news
LIGA INGGRIS
De Gea di Ambang Rekor
22 July 2019 13:25 WIB
berita
David De Gea diperkirakan bakal bertahan di Old Trafford setelah klubnya, Man. United menawarkan perpanjangan enam tahun dengan nilai yang menggiurkan.
SINGAPURA - Teka-teki terkait masa depan David de Gea mulai tersibak. Kiper asal Spanyol itu bakal menandatangani perpanjangan kontrak dengan Manchester United (MU) diiringi peningkatan gaji. Ya, masa bakti De Gea bakal habis pada Juni 2020. Itu berarti, dia bisa bebas menentukan pelabuhan berikutnya pada Januari mendatang.

Tentu, MU enggan kehilangan salah satu aset berharganya dengan gratis, misalnya, ke Paris Saint Germain (PSG) yang memang selalu dikaitkan. Itu mengingat De Gea didatangkan dari Atletico Madrid pada 29 Juni 2011 dengan mahar 18,9 juta paun (sekitar Rp328 miliar). Selain itu, usia De Gea yang kini 28 tahun masih relatif muda bagi ukuran kiper.




Baca Juga :
- Solskjaer Turun Tangan, Haaland Jadi Ingin Pindah ke Manchester United
- Berbatov Sarankan MU Tidak Beli Erling Haaland, Fokus Saja Pada Trio Ini, Lebih Hebat




Tak heran jika manajemen Setan Merah siap memberikan perpanjangan kontrak. Bahkan, tidak hanya satu atau dua musim, melainkan enam musim! Penambahan masa bakti itu disertai dengan peningkatan gaji. Kiper kelahiran Madrid ini bakal menerima bayaran 375 ribu paun atau Rp6,5 miliar per pekan yang sulit untuk ditolaknya.

Jumlah tersebut naik nyaris dua kali lipat dari gaji sebelumnya. Yaitu, 200 ribu per pekan. Sekaligus, menjadikan De Gea sebagai kiper dengan bayaran termahal di dunia. Sebelumnya, penjaga gawang dengan gaji tertinggi dipegang Thibaut Courtois yang mendapat 220 ribu paun per pekan dari Chelsea.


Baca Juga :
- Setan Merah Berubah 180 Derajat
- Inggris Raya Menguasai Eropa


Sinyal De Gea untuk bertahan lebih lama bersama Setan Merah pun terlihat pada Sabtu (20/7). Tepatnya, saat MU mengalahkan FC Internazionale 1-0 di Stadion National, Singapura, dalam International Champions Cup (ICC) 2019. Sebelumnya, De Gea sempat terlihat di bangku cadangan ketika MU mengalahkan Perth Glory, 2-0. Namun, pada pertandingan di Perth, Australia, Sabtu (13/7), pekan lalu, itu ia tidak diturunkan.

Penawaran perpanjangan kontrak De Gea tidak lepas dari andil Ole Gunnar Solskjaer. Pelatih MU ini memang memproyeksikan De Gea dalam visi jangka panjangnya bersama tim muda. Kendati, musim lalu, De Gea mengalami penurunan performa. Bahkan, sempat  membuat blunder pada beberapa laga seperti versus Arsenal, Chelsea, dan Barcelona.

Namun, itu tidak memengaruhi penilaian Solskjaer. Sebaliknya, pelatih berkebangsaan Norwegia ini tetap memercayai posisi penjaga gawang kepada De Gea. Wajar saja, mengingat dia sudah memperkuat MU dalam delapan tahun terakhir. Kontribusi De Gea pun tidak diragukan lagi.

Jika De Gea sudah membubuhkan tanda tangannya, itu berarti satu masalah MU terselesaikan. Setan Merah bisa fokus pada dua pemain lagi di bursa transfer musim panas 2019 ini. Yaitu, Paul Pogba yang dikaitkan dengan Juventus FC dan Real Madrid CF serta Romelu Lukaku (FC Internazionale).

MU harus segera menyelesaikannya agar tidak jadi rumor yang berlarut-larut. Terutama, mengingat Liga Primer Inggris 2019/20 berlangsung kurang dari tiga pekan lagi. Sementara, laga perdana MU sudah ditunggu Chelsea di Stadion Old Trafford pada 11 Agustus mendatang. Sejauh ini, Solskjaer berharap Pogba turut bertahan seperti De Gea.

Bahkan, ada opsi agar Pogba jadi kapten. Musim lalu, gelandang asal Prancis itu dipercaya Jose Mourinho mengenakan ban kapten bergantian dengan Antonio Valencia. Sementara, untuk Lukaku masih abu-abu. Apalagi dengan Solskjaer sudah menemukan sosok pengganti seperti Mason Greenwood yang tampil impresif pada pramusim ini.***CHOIRUL HUDA DARI BERBAGAI SUMBER

loading...
T
Penulis
Tri Cahyo Nugroho
news
news