LIGA ITALIA
Milan Dapatkan Gattuso Baru
22 July 2019 13:28 WIB
berita
Gelandang Ismael Bennacer dinobatkan sebagai Pemain Terbaik Piala Afrika 2019.-Topskor.id/istimewa-
MILAN – Ketenaran Ismael Bennacer melesat bersama dengan sukses Aljazair di Piala Afrika 2019. Gelandang tersebut dinobatkan sebagai yang terbaik di ajang itu. Imbasnya banyak tim yang mulai menyadari potensi yang dimiliki pemain kelahiran 1997 tersebut.

Untung saja, sebelum ada tim lain yang agresif mendekati Bennacer, AC Milan sudah mengunci kesepakatan dengan Empoli FC. Kemungkinan pesepak bola tersebut akan hadir di Milan untuk tes medis dan menuntaskan urusan hitam di atas putih pekan ini. Para pemimpin klub tetap bekerja di Casa Milan termasuk CEO Ivan Gazidis yang seharusnya menyusul tim ke Amerika Serikat, Rabu (24/7).




Baca Juga :
- Secercah Asa di Lini Serang Inter
- Update Klasemen Liga Italia Serie A, Senin Dini Hari WIB




Mungkin setelah tanda tangan kontak, dia pergi berlibur sembari menunggu rekan-rekannya pulang dari tur. Menariknya, bocoran tentang masa depan Bennacer justru berasal dari Direktur Olahraga Gli Azzurri, Pietro Accardi. “Tifosi di San Siro akan menyukainya, mereka ingin melihat pemain yang berjuang dan berkeringat,” katanya.

Dia menjelaskan karakter pemain. “Dari sudut pandang saya, dia adalah Gennaro Gattuso baru. Bennacer adalah orang yang penasaran, simpatik dan terbuka. Seluruh tim menyukainya. Dia ingin sampai ke puncak dan dia akan berhasil. Saya yakin sekarang dia hanya bisa berterima kasih kepada kami. Empoli adalah tempat yang tepat bagi seorang pemain muda untuk berkembang dan dia masih memiliki banyak kesempatan untuk berkembang,” Accardi mengungkapkan.


Baca Juga :
- Era Pioli pun Dimulai
- Misi Kembali ke Jalur Scudetto


Semua orang terdekatnya sepakat kalau pemain keturunan Aljazair dan Maroko itu seorang pekerja keras dan tidak pernah berhenti. Lebih mudah mencuri hati suporter, pelatih dan tim barunya lewat dedikasi dan prestasi.

Jadi centrocampista yang pernah membela tim junior Prancis tersebut boleh dianggap sebagai pembelian bagus. Dia adalah pemain tengah yang sangat fleksibel karena tempaan banyak pelatih dan penyesuaian terhadap beragam fase taktik. Saat baru tiba di Italia, dia didapuk sebagai winger, kemudian gelandang di depan lini pertahanan dan trequartista.

Kemampuan ini yang diperlukan pelatih Milan Marco Giampaolo. “Beginilah di Empoli, Rade Krunic juga terlahir sebagai trequartista kemudian berubah. Pelatih Milan yang baru suka pemain dengan visi permainan yang bagus, tahu bagaimana memainkan bola dengan baik dan bisa main di banyak posisi,” ujar Accardi.

Sementara Marco Giampaolo mengekspresikan kegembiraan atas jatuhnya predikat pemain terbaik ke tangan Bennacer. “Kami senang untuk dia, senang atas kemenangan ini. Selebihnya kalian harus bertanya kepada para pemimpin klub proses negosiasi sudah sampai sejauh mana, karena mercato bukan urusan saya,” dia menandaskan.

Dua Lapangan

Pekan ini, I Rpossoneri akan bermain di dua lapangan. Skuat Giampaolo menghadapi ujian yang disodorkan Bayern Muenchen dan Benfica. Sedangkan tim Paolo Maldini, Zvonimir Boban dan Fredric Massara akan bekerja di Casa Milan.

Setelah melengkapi lapangan tengah dengan Bennacer, target mereka mendatangkan seorang winger di mana Dennis Praet, milik UC Sampdoria, jadi pilihan pertama. Merih Demiral menjadi idaman untuk jantung pertahanan. Karena bek itu sudah dimiliki Juventus FC, maka Milan pun membuka dialog dengan klub milik keluarga Agnelli itu.

Kecuali Krzysztof Piatek, semua komponen serangan bisa ditempatkan di mercato. Penjualan Suso, Patrick Cutrone dan Andre Silva diprediksi bisa menghasilkan 100 juta euro (sekira Rp1,5 triliun). Dananya dapat digunakan untuk mendanai operasi pemain baru: Angel Correa, striker Atletico Madrid adalah nama menarik.*** Dari Berbagai Sumber

X
Penulis
Xaveria Yunita