news
LIGA INGGRIS
Cedera Kante Kambuh, Chelsea Waswas
22 July 2019 13:32 WIB
berita
N’Golo Kante selama ini menjadi perusak serangan lawan dari lini tengah Chelsea. Jika ia absen, The Blues patut khawatir karena akan sulit mencari penggantinya.
YOKOHAMA - N’Golo Kante harus mengakhiri tur pramusim 2019 bersama Chelsea FC dengan cepat. Cedera lutut memaksanya harus kembali ke London, Inggris.

Situasi ini jelas menjadi jadi kabar buruk bagi The Blues. Sebab, Liga Primer 2019/20 akan dimulai sekitar tiga pekan lagi, tepatnya pada 9 Agustus mendatang. Sementara, untuk pertandingan perdana, Chelsea harus bertandang ke markas Manchester United (MU),  Stadion Old Trafford, pada 11 Agustus.




Baca Juga :
- Update Hasil dan Klasemen Liga Inggris, Minggu Dini Hari WIB
- Giroud Dicoret dari Skuat Chelsea vs Everton




Kante turut diboyong Frank Lampard dalam lawatan tur pramusim di Jepang. Namun, pelatih Chelsea itu terpaksa harus meninggalkannya. “Kante sudah melakukan perjalanan kembali ke Inggris untuk melakukan pemulihan. Itu berkaitan dengan masalah pada lutut yang diderita sejak akhir musim lalu,” demikian pernyataan resmi Chelsea lewat Twitter resmi klub.

Kante belum pernah dimainkan oleh Lampard dalam tiga pertandingan uji coba The Blues selama pramusim ini. Gelandang tim nasional Prancis tersebut hanya duduk di bangku cadangan saat Chelsea membantai St Patrick’s Athletic, 4-0, di Dublin, Rep. Irlandia, 13 Juli lalu. Pada laga tiga hari sebelumnya, masih di Dublin, saat Chelsea ditahan Bohemians FC, 1-1, Kante bahkan tidak masuk daftar pemain. Hal serupa terjadi saat Chelsea dibekap Kawasaki Frontale, 0-1, di Stadion Nissan, Yokohama, Jepang.


Baca Juga :
- Satu Misi, Beda Tujuan
- Man. United Ternyata Memiliki Alasan Tidak Mendepak Solskjaer


Kante didatangkan sejak 16 Juli 2016 dari Leicester City dengan biaya 32 juta paun (sekitar Rp558 miliar). Kontraknya lima musim hingga 2021. Sejak saat itu, gelandang tengah, 28 tahun, itu menjadi andalan Chelsea.

Musim lalu, performa Kante di Liga Primer disebut-sebut tidak seperti saat mengantar Leicester juara kompetisi tertinggi Inggris itu pada 2015/16 serta untuk Chelsea, satu musim berikutnya. Kedatangan pelatih Maurizio Sarri pada 2018/19 memaksa Kante bemain lebih melebar dan ke depan karena posisinya digeser oleh Jorginho. Kendati begitu, Kante masih mampu mengemas empat gol dari 36 pertandingan di Liga Primer.*CHOIRUL HUDA DARI BERBAGAI SUMBER

loading...
T
Penulis
Tri Cahyo Nugroho
news
news