengoleksi 14 poin.*M. Bahrul Marzuki

loading...
news
Penulis
Kunta Bayu Waskita
Nyaman di Harian TopSkor, Mantap di TopSkor.id
news
news