LIGA ITALIA
Pjanic Unsur Esensial Juve Era Sarri
22 July 2019 13:49 WIB
berita
Miralem Pjanic kunci permainan Juventus asuhan Maurizio Sarri.-Topskor.id/istimewa-
SINGAPURA – Pelatih Juventus FC Maurizio Sarri telah mengatakan ingin melihat Miralem Pjanic memainkan 150 bola per pertandingan. Ini artinya gelandang asal Bosnia-Herzegovina itu akan mendapat kesempatan bermain lebih banyak.

Kepercayaan itu otomatis menghapus rasa cemas ketika mengetahui rumor dirinya akan dijual ke klub lain. “Saya telah baca semua dan saya juga pernah berada di situasi yang sama dengan Massimiliano Allegri. Kami memiliki hubungan yang sangat bagus, saya sangat senang main untuk dia dan sekarang saya senang main di Juve. Tidak pernah terlintas di benak saya bermain di tim lain. Liga Champions adalah impian saya dan saya akan berusaha sekuat tenaga memenangkannya,” ujarnya.


Baca Juga :
- Alasan Claudio Marchisio Tolak Gabung dengan Jiangsu Suning
- Sehari Mengisap 60 Batang Rokok, Pelatih Juventus Ini Terkena Radang Paru-paru




Dalam laboratorium Sarri, Pjanic merupakan unsur paling esensial. Dia harus membagi bola, sering meminta bola dari lini bertahan dan menggiringnya hingga dekat dengan para penyerang. Yang jelas, pemilik kostum nomor lima itu bertanggung jawab menghidupkan semua sektor.

Untuk membangun ikatan dan memudahkan komunikasi dengan elemen setiap lini, pelatih menempatkan Pjanic dalam grup berbeda secara berselang-seling. “Biasanya saya main dengan grup para penyerang tapi beberapa kali juga bergabung dengan para bek. Saya harus mengenal semuanya. Saya wajib tampil bagus sehingga rekan-rekan juga bisa bermain baik. Saya siap membantu para pemain baru,” dia mengungkapkan.


Baca Juga :
- Icardi Pilih Juve Tapi Dihalangi Inter
- Menunggu Alexis Sanchez Dalam 48 Jam


Pjanic menjelaskan konsep permainan ala Sarri. Para pemain harus fokus mengelola bola, memahami langkah yang mesti dilakukan untuk mematahkan manuver lawan, serta terus bergerak untuk mengosongkan ruang di lapangan. Sarri juga menekankan agar anak buahnya selalu bersenang-senang di lapangan.

“Apa yang kami lakukan sepekan terakhir? Kami bekerja dengan cara yang berbeda dari masa lalu. Kami mulai mengerti apa yang diminta mister, kami siap memenuhi permintaan pelatih. Sering kali kami terbagi, para bek bermain di satu bagian, sedangkan para penyerang dan pemain lapangan tengah bekerja di bagian lain. Dibutuhkan waktu tapi untuk saat ini semuanya berjalan dengan sangat baik,” katanya.

Pembicaraan Panjang

Jarak antara AS Roma dan Gonzalo Higuain tampaknya makin terpangkas. Kemarin sebelum pertandingan International Champions Cup 2019, lawan Tottenham Hotspur di Stadion Nasional, Singapura, penyerang itu terlibat pembicaraan panjang dengan Direktur Olahraga Fabio Paratici dan Wakil Presiden Juve Pavel Nedved di lapangan. Sementara rekan-rekannya yang lain berada di ruang ganti.

Diduga mereka membahas rencana transfer Il Pipita. Klub sudah mendorong pemain itu keluar, dimulai dari digantinya nomor kostum dari 9 menjadi 21. Kemudian pernak-pernik dengan tulisan nama Higuain mulai menghilang dari toko resmi.

Attaccante internasional Argentina itu bisa dilepas kalau Roma bersedia membayar biaya pinjam 9 juta euro (sekira Rp140 miliar) dan wajib menebus akhir musim depan dengan harga 27 juta euro. Skema ini telah dijelaskan Paratici kepada agen sekaligus kakak Higuain, Nicolas. I Bianconeri bahkan menawarkan kompensasi kalau pemain mundur.

Ketika ditanya tentang situasi Higuain, Sarri menjawab diplomatis, “Saya akan bekerja dengan para pemain yang diberikan klub. Pada saat ini, saya menganggap Gonzalo berada dalam rencana saya 100 persen. Jika kemudian klub mengambil keputusan berbeda maka saya siap beradaptasi.”* Dari Berbagai Sumber

X
Penulis
Xaveria Yunita
news