news
TOP INTERVIEW
Mereka Bilang Saya Suksesor Luis Suarez
29 July 2019 13:31 WIB
berita
WAWANCARA

MAXI LOPEZ




Baca Juga :
- El Clasico Sama Kuat
- Courtois Sensasional




VALENCIA – Maxi Gomez berterima kasih kepada setiap klub yang pernah disinggahinya hingga akhirnya bisa membela Valencia CF. Mantan penyerang Defensor Sporting itu mengaku kariernya berubah ketika ia sukses mengeksekusi penalti terakhir melawan Lanus, saat usianya 17 tahun. “Jika gagal, saat ini (mungkin) saya sedang bermain di negara saya,” kata Maxi yang pada 14 Agustus nanti akan berusia 23 tahun. Baru-baru ini Diario AS berkesempatan untuk melakukan wawancara dengannya, berikut kutipannya:

 


Baca Juga :
- Haller Akhiri Kebuntuan
- Mo Salah Tumbangkan Jumlah Gol Luis Suarez di Liverpool


Kepada siapa Anda mendedikasikan gol pertama Anda di Valencia?

Untuk keluarga dan  istri saya. Semua gol-gol penting saya adalah untuk mereka.

Seperti apa Paysandu (tanah kelahirannya di Uruguay)?

Kota yang unik, saya selalu ingin berada di sana. Terdapat 90 ribu penduduk, dan juga dikenal sebagai La Heroica.

Semua berawal dari sana…

Ya. Di sana saya bermain untuk beberapa tim kota setempat. Pertama Hurricane ketika berusia empat tahun. Lalu saya menghabiskan setahun sebagai pelajar. Dari sana saya bergabung dengan Centenario, lalu Litoral.

Selalu menjadi penyerang?

Ya selalu. Mereka menempatkan saya di sana dan saya terus di sana.

Tahun terbaik Anda adalah 2015 (ketika bermain di Defensor Sporting)…

Ya benar. Saya tak akan melupakan itu. Ketika itu mereka memberikan saya kesempatan untuk menuju La Liga dari divisi empat. Terima kasih Juan Tejera atas kepercayaannya.

Mengapa Anda menerima tawaran Celta Vigo?

Terdapat tawaran dari Italia, tetapi opsi pertama saya selalu Celta. Spanyol cocok dengan saya.

Marcelino (Garcia Toral) adalah sosok yang mengamati berat badan Anda….

Saya paham. Saya di sini baik-baik saja, saya merasa nyaman dengan fisik saya.

Apa yang Anda temukan di Valencia?

Banyak. Ini adalah dunia yang berbeda. Bersama kolega yang sangat baik, di mana memberikan saya kenyamanan hidup setiap harinya. Senang bisa berada di klub seperti Valencia.

Apa yang diminta oleh Marcelino?

Tiap pelatih memiliki gayanya masing-masing dan Anda harus beradaptasi. Saya tak banyak berbicara dengan Marcelino. Saya paham bahwa ada permintaan dan saya menyukai itu.

Mengapa Anda memilih Valencia, bukan West Ham?

Karena Valencia adalah tim yang saya sukai, saya cinta La Liga, ketika mereka mengajukan tawaran saya mengatakan “ya”. Mereka adalah tim besar, dengan sejarah dan telah bermain di banyak kejuaraan.

Anda dikaitkan dengan Barcelona dan Atletico, seperti Valencia dan West Ham, tim asal Inggris bersedia membayar 50 juta euro. Apakah semua hiruk pikuk ini tak membuat Anda pusing?

Dalam hal ini saya mencoba untuk tak ikut campur. Masalah ini diurus kakak saya dan saya (hanya) berusaha untuk bermain sepak bola.

Berbicara tentang Uruguay, saya membayangkan jika Luis Suarez dan (Edinson) Cavani pensiun….

(Tertawa) tidak, tidak. Bagi saya Uruguay memiliki lini serang terbaik di dunia. Saya belajar banyak dari mereka di tiap sesi latihan. Di Uruguay, mereka bilang saya adalah suksesor Luis Suarez. Itu merupakan suatu kehormatan bagi saya, tetapi keduanya masih memiliki banyak waktu di sepak bola.

Karena penasaran, tim apa yang Anda ini jumpai di Liga Champions?

Saya tidak tahu, tetapi yang terpenting adalah saya akan bermain di Liga Champions dengan Valencia.*CR5

 

loading...
D
Penulis
Dini Wulandari
news
news