news
BULUTANGKIS
Kalah Lagi dari Minions, Ahsan/Hendra Tak Permasalahkan
28 July 2019 20:05 WIB
berita
Foto: Dokumentasi PBSI
TOKYO – Final Daihatsu Yonex Japan Open 2019 menyuguhkan All Indonesia Final. Ini menjadi All Indonesia Final kedua secara beruntun, setelah pekan lalu Blibli Indonesia Open 2019 juga mempertandingkan Marcus Fernaldi Gideon/Kevin Sanjaya Sukamuljo dengan Mohammad Ahsan/Hendra Setiawan di final.

Di All Indonesia Final kedua ini, Ahsan/Hendra kembali harus menerima kekalahan. Bermain di Musashino Forest Sport Plaza, Minggu (28/7) siang tadi, pasangan yang akrab disapa The Daddies ini menyerah dengan skor 21-18 dan 23-21.




Baca Juga :
- Indonesia Bagi Kekuatan di Dua Turnamen, Guna Maksimalkan Potensi Poin Olimpiade
- Ketum PBSI Tak Ingin Bebankan Atlet dengan Target di Daihatsu Indonesia Masters 2020




Ini tentu menjadi kekecewaan tersendiri bagi pasangan veteran Indonesia tersebut. Namun, Ahsan/Hendra tidak mempermasalahkan hal tersebut. Jadi runner up dalam dua turnamen beruntun juga direspon dengan santai oleh keduanya.

“Kalah lagi dari Kevin/Marcus ya tidak apa-apa lah ya, kami akan tetap cari solusi bagaimana bisa mengalahkan mereka. Mereka sih unggul dari segi kecepatan,” ucap Hendra Setiawan.


Baca Juga :
- Ini Target Andalan Indonesia di Daihatsu Indonesia Masters 2020
- Sengit! Anthony Ginting Menangkan Laga Perang Saudara Kontra Jonatan Christie


“Yang pasti bagus bisa all final di ganda putra, memang saat ini Kevin/Marcus nomor satu dan bisa all final dua kali berturut-turut seperti ini kan jarang juga, mudah-mudahan bisa mendongkrak motivasi yang lain,” tambahnya.

Senada dengan rekannya, Mohammad Ahsan mengatakan bahwa sebenarnya mereka memiliki kans untuk membawa pertandingan ke set ketiga.

“Alhamdulillah ke final lagi, tapi kami berharap bisa tembus juara, bisa revans dari Kevin/Marcus. Kami berharap bisa tampil lebih stabil,” ungkap Ahsan.

“Tetap disyukuri, kami jadi runner up lagi. Sebenarnya tadi kami punya peluang, rubber dulu, main kami enak, bisa mengimbangi permainan lawan. Kami juga sudah memimpin poin 20 duluan, tapi di akhir mereka lebih inisiatif,” tambahnya.

Sebagai catatan, ini menjadi final keenam The Daddies di musim kompetisi 2019. Dari 6 final yang mereka lakoni, mereka berhasil juara dua kali, yakni di New Zealand Open 2019 dan All England 2019. ***

loading...
M
Penulis
Muhammad Pratama Supriyadillah
news
news