INFOGRAFIS
Prediksi Bali United Vs PSS Sleman
22 July 2019 13:46 WIB
berita
GIANYAR - Bali United dan PSS Sleman yang tengah terluka akan menjalani laga pekan ke-10 Liga 1 2019. Pertandingan kedua tim akan berlangsung di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Gianyar, Senin (22/7). Bagi tuan rumah Serdadu Tridatu, laga nanti menjadi momentum untuk kembali bangkit setelah menelan dua kekalahan beruntun.

Memang, Bali United sedang tidak dalam jalur hasil positif yang sebelumnya selalu mereka tapaki. Dua laga terakhir yang semuanya dilakoni secara tandang harus memetik pil pahit.




Baca Juga :
- Penjelasan Teco Soal Kekalahan Telak Bali United dari Borneo FC
- Tiga Pemain Muda Promosi ke Bhayangkara FC




Kekalahan 0-1 dari Barito Putera di Martapura dan kalah 0-2 dari Persela di Lamongan adalah hasil sangat memukul bagi tim asuhan Stefano “Teco” Cugurra yang sebelumnya gagah dengan rekor tak terkalahkannya selama tujuh pertandingan. Akibat dua kekalahan ini pula Bali United harus rela tergusur dari puncak klasemen yang sebelumnya selalu dikuasai.

Pada pertandingan nanti, kekuatan Bali United dapat dikatakan sudah kembali komplet. Dua nama yang sebelumnya harus absen karena akumulasi kartu kuning dan kartu merah yakni Brwa Nouri dan Willian Pacheco sduah dapat kembali dimainkan. Ini tentu menjadi suntikan tenaga yang sangat berarti bagi lini belakang dan tengah Irfan Bachdim dan kawan-kawan.


Baca Juga :
- Tira Persikabo vs Bhayangkara FC, Cari Poin Pengganti
- Update Klasemen Liga 1 2019, Jumat 18 Oktober Malam


Di laga lawan Persela lalu, tanpa kedua pemain ini, lini tengah tim runner-up Liga 1 2017 itu bak kehilangan pilar di tengah dan benteng tangguh di lini pertahanan. Akibatnya, dua gol dari kecerdasan striker Persela, Alex Dos Santos langsung menghukum Bali United kala itu.

Selain itu dua pemain yang disimpan di laga lawan Persela: Ricky Fajrin dan Fadil Sausu juga tentu lebih segar di laga nanti. Dengan kekuatan yang lengkap, tentunya materi pemain Bali United memiliki level di atas sang tamu yang berstatus tim promosi. Jika ingin tetap bersaing di papan atas, tentunya tiga poin menjadi hal yang wajib didapat di kandang sendiri. 

Bali United harus dapat memaksimalkan kondisi tamu yang hadir di Pulau Dewata dengan pincang. Tiga pemain pilar yakni Dave Mustaine, Alfonso De La Crfuz, serta Brian Ferreira harus absen. Dua nama pertama tidak masuk dalam rombongan ke Bali karena masalah kebugaran. Sedang Brian harus rela ditinggal di Sleman karena akumulasi kartu kuning.

“Waktu persiapan untuk lawan PSS memang sangat sedikit. Namun kami harus fokus dan tidak boleh lagi kehilangan poin. Apalagi kami tampil di kandang sendiri dengan dukungan suporter,” kata pelatih Bali United, Teco, kemarin. Menurutnya, tim harus kembali percaya diri dan fokus penuh agar dapat mengamankan poin penuh di kandang.

Di sisi lain, PSS tidak hanya hadir dalam kondisi pincang, namun juga masih diselimuti kelelahan luar biasa usai menjalani padatnya jadwal Juli. Skuat Super Elang Jawa harus menjalani tiga pertandingan dalam kurun waktu sembilan hari saja alias harus bertanding tiap tiga hari sekali.

Menjamu Persebaya di Sleman pada 13 Juli, kemudian dilanjutkan menjamu PSIS Semarang pada pada 17 Juli, dan dilanjut terbang ke Gianyar untuk menantang tuan rumah Bali United pada 22 Juli.

Usai kerja keras menaklukkan Persebaya dengan skor 2-1, kondisi fisik pemain PSS terlihat jelas anjlok di laga lawan PSIS. Kekalahan 1-3 dari Mahesa Jenar akhirnya harus dikantongi. Dan dijamu Bali United, hantu kelelahan juga masih saja membayangi PSS.

“Menghadapi Bali United pasti tidak mudah. Mereka adalah tim yang merata di semua lini. Harus diakui Bali United punya kualitas di atas kami,” kata pelatih PSS, Seto Nurdiyantoro. Namun demikian, dia menegaskan jika anak asuhnya akan tampil habis-habisan di laga nanti.

Seto juga menggarisbawahi bahwa pemainnya harus tampil enjoy dan disiplin untuk dapat mengadang Bali United. “Yang pasti kami juga bertekad bangkit usai kalah di kandang dari PSIS,” ucap pelatih yang sedang mengambil lisensi AFC Pro ini.

Bakal tampil tanpa Brian Ferreira, Seto memastikan sudah menyiapkan solusinya. Haris Tuharea, Ricky Kambuaya, dan Rangga Muslim sudah disiapkan untuk menjadi motor serangan tim Super Elja.***SRI NUGROHO

R
Penulis
Rizki Haerullah