news
UMUM
Menangan, Tetapi Ketajaman Garuda Muda Mencemaskan
22 July 2019 11:45 WIB
berita
Laga uji coba timnas Indonesia U-19 melawan Deltras Sidoarjo - TopSkor/Bahrul Marzuki
SIDOARJO – Lima laga uji coba sudah dilalui timnas Indonesia U-19. Tiga laga berlangsung di Cikarang dan dua lainnya di Sidoarjo. Hasilnya, empat kemenangan dan satu kekalahan tercipta. Ini torehan meyakinkan, namun Fakhri Husani, pelatih Indonesia U-19, menilai penyelasaian akhir masih terkendala.

Karenanya, Fakhri berharap tim asuhannya itu bisa tampil lebih klinis dalam laga uji coba keenam atau yang ketiga di Sidoarjo, melawan Persekabpas di Stadion Delta Sidoarjo pada Senin (22/7) sore ini. Fakhri berharap, perbedaan presentase peluang dan gol yang tercipta tak terlalu jauh.




Baca Juga :
- Deretan Prestasi Shin Tae-yong, Calon Pelatih Timnas Indonesia
- Fakhri Husaini yang Berprestasi, Luis Milla yang Dirindukan




“Begitu banyak peluang yang tercipta saat lawan Deltras (20/7), sayangnya hanya satu yang jadi gol," kata Fakhri kepada TopSkor, kemarin. “Saya berharap anak-anak tidak lupa cara membuat gol, karena ketika kami tampil Piala AFF U-16 2018, kami cukup produktif,” pelatih bergaya plontos itu menambahkan.

Sebagai gambaran, saat Piala AFF U-16 2018, di mana Indonesia menjadi juaranya, jumlah gol yang dilesakkan Garuda Muda mencapai 23, dan hanya tiga kali kebobolan dari tujuh pertandingan. Padahal, komposisi skuat Indonesia U-16 pada 2018 dan Indonesia U-19 pada tahun ini tak banyak berubah.


Baca Juga :
- Luis Milla Bicara Piala Dunia U-20 2021 di Indonesia
- Daftar Pemain Timnas Malaysia untuk Hadapi Thailand dan Indonesia


Adapun Rendy Juliansyah dan kawan-kawan akan tampil di Piala AFF U-18 2019 di Vietnam, mulai 6 Agustus mendatang. Mengingat waktu “perang” tinggal dua pekan lagi, pematangan strategi permainan terus dimatangkan. Karakter main yang dibangun Fakhri adalah datang, menyerang, dan menang.

Dari lima laga uji coba sebelumnya, Amiruddin Bagus memimpin dengan dua gol, disusul Sutan Zico, Bekham Putra, Rendy Juliansyah, Muhammad Fajar, dan Brylian Aldama dengan satu gol. Ini cukup merisaukan, sebab Septa Figo, Saddam Emiruddin, juga Mochammad Supriadi belum mencetak gol.

Terlepas dari itu, Fakhri ingin memastikan semua pemain mencapai puncak performa saat tampil di Piala AFF. Kemenangan dalam laga uji coba bukan tujuan utama, tetapi peningkatan penampilan individu dan kolektivitas permainan terus dibangun. Pemain yang tak berkembang, niscaya akan ditinggal.

Untuk Piala AFF U-18 2019, Fakhir hanya akan membawa 23 pemain, dari 26 pemain yang ada saat ini. Selama di Sidoarjo, semua pemain pun telah diberi kesempat tampil kecuali, kiper Ernandi Ari Sutaryadi dan bek I Komang Teguh. Kedua pemain tak bisa dimainkan karena sedang mengalami cedera.

Namun, cedera Ernando dan Komang disebutnya tidak terlalu mengkhawatirkan. “Saya mendapat laporan dari tim medis kami, cedera yang dialami Komang Teguh dan Ernando Sutaryadi bukan cedera serius. Artinya, bukan cedera yang harus diambil tindakan operasi," Fakhri menerangkan.* M Bahrul Marzuki 

Hasil Uji Coba Timnas Indonesia U-19

  • Indonesia U-19 1-0 Barito Putera U-20 (Sutan Zico)
  • Indonesia U-19 0-1 Bhayangkara FC U-20
  • Indonesia U-19 4-1 Persija U-20 (Bekham Putra, Muhammad Fajar, Amiruddin Bagus = 2 gol)  
  • Indonesia U-19 2-1 Persibo (Rendy Juliansyah, Amiruddin Bagus)   
  • Indonesia U-19 1-0 Deltras (Brylian Aldama)
news
Penulis
Abdul Susila
Pejalan kaki untuk gunung-gunung tropis Indonesia. Mencintai sastra, fanatis timnas Garuda, dan sedang aktif di sepak bola usia dini. Anak pertama dari tiga bersaudara.
news
news